Chat with us x

Butuh bantuan untuk mencari perawatan medis di luar negeri? Hubungi kami di: +622 129 223 054

Ringkasan
Dokter

Dr. Jetanin Institute for Assisted Reproduction

Thailand
Ringkasan

Jetanin Institute for Assisted Reproduction didirikan pada tahun 1996 oleh beberapa ahli kemandulan dan pertumbuhan embrio. Rumah sakit ini adalah pusat reproduksi berbantu pertama di Thailand yang memiliki fasilitas diagnostik lengkap dan teknologi canggih. Ini juga rumah sakit pertama di Thailand yang berhasil mengobati pasien mandul dengan gamete intrafallopian transfer (GIFT). Mereka juga berhasil menggunakan aspirasi sperma testis/epididymal atau pengangkatan sperma (TESE/ICSI) dalam membantu pria subur untuk memiliki anak.

Selain didukung oleh dokter ahli kesuburan yang sangat berpengalaman dan mumpuni, rumah sakit ini juga memiliki teknologi canggih dan fasilitas medis berstandar internasional. Sehingga, mereka dapat memberikan perawatan lengkap, mulai dari diagnosis dan investigasi kemandulan hingga teknologi reproduksi berbantu, termasuk bayi tabung (IVF) dan inseminasi intrauterin.

Rumah sakit ini memiliki dokter, perawat, ilmuwan, koordinator, konselor, dan petugas administrasi yang bekerja sama untuk merawat pasien sebaik mungkin, sejak proses diagnosis hingga pengobatan. Mereka bertujuan untuk memberikan cara yang paling baik dan nyaman bagi pasien lokal dan internasional untuk mendapatkan anak. Rumah sakit ini juga berupaya keras untuk memberikan pengobatan yang efisien, penuh kepedulian, dan sesuai dengan kondisi pasien.

Rumah sakit dengan akreditasi JCI ini terus mengikuti perkembangan, teknik, dan metode terbaru dalam berbagai aspek reproduksi berbantu untuk meningkatkan kualitas hasil pengobatan.

Bahasa yang dipakai
  • Thai
  • English
Dokter

<p>Dr. Somjate Manipalviratn menyelesaikan pendidikan kedokterannya di Chulalongkorn University, Thailand dengan predikat kehormatan. Di universitas yang sama, ia mengikuti program beasiswa klinis untuk mempelajari reproduksi medis. Pada tahun 2008, ia mendapatkan Diploma dari Thai Subboard of Reproductive Medicine. Setelah itu, ia memutuskan untuk melanjutkan pelatihannya di Amerika Serikat. Ia mengikuti program beasiswa di bidang endokrinologi reproduktif dan kemandulan di departemen kebidanan dan kandungan di UCLA, Los Angeles, California. Ia juga menjadi anggota penelitian (reproduksi biologis dan medis) di National Institutes of Health di Bethesda, Maryland, Amerika Serikat.</p>

Yoko Tawarasumida
Yoko TawarasumidaTerverifikasiDoctor di Singapura
Lihat profil dokter
selengkapnya

<p>Dr. Yoko Tawarasumida menyelesaikan gelar kedokterannya dan juga beasiswa pelatihannya untuk subspesialisasi bedah mikroinvasif dan kedokteran reproduksi di Ramathibodi Hospital, Mahidol University, Thailand. Pada tahun 2011, ia mendapatkan sertifikasi dari Society of Obstetrics and Gynaecology untuk kedokteran reproduksi.</p> <p>Ia merupakan perwakilan bagi dua organisasi bergengsi, yaitu Thai Board of Obstetrics and Gynaecology (2011) dan Thai Subboard of Reproductive Medicine (2013).</p>

Pinyo Hunsajarupan
Pinyo HunsajarupanTerverifikasiDoctor di Singapura
Lihat profil dokter
selengkapnya

<p>Dr. Pinyo Hunsajarupan menyelesaikan pendidikan kedokteran di Phramamongkutklao College of Medicine. Ia menerima gelar Diploma of The Thai Board of Obstetrics and Gynaecology pada tahun 1993 dan Diploma of the Thai Board of Reproductive Medicine pada tahun 2000.</p>

<p>Dr. Kriengchai Sajjachareonpong menyelesaikan pendidikan kedokteran di Mahidol University, Thailand. Pada tahun 2001, ia menerima sertifikat pelatihan klinis di bidang ilmu kedokteran reproduksi dan infertilitas, disusul dengan gelar Master of Clinical Embryologi pada tahun 2002 dari Monash University, Australia.</p>

<p>Dr. Piyaphan Punyatanasakchai menyelesaikan gelar kedokterannya di Mahidol University pada tahun 1998. Ia juga menyelesaikan gelar Diploma of The Thai Board of Obstetrics and Gynaecology pada tahun 2004. Lalu, Diploma of the Thai Board of Reproductive Medicine pada tahun 2006.</p>

<p>Dr. Jongjate Aojanepong lulus dari Mahidol University, Thailand, di tahun 1979. Ia menyelesaikan gelar Diploma of the Thai Board of Obstetrics and Gynaecology di tahun 1983, lalu beasiswa pelatihannya untuk masalah ketidaksuburan di tahun 1986.</p>

Klinik terkait
Singapore Medical Group
Terverifikasi
Singapura
Specialities: Klinik
Bahasa Yang Dipakai: Bahasa Melayu, Bahasa Indonesia, Chinese (Simplified), English
Mannat Fertility Clinic
Terverifikasi
India
Specialities: Klinik
Bahasa Yang Dipakai: English, Hindi
Wong Wai Ming Clinic
Terverifikasi
Hong Kong
Specialities: Klinik
Bahasa Yang Dipakai: Cantonese, Mandarin, English, Chinese (Simplified)