Definisi dan rangkuman

Batu ginjal adalah penggumpalan mineral pada air seni yang lama-kelamaan menjadi zat padat. Penggumpalan ini bisa sebesar bola ping pong atau sekecil butiran pasir. Keberadaan mineral pada air seni bukanlah suatu hal yang membahayakan. Bahkan, sebagian besar mineral yang melewati ginjal tidak terdeteksi dan tanpa menimbulkan bahaya. Namun, ketika terdapat perubahan besar dalam komposisi kimia alami urin, batu ginjal yang berbahaya bisa terbentuk.

Penyebab

Setiap perubahan dalam keseimbangan pH urin/air seni dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal. Walaupun terdapat beberapa jenis batu ginjal, penumpukan kalsium adalah tipe yang paling sering ditemukan. Hal ini disebabkan karena kalsium sangat sulit untuk dipecah. Penyebab pembentukan batu ginjal adalah sebagai berikut:

  • Tidak cukupnya asupan air. Asupan rata-rata delapan sampai sepuluh gelas sehari diperlukan untuk menjaga keseimbangan pH dalam urin. Dengan cara ini, selalu ada lebih banyak air daripada mineral deposit dalam urin, yang merupakan cara terbaik untuk mencegah terjadinya kristalisasi.

  • Kondisi medis khusus. Penyakit seperti gout, penyakit Crohn, dan penyakit radang usus dapat mengganggu keseimbangan kimiawi dalam urin. Hal ini dapat memicu terjadinya pembentukan batu ginjal.

  • Ketidakseimbangan hormon. Dalam kasus yang sangat langka, batu ginjal terjadi ketika kelenjar paratiroid memproduksi hormon parathyroid terlalu banyak. Hal ini dapat mempengaruhi mineral yang diserap tubuh termasuk orang-orang yang telah membuang air kecil.

  • Genetik. Beberapa keluarga mewariskan masalah batu ginjal dari satu generasi ke generasi berikutnya. Banyak penyebab yang dapat terjadi, dan dapat juga kombinasi dari satu atau lebih dari faktor yang disebutkan di atas.

Gejala utama

Batu ginjal kecil dalam tubuh biasanya tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, ketika batu ginjal berukuran besar memblokir atau menghalangi ureter dan menghalangi saluran dari ginjal ke kandung kemih, hal ini dapat menyebabkan perut terasa sangat sakit. Rasa nyeri muncul secara tiba tiba dan muncul secara berkala. Nyeri ini bisa dirasakan di perut, pangkal paha, atau alat kelamin.

Gejala lain termasuk:

  • urin berwarna kemerahan atau merah muda yang disebabkan oleh adanya darah (sering terjadi ketika batu mengikis saluran ureter dan uretra)

  • Mual atau perasaan sakit perut, dapat disertai dengan muntah atau tidak.

  • Frekuensi buang air kecil sering dan disertai dengan rasa sakit. Hal ini mungkin disebabkan oleh infeksi saluran kemih yang sering mendahului kondisi.

Ketika gejala-gejala ini tidak muncul, maka tidak unik disimpulkan adanya batu ginjal. Kondisi medis lainnya seperti kehamilan ektopik, prostatitis, radang usus buntu, dan hernia juga menampilkan gejala yang sama.

Penanganan & Jenis Perawatan Tersedia

Karena masalah batu ginjal sering didiagnosis di ruang gawat darurat, di mana pasien dibawa karena gejala sakit parah yang tak dapat dijelaskan dan secara tiba-tiba di perut, pangkal paha atau alat kelamin, dokter akan memberikan penilaian awal dan diagnosis. Jika telah dikonfirmasi bahwa Anda memiliki batu ginjal, Anda akan dirujuk ke spesialis batu ginjal atau urolog yang akan mengarahkan rencana perawatan terbaik berdasarkan gejala dan keparahan kasus.

Dalam kasus ketika batu ginjal cukup kecil, Anda mungkin hanya perlu minum banyak air dan obat-obatan untuk memecah batu ginjal. Namun, jika batu terlalu besar, perawatan bedah diperlukan untuk meghilangkan batu ginjal. Pengobatan batu ginjal tergantung pada kondisi kesehatan, ukuran dan lokasi batu ginjal. Dua perawatan paling umum adalah extracorporeal shockwave lithotripsy (ESWL) dan Nefrolitotomi perkutan.

Mencegah pembentukan batu ginjal dapat diperoleh dengan gaya hidup sehat. Mulailah dengan minum setidaknya satu liter air sehari. Mengubah pola makan Anda sehingga tidak mempengaruhi keseimbangan alam urin juga berpengaruh. Ketika asupan air telah ditingkatkan dan diet sehat gagal mencegah pembentukan batu ginjal, ahli urologi mungkin meresepkan obat nonsteroid dan penghilang rasa sakit jika diperlukan. Biasanya, pengobatan yang diresepkan bagi mereka yang memiliki kondisi medis yang memicu pembentukan batu ginjal. Beberapa faktor resiko penyakit seperti asam urat, atau dalam beberapa kasus, ketidakseimbangan hormon yang disebabkan oleh kelenjar tiroid yang rusak.

Bagikan informasi ini: