Apa Itu Gawat Darurat Paru

Keadaan gawat darurat paruKondisi paru-paru gawat darurat adalah kondisi keadaan yang mengancam jiwa yang terjadi ketika seseorang memiliki kesulitan bernapas secara normal. Pada kasus yang parah, pasien mungkin tidak dapat bernapas sama sekali. Keadaan darurat seperti ini membutuhkan perhatian medis segera untuk mencegah kegagalan organ pentingvital, seperti jantung dan otak.

Gawat darurat paruKondisi paru-paru gawat darurat dapat terjadi karena cedera atau perkembangan penyakit tertentu yang mempengaruhi sistem pernapasan. Ini bisa menjadi akut (terjadi tiba-tiba), intermiten, atau progresif (terus berkembang dari waktu ke waktu).

Dalam beberapa kasus, pasien bisa mendatangi ruang gawat darurat di rumah sakit. Sayangnya, jika kondisinya parah, pasien akan memerlukan perhatian medis di mana pun ia berada.pengobatan di tempat, ia berada di saat yang sama.

Penyebab Kondisi Gawat Darurat ParuKondisi paru-paru gawat darurat

Gawat darurat paruKondisi paru-paru gawat darurat dapat terjadi akibat darikarena beberapa kondisi yang berbeda termasuk asma, gagal jantung, [bronkitis] (https://www.docdoc.com/id/info/condition/bronkitisbronchitis), atau bahkan flu. Ini juga bisa menjadi akibat langsung daridisebabkan langsung oleh cedera dada yang menusuk paru-paru atau tenggorokan, yang membuat terblokirnya lorong udara tersumbat. Penyebab umum lainnya termasuk edema paru, suatu kondisi dimana jumlah cairan yang berlebih memasuki paru-paru, pneumonia, reaksi negatif terhadap alergen atau obat tertentu, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Gejala Utama Gawat Darurat ParKondisi Paru-paru Gawat Darurat

Meskipun penyebab yang dijelaskan di atas umum terjadi pada orang dewasa dan anak-anak,dapat terjadi pada siapa saja. Namun, cara orang dewasa menampilkangejala kesulit an bernapfas pada orang dewasa kadang-kadang bisa menjadi berbeda dari dengan seorang anak dengan masalah yang sama. Contohnya yang baik adalah, orang dewasa dapat bernapafas normal melalui mulut, tetapi anak-anak umumnya merasa lebih mudah untuk bernapas melalui hidung karena lidah mereka lebih besar. Oleh karena itu, orang dewasa akan mencoba untuk bernapas lebih keras melalui mulut, tetapi anak-anak akan mencoba untuk bernapas melalui hidung.

Selain kesulitan bernapas, pasien dengan keadaan gawat darurat parukondisi paru-paru gawat darurat bisa menampilkan memperlihatkan gejala lainnya, seperti perubahan warna kulit, lebih memilih untuk duduk daripada berbaring, mengalami kesulitan menyeimbangkan atau bergerak di sekitar, nafas berbunyi ‘ngik’, kecemasan, [dada nyerinyeri dada] (https://www.docdoc.com/id/info/condition/nyeri-dada), berbusa atau berdarah dahak, dan denyut jantung tidak teratur.

Siapa yang Mesti Ditemui Perlu Ditemui & Jenis Pengobatan yYang Tersedia

Sangat penting bagi pasien yang menderita kondisi berikut untuk menerima perawatan gawat darurat parugawat darurat bagi masalah paru-paru: * Kesulitan pernapasan - mengacu pada kondisi di mana pasien mengalami kesulitan pernapasan * Gagal napas - yang berarti bahwa oksigen tidak cukup oksigen untuk ditransfer ke darah * Berhenti bernapas - ketika orang itu tidak dapat bernapas sama sekali
Pasien yang mengalami kesulitan bernapas bisa diatasi dengan menyediakan oksigen sesegera mungkin. Jika pasien tidak bernapas sama sekali, saluran udara akan diperiksa untuk setiap tanda-tanda obstruksi. Jika pasien tersedak, teknik pertolongan pertama akan digunakan untuk melepaskan obstruksi dan memungkinkan orang untuk bernapas secara normal.

Setelah pasien stabil, dokter akan mencoba untuk menentukan penyebab pasti dari gawat darurat parukondisi paru-paru gawat darurat. Bentuk pengobatan berikut setelah pemakaian oksigen adalah memberikan bronkodilator nebulisasi, seperti salbutamol atau ipratropium, kecuali orang itu mengalami serangan jantung atau kesulitan bernapas yang disebabkan oleh cedera. Dalam kasus tersebut, pengobatan untuk cedera atau kondisi medis akan diberikan segera.

Tujuan utama dari pengobatan untuk gawat darurat parukondisi paru-paru gawat darurat adalah untuk memungkinkan orang untuk bernapas senormal mungkin. Dalam beberapa kasus, alat bantu mungkin diperlukan jika pasien tidak dapat bernapas dengan kemauannya sendiri. Pasien dengan kondisi gawat darurat parukondisi paru-paru gawat darurat biasanya perlu tinggal di rumah sakit. Kebanyakan pasien perlu tinggal di ruang gawat darurat sampai stabil dan ditransfer dipindahkan ke ruangan biasa. Setelah pasien stabil, dokter akan mendiagnosa kondisinya dan membuat rujukan ke spesialis yang tepat untuk diagnosis dan perawatan lebih lanjut.

Rujukan

  • American Academy of Allergy, Asthma, and Immunology | www.aaaai.org
Bagikan informasi ini: