Apa itu Asma?

Asma adalah penyakit umum yang menyerang sekitar 235 juta orang di seluruh dunia. Penyakit ini menyebabkan pembengkakan saluran udara (tabung bronkial) yang memasok udara ke paru-paru. Penyakit ini sering mengakibatkan mengi, batuk, dan sesak napas.

Sementara itu, alergi adalah reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap zat asing. Ketika sistem kekebalan tubuh mendeteksi adanya zat berbahaya yang disebut alergen, tubuh akan mengaktifkan antibodi dan mengeluarkan bahan kimia yang berbeda yang menyebabkan gejala yang umumnya dikaitkan dengan reaksi alergi, seperti hidung tersumbat dan bersin-bersin.

Pada beberapa orang, asma dipicu oleh reaksi alergi, oleh karena itu dinamakan asma alergi. Dari berbagai bentuk asma, asma alergi adalah asma yang paling umum dan menyerang orang dari segala usia, ras, dan jenis kelamin. Sayangngya, obat untuk asma ini belum ditemukan, yang menjadi alasan mengapa jumlah kasus di seluruh dunia terus tumbuh pada tingkat yang mengkhawatirkan. Namun, dengan mengetahui zat yang dapat menyebabkan reaksi alergi dan menghindarinya dapat membantu mencegah serangan asma.

Penyebab Asma Alergi

Asma alergi dipicu oleh respon sistem kekebalan tubuh terhadap alergen tertentu, seperti sebu sari dari pohon, gulma, rumput, bulu, kulit binatang dan air liur, tinja kecoa, tungau debu, debu, dan beberapa jenis wangi atau bau. Setelah reaksi alergi terpicu, zat lain seperti tembakau, polusi udara, asap kimia, dan produk beraroma dapat memperburuk kondisi.

Gejala Utama Asma Alergi

Selama serangan asma alergi, penderitanya akan mengalami baik alergi maupun asma seperti pilek, bersin-bersin, hidung tersumbat, reaksi kulit, kesulitan bernapas, sesak dada, dan bersin-bersin.

Penting untuk dipahami bahwa gejala ini bisa jadi atau tidak segera muncul sebagai akibat pemicu tertentu, sehingga sulit untuk menentukan apa pemicunya yang berbeda dari satu orang dengan yang lainnya.

Siapa yang Harus Ditemui dan Jenis Pengobatan yang Tersedia

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala di atas, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda untuk didiagnosis dan diberikan pengobatan segera. Jika diagnosisnya menunjukan alergi asma, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis, seperti dokter spesialis imunologi atau alergi.

Asma mungkin tidak ada obatnya, namun obat dapat dengan mudah mengendalikan gejalanya, sehingga membuat gejala tidak mengancam hidup penderitanya.

Jika Anda berkonsultasi dengan dokter dengan menjelaskan gejala di atas, dokter mungkin akan menduga Anda menderita asma, namun mungkin tidak segera menduganya sebagai asma alergi. Untuk membuat diagnosa, beberapa pemeriksaan fungsi paru-paru akan dilakukan dengan menggunakan berbagai mesin dan perangkat. Beberapa pemeriksaan dilakukan saat Anda berada di rumah untuk menentukan keadaan saluran napas Anda selama siang dan pada malam hari.

Jika dokter mencurigai asma disebabkan oleh reaksi alergi, tes alergen kulit akan dilakukan untuk mengidentifikasi pemicunya. Tes ini melibatkan pemberian beberapa jenis alergen pada kulit untuk mengetahui penyebab alergi. Pemindaian sinar-X pada dada juga akan dilakukan untuk menilai kondisi paru-paru dan untuk mengetahui kondisi kesehatan lainnya yang dapat memperparah asma Anda.

Pengobatan untuk kondisi Anda akan tergantung pada jenis asma yang Anda miliki. Perlu diingat bahwa tidak ada obat untuk asma dan obat hanya dapat mengobati gejalanya sehingga gejalanya tidak mengganggu kegiatan Anda sehari-hari. Selain obat-obatan, Anda juga harus menghindari paparan alergen tertentu yang diujikan pada tes alergi kulit.

Pengobatan termasuk obat alergi hidung, pencucian hidung dengan larutan garam, dan semprotan dekongestan nasal. Dalam kasus yang lebih berat, semprotan steroid hidung dan antihistamin kuat dapat diresepkan. Jika kondisi Anda tidak membaik setelah menggunakan obat ini, dokter dapat mempertimbangkan pemberian tembakan alergi, steroid inhalasi, dan bronkodilator (membuka saluran pernapasan Anda).

Rujukan:

  • American Academy of Asthma, Allergy, and Immunology: “What to expect at the doctor’s office,” “How to help your allergies and asthma,” “Allergic asthma information,” “Is your asthma allergic?”

  • American Medical Association, Essential Guide to Asthma, 1998.

  • National Heart, Lung and Blood Institute: “Asthma: How is Asthma Diagnosed?” “How is asthma treated?”

Bagikan informasi ini: