Apa itu Payudara?

Payudara adalah jaringan yang ada pada dua sisi dada, berada di atas otot pektoral dan melindungi ligamen serta jaringan ikat. Baik pria dan wanita memiliki payudara, yang berkembang sebelum dilahirkan. Namun, jaringan payudara wanita lebih signifikan daripada laki-laki karena perbedaan anatomi dan terus menerus terpapar dengan hormon yang memicu pertumbuhannya terutama saat mengandung anak.

Payudara wanita yang sehat terdiri dari 15 – 20 lobus, yang terdiri dari lobulus yang berukuran lebih kecil atau kelenjar mamari yang bertanggung jawab menghasilkan susu pada wanita menyusui. Lobus dan lobulus terhubung dengan saluran ASI, yang berfungsi mengalirkan susu melalui puting.

Terdapat areola pada bagian depan tengah payudara, kulit terpigmentasi dengan bentuk bulat di sekitar puting. Terdiri dari beberapa bukaan tersusun secara radial di sekitar ujung puting, yang mengeluarkan susu saat menyusui.

Payudara juga memiliki jaringan darah dan pembuluh getah bening, yang merupakan bagian sistem limfatik. Berfungsi melawan infeksi.

Jenis-jenis Penyakit Payudara

  • Fibroadenomas – Biasanya terjadi pada wanita berusia 20 – 30 tahun, yang memiliki pertumbuhan tumor jinak atau jaringan fibroid pada payudara. Biasanya tidak menyakitkan dan dapat dengan mudah dipindahkan dari bawah kulit. Muncul pada masalah kehamilan. Kondisi ini dapat didiamkan atau diangkat tergantung beberapa faktor, seperti kemungkinan munculnya kanker.

  • Kista payudara – Kista atau benjolan berkembang pada jaringan payudara saat cairan menumpuk pada kelenjar payudara. Ukuran kista bervariasi karena perubahan siklus menstruasi. Kadang menyakitkan, kadang muncul dan hilang tiba-tiba. Biasanya jinak dan non-kanker.

  • Penyakit fibrokistik jinak – Kondisi ini ditandai dengan munculnya benjolan yang menyakitkan pada payudara. Meskipun tidak berbahaya, penyakit ini menimbulkan kesulitan untuk mendeteksi kanker payudara saat pemeriksaan.

  • Cairan abnormal dari puting – Biasanya berhubungan dengan aktivitas menyusui, kehamilan, atau papiloma pada saluran susu. Kondisi ini dikarakteristikan oleh noda darah, dan keluarnya cairan yang mengandung nanah atau sangat berair dari puting. Disebabkan oleh banyak faktor, termasuk infeksi payudara, kanker payudara, atau cedera pada payudara.

  • Peradangan payudara (mastitis) – Biasanya disebabkan oleh infeksi (terutama saat menyusui), kondisi ini dikarateristikan oleh rasa nyeri dan benjolan pada payudara karena radang dan penyumbatan saluran susu.

  • Nyeri payudara (mastalgia) – Nyeri payudara sering terjadi dan biasanya terkait dengan siklus menstruasi, kehamilan, kelahiran (karena tubuh bersiap untuk menyusui), dan menopause. Meskipun kebanyakan kasus dapat hilang dengan sendirinya tanpa obat, jika sakitnya persisten maka membutuhkan perhatian medis.

  • Kanker payudara – Dikenali sebagai salah satu kanker paling berbahaya bagi wanita di seluruh dunia. Dimulai ketika sel payudara meningkat tak terkendali. Biasanya pertama kali muncul di lobulus, lalu saluran susu, hingga menyebar ke seluruh payudara.

Jenis-jenis Prosedur dan Bedah Payudara

  • Mamografi - Prosedur ini menggunakan teknologi pencitraan untuk mendiagnosa dan menemukan tumor payudara. Hal ini juga dapat dilakukan sebagai bagian dari pencegahan kanker payudara terutama bagi perempuan berusia 40 dan lebih tua.

  • Lumpektomi – Prosedur ini dikenal disebut mastektomi parsial atau operasi konservasi payudara, ini adalah prosedur pembedahan yang menghilangkan tumor dan bagian dari jaringan payudara, biasanya ketika kanker muncul namun belum menyebar.

  • Mastektomi - Biasanya dilakukan sebagai pengobatan untuk kanker payudara, ini melibatkan pengangkatan semua jaringan payudara. Prosedur ini biasanya diikuti dengan rekonstruksi payudara, operasi yang membentuk kembali payudara menggunakan implan buatan atau flap dari jaringan tubuh bagian lainnya.

  • Pembesaran payudara - ini adalah prosedur operasi plastik yang dilakukan semata-mata untuk tujuan estetika. Ini melibatkan pembedahan menempatkan implan payudara di daerah dada atau menyuntikan lemak yang diambil dari bagian tubuh lain (biasanya bokong dan paha) untuk meningkatkan kepenuhan dan simetri payudara.

Bagikan informasi ini: