Apa itu Wajah?

Wajah adalah organ pusat untuk ekspresi, pengenalan, dan komunikasi manusia. Wajah terdiri dari empat organ perasa yang sangat penting, yaitu hidung, mata, telinga, dan lidah. Pada tubuh manusia, wajah berada di bagian anterior (depan) kepala dan memanjang dari dahi hingga ke dagu. Bentuk dan rupa wajah dinilai berdasarkan struktur tulang dan otot wajah.

Bagian-bagian wajah meliputi:

  • Dahi, kulit yang berada tepat di bawah batas tumbuh rambut dan berbatasan dengan alis mata
  • Mata, berada di dalam rongga mata dan dilindungi oleh bulu dan kelopak mata
  • Hidung, termasuk lubang hidung dan septum
  • Pipi, bagian yang melindungi rahang dan tulang maxilla
  • Mulut, bagian di mana dapat ditemukan lidah dan gigi


Wajah juga memiliki simpul kulit unik yang akan bereaksi pada berbagai rangsangan melalui jaringan ujung saraf yang luas. Wajah juga merupakan bagian tubuh utama yang menjalankan proses melihat, makan, dan berbicara.

Jenis-Jenis Penyakit Wajah

  • Cedera atau trauma wajah – Cedera wajah umumnya menyerang rahang, hidung, pipi, rongga mata, atau dahi, dan disebabkan oleh terbentur benda tumpul atau luka. Kebanyakan kasus cedera wajah merupakan akibat dari cedera olahraga, kekerasan, dan kecelakaan kendaraan.

  • Neuralgia trigeminal– Kondisi ini ditandai dengan nyeri kronis, berupa nyeri mendadak yang menyengat atau nyeri seperti goncangan terus menerus. Biasanya menyerang salah satu bagian wajah. Neuralgia trigeminal berdampak buruk pada saraf trigeminal yang berfungsi membawa rangsangan yang diterima wajah ke otak.

  • Bell’s palsy – Kondisi ini ditandai dengan area wajah yang mati rasa, biasanya hanya terjadi pada salah satu bagian wajah. Penyebab Bell’s palsy masih belum diketahui secara pasti, namun dipercaya sebagai infeksi virus yang membuat saraf wajah meradang.

  • Cacat bawaan pada wajah – Kondisi dimana bagian-bagian wajah tumbuh abnormal atau tidak tumbuh dengan baik. Cacat bawaan lahir yang paling umum adalah bibir dan langit mulut sumbing.

Jenis-jenis Prosedur dan Bedah Wajah

  • Operasi wajah – Bedah hampir selalu menjadi solusi utama bagi cedera wajah berat. Prosedur ini bertujuan mengendalikan pendarahan, memperbaiki segmen tulang patah, dan mengembalikan fungsi dan rupa normal wajah. Operasi wajah dapat berupa perbaikan bibir atau langit mulut sumbing, rekonstruksi wajah, dan bedah saluran telinga untuk menangani cacat wajah bawaan lahir.

  • Perbaikan saraf wajah – Prosedur ini merupakan gabungan dari beberapa prosedur bedah yang ditujukan untuk memperbaiki kerusakan saraf wajah, dapat berupa perbaikan langsung, penggantian saraf atau pencangkokan saraf. Semua prosedur ini bersifat minimal invasif dan biasanya menggunakan teknik modern yang mampu membantu regenerasi saraf untuk mengobati masalah kesehatan pada wajah, seperti Bell’s palsy dan neuralgia trigeminal.

  • Bedah kosmetik wajah – Bedah ini terdiri dari beragam prosedur bedah plastik kosmetik yang bertujuan membentuk bagian-bagian wajah untuk mengembalikan atau mempercantik rupa wajah. Bedah kosmetik wajah yang paling umum dilakukan adalah pengencangan dahi, wajah, dan alis mata (untuk menghilangkan kerutan wajah), operasi kelopak mata (untuk kelopak yang kendur), perbaikan atau penghapusan bekas luka, Botox dan dermal filler (prosedur anti penuaan), dan operasi hidung dan dagu (dilakukan secara berkala untuk memperindah rupa hidung dan dagu).

Bagikan informasi ini: