Apa itu Jari Kaki?

Setiap kaki memiliki lima jari. Tulang, otot, dan saraf pada jari kaki membantu kaki dalam menyangga tubuh saat berdiri. Jari kaki akan melentur dan memanjang untuk membantu tubuh saat berjalan, berlari, atau berdiri. Jari kaki juga terus menyesuaikan diri dan berubah supaya tubuh tetap seimbang dan tidak terjatuh.

Setiap kaki memiliki 14 tulang falang, sedangkan setiap jari kaki memiliki tiga tulang falang (proximal, middle, dan distal) kecuali jempol atau hallux, yang hanya memiliki dua falang (proximal dan distal). Setiap jari kaki terhubung ke bagian kaki lainnya melalui sendi metatarsophalangeal yang ada di tulang metatarsal.

Jenis-jenis Penyakit Jari Kaki

  • Nyeri – Nyeri pada jari kaki umumnya disebabkan oleh kuku yang tumbuh ke dalam, kapalan, melepuh, dan bunion (kelainan bentuk jempol kaki. Nyeri juga dapat disebabkan oleh cedera atau penyakit seperti terkilir atau arthritis.

  • Jari terbentur (stubbed toe) – Kondisi umum yang terjadi karena jari kaki tersandung benda keras, sehingga terkilir dan terasa sakit.

  • Kelainan bentuk jari kaki – Contohnya adalah jari kaki yang berbentuk seperti cakar, di mana sendi proximal menonjol ke atas dan sendi middle menonjol ke bawah. Kelainan ini dapat diakibatkan oleh alas kaki yang tidak pas, diabetes atau arthritis. Contoh kelainan lainnya adalah jari kaki palu dan trigger toe.

  • Asam urat – Penyakit ini umumnya menyerang jempol, disebabkan oleh penumpukan asam urat di sendi sehingga kaki terasa sakit saat berjalan.

Jenis-jenis Prosedur dan Bedah Jari Kaki

  • Obat-obatan – Nyeri, peradangan, dan asam urat dapat diobati dengan obat anti-peradangan non-steroid.

  • Bedah – Pembedahan mungkin diperlukan jika tulang jari mengalami dislokasi atau patah dan tidak dapat ditangani dengan metode non-invasif. Pembedahan dilakukan untuk memindahkan dan menahan tulang dengan alat khusus hingga tulang sembuh.

Bagikan informasi ini: