Definisi dan Gambaran Umum

Bronkitis adalah sebuah penyakit dimana terjadi peradangan pada mukosa atau permukaan saluran pernapasan. Peradangan menyebabkan terjadinya iritasi dari permukaan organ dan menyebabkan terjadinya penyempitan jalan saluran napas dan meningkatnya produksi lendir. Pasien bonkitis seringkali batuk dan kesusahan dalam bernapas. Terdapat dua jenis bronkitis; Berdasarkan lama waktu gejala timbul terbagi menjadi akut dan kronis. Bronkitis akut terjadi selama paling lama tiga minggu. Sedangkan bronkitis kronis bertahan sampai minimal tiga bulan dalam satu tahun, dan berlangsung selama dua tahun berturut turut.

Bronkitis akut sering ditemukan pada anak anak, sedangkan bronkitis kronis ditemukan pada orang yang lebih tua, khususnya mereka yang berumur lebih dari 65 tahun. Bronkitis sebelumnya teramati lebih sering pada pria dibanding dengan wanita, namun pada saat ini jumlah khasus pasien perempuan meningkat.

Diperkirakan penderita bronkitis terdapat sekitar 10 juta orang dan penyakit ini merupakan penyebab kematian pertama di United States.

Penyebab dan Kondisi

Bronkitis akut biasa disebabkan karena adanya infeksi dari virus atau bakteria. Sebagian besar khasus bronkitis akut disebabkan karena virus, seperti virus influenza. Biasanya, virus ini menyerang saluran pernapasan bagian atas. Sebagian besar khasus dari bronkitis akut ini terjadi selama musim dingin atau musim gugur.

Sebaliknya, bronkitis kronis biasanya disebabkan karena merokok atau terpapar dengan asap rokok. Rokok dan beberapa jenis tembakau lain adalah penyebab dari penyakit bronkitis kronis ini. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa merokok adalah faktor risiko terutama dalam perkembangan bronkitis kronis. Ketika hal ini terjadi, jumlah udara yang dihirup akan menjadi semain sedikit, dan jumlah ini yang menentukan status kesehatan paru-paru seseorang. Semakin orang merokok, semakin sedikit pula daya tampung paru paru untuk menghirup udara. Bayi yang terpapar dengan asap rokok dari ibunya akan menurunkan fungsi paru-paru anak tersebut, dan mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan.

Pasien yang terpapar dengan polusi udara juga dapat menjadi faktor risiko terkenanya bronkitis kronis. Penelitian telah menunjukkan bahwa tingkat pasien bronkitis kronis pada daerah perkotaan lebih tinggi dibanding daerah pinggiran atau pedesaan, hal ini dikarenakan banyaknya polusi udara di daerah kota. Ketika seseorang terpapar dengan debu, dan zat-zat kimia hasil buangan industri, dapat menyebabkan kondisi seperti ini. Hal ini sering ditemukan pada orang orang yang bekerja di pertambangan, pembuatan baja, tekstil dan lain lain.

Gejala Utama

Baik bronkitis akut maupun kronis, gejala yang sering muncul adalah batuk dan meningkatnya produksi mukus/lendir. Lendir yang keluar bisa bewarna jernih, kuning, hijau,atau bercampur darah. Pasien juga mengalami kesulitan dalam bernapas, dan ketidaknyamanan pada daerah dada.

Pada pasisen bronkitis akut, infeksi yang terjadi sering terjadi bersama dengan adanya demam dan menggigil. Ketika infeksi saluran napas ini telah disembuhkan, batuk bronkitis akut dapat bertahan beberapa minggu setelahnya. Gejala-gejala ini dapat menghilang dengan sendirinya.

Pada bronkitis kronis, terjadi broncospasma yang berulang. Pasien selalu mengalami gejala-gejala dalam bronkitis kronis seperti batuk, produksi lendir berlebih, kesusahan menarik napas, serta napas yang disertai dengan bunyi. Respon pasien akan meningkat terhadap beberapa rangsangan, yang menyebabkan kepada kepekaan berlebih pada saluran napas dan konstriksi bronkus (penyempitan jalan udara yang menyebabkan mengi). Pertukaran udara yang tidak sempurna pada sistem pernapasan dapat menyebabkan terperangkap nya udara di dalam dan menyebabkan sulitnya bernapas dengan normal. Pada pasien bronkitis kronis, mereka lebih rentan untuk terinfeksi virus dan bakteria, dengan gejala yang bertahan lama.

Dengan siapa Anda dapat berkonsultasi dan perawatan yang tersedia

Ketika Anda mengalami batuk lebih dari dua minggu, kesulitan bernapas, batuk disertai dengan demam, dan produksi lendir berdarah, sebaiknya anda pergi ke dokter untuk berkonsultasi. Pemeriksaan rontgen dan tes dahak mungkin dianjurkan untuk dilakukan. Tes lain yang mungkin dilakukan adalah tes fungsi paru, untuk menentukan jumlah udara yang dapat masuk ke dalam paru paru dan seberapa cepat udara keluar.

Karena bronkitis akut biasa disebabkan oleh virus, perawatan khusus ditujukan untuk menghilangkan gejala-gejalanya. Kondisi pasien akan membaik seiring dengan berjalannya waktu dengan sendirinya. Pasien dianjurkan untuk lebih banyak minum dan beristirahat. Ketika bronkitis disebabkan karena bakteria, dokter akan memberikan antibiotik. Ketika kondisi kesehatan kita baik, sistem pernapasan akan kembali normal ketika bronkitis akut sudah teratasi.

Ketika Anda terdiagnosa dengan bronkitis kronis, dokter umum dapat merujuk Anda kepada spesialis paru-paru dan dokter terapi fisik. Hal terpeting dalam mengatasi bronkitis adalah berhenti merokok. Beberapa penelitian membuktikan bahwa dengan mengubah lingkungan seseorang, khususnya dengan menghindari rokok atau menjadi perokok pasif, dapat memperlambat penurunan fungsi paru-paru. Semakin cepat pasien berhenti merokok, maka pasien akan terhindar dari kerusakan permanen dan penurunan fungsi paru paru. Selain berhenti merokok, Anda juga dianjurkan untuk menhindari hal-hal yang dapat membuat iritasi paru-paru dan memakai masker ketika pergi keluar.

Bantuan oksigen adalah satu-satunya perawatan yang telah terbukti menurunkan angka kematian pasien akibat bronkitis kronis. Penelitian menunjukan bahwa pasien yang menggunakan oksigen selama 12 jam sehari akan lebih baik dibandingkan dengan yang tidak diberikan oksigen.

Pasien dengan bronkitis kronis dapat diberikan pengobatan untuk mengatasi gejala. Bronkodilatasi seperti beta-antagonis, kolinergik, dapat membuka dan memperlebar saluran pernapasan. Steroid yang dihirup juga dapat menurunkan tingkat inflamasi atau radang pada saluran napas.

Pasien dianjurkan untuk melakukan rehabilitasi, yang juga berhubungan dengan sistem jantung dan pembuluh darah. Terapi ini juga didukung dengan pendidikan pada pasien. Anda akan diajari beberapa latihan untuk pernapasan yang dapat mengurangi gejala dan memperbesar daya tampunt paru. Rehabilitasi paru telah terbukti dapat memperbaiki kemampuan pasien untuk berlatih, meningkatkan kualitas hidup pasien, menurunkan angka pasien rawat inap.

Referensi:

  • Understanding Chronic Bronchitis. https://lung.org./
  • What is Bronchitis? National Institutes of Health
Bagikan informasi ini: