Apa itu Ketidakseimbangan Elektrolit?

Ketidakseimbangan elektrolit adalah kondisi ketika seseorang memiliki terlalu sedikit atau terlalu banyak mineral tertentu (seperti potassium, kalsium, magnesium, dan sodium) di dalam tubuhnya. Hal itu bisa terjadi karena berbagai alasan. Beberapa alasan yang paling sering ditemui ialah berkeringat terlalu banyak, kurang minum air putih, dan pola makan yang buruk. Bisa juga disebabkan oleh penyakit tertentu atau terjadi sebagai efek samping dari beberapa terapi medis.

Beberapa pasien menunjukkan gejala yang ringan atau tidak ada sama sekali. Hal ini lebih mungkin terjadi jika tidak ada penyakit yang mendasarinya. Kasus semacam itu, sering ditemukan tidak sengaja saat seseorang menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Cukup membuat perubahan pada diet pasien sudah dapat mengobati kasus semacam itu. Penderita sering disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung mineral yang kurang atau mengkonsumsi suplemen. Hal ini cukup sering mampu menghilangkan gejala penyakit ini.

Namun, kelainan ini bisa menjadi parah jika disebabkan oleh kondisi medis yang serius (seperti kerusakan ginjal) dan luka yang traumatis di mana seseorang kehilangan terlalu banyak cairan darah dan cairan tubuh. Kasus seperti itu harus diperlakukan secara berbeda dan mungkin memerlukan pembedahan atau terapi medis jangka panjang.

Elektrolit dapat membantu tubuh dengan cara mengirimkan impuls listrik yangmana diperlukan sel untuk berkomunikasi satu sama lain. Sel kemudian bekerja dan menginisiasikan banyak proses penting di tubuh. Termasuk diantaranya mengatur detak jantung dan membiarkan otot berkontraksi sehingga seseorang bisa bergerak.

Bila kadar mineral tertentu naik atau turun, seseorang biasanya tidak segera mengalami gejala apapun. Ini karena ginjal masih bisa mencoba melakukan penyesuaian untuk mengembalikan keseimbangan kimia dalam tubuh. Misalnya, jika terlalu banyak cairan, mereka akan membuat lebih banyak air kencing sehingga cairan tidak akan terbentuk. Di sisi lain, jika tubuh kehilangan cairan lebih cepat dari biasanya, ginjal akan menghemat air sebanyak mungkin dengan cara lebih sedikit memproduksi sedikit urin.

Terkadang, ginjal sudah mampu mengembalikan keseimbangan kimiawi. Namun, di lain waktu, mereka juga bisa gagal melakukannya terutama jika ginjal juga sudah mengalami kerusakan.

Penyebab Ketidakseimbangan Elektrolit

Biasanya, seseorang akan kehilangan mineral setiap harinya. Sejumlah kecil hilang setiap kali seseorang pergi ke kamar mandi atau berkeringat terlalu banyak. Namun, hal ini tidak akan menimbulkan masalah karena mineral yang hilang bisa dengan mudah diganti, caranya dengan meminum cairan dan makan makanan yang mengandung mineral tersebut.

Masalahnya timbul saat tubuh tidak bisa mengganti mineral yang hialng lebih cepat dari pada saat tubuh kehilangan mineral. Contohnya adalah ketika seseorang kehilangan banyak darah akibat luka traumatis. Hal ini juga bisa terjadi jika organ tubuh tidak bekerja dengan benar karena penyakit tertentu, seperti jenis kanker dan penyakit ginjal kronis

Kemungkinan penyebab lainnya adalah:

  • Penyalahgunaan alkohol

  • Pola makan buruk yang rendah nutrisi dan mineral

  • Penyakit yang menyebabkan diare, muntah, dan demam

  • Ketidakmampuan menyerap nutrisi dari makanan karena masalah pencernaan

  • Meminum obat tertentu untuk pengobatan penyakit tertentu

Gejala Utama Ketidakseimbangan Elektrolit

Gejala dari penyakit ini tergantung pada tingkat keparahan gangguan. Misalnya, kadar natrium yang sedikit lebih rendah bisa menyebabkan sakit kepala dan mual. Namun, jika tingkat sodium mencapai tingkat kritis, pasien mungkin menderita kejang, koma, dan bahkan kematian.

Siapa yang Perlu Ditemui dan Jenis Pengobatan yang Tersedia

Kelainan ini dapat dengan mudah didiagnosis dengan:

  • Tinjauan riwayat dan gejala medis pasien

  • Pemeriksaan fisik menyeluruh

  • Tes urin dan darah

  • Tes pencitraan

Kasus yang ringan jarang memerlukan prosedur medis yang rumit dan terapi jangka panjang. Seringkali, hal di bawah ini sudah cukup untuk mengembalikan keseimbangan mineral:

  • Mengonsumsi makanan sehat - Dokter biasanya meminta pasien untuk memberikan daftar makanan yang biasanya mereka konsumsi. Dengan ini, dokter dapat mengidentifikasi makanan yang harus dikeluarkan dari daftar makanan pasien sehingga dapat menghilangkan gejala penyebabnya. Beralih ke diet yang sehat dan seimbang yang kaya buah dan sayuran bisa membuat perbedaan besar ke arah yang positif bagi orang-orang dengan gangguan ini.

  • Pemantauan asupan sodium - Terlalu banyak garam di dalam tubuh juga buruk bagi kesehatan, karena menahan kelebihan cairan dalam tubuh. Jadi, penting bagi pasien untuk memoderasi asupan garamnya.

  • Minum cukup air - Minum setidaknya delapan gelas air setiap hari sangat baik untuk kesehatan. Ini adalah cara terbaik untuk menjaga dehidrasi. Air membantu tubuh mengeluarkan racun sebelum bisa menyebabkan penyakit.

  • Sesuaikan obat - Dokter juga memeriksa semua obat yang diambil pasien untuk memastikan tidak menimbulkan gejala. Jika ya, dokter mungkin menyesuaikan dosisnya atau memberi obat pengganti untuk.

  • Minum suplemen - Orang yang sepertinya tidak mendapatkan cukup mineral dari makanan yang mereka makan disarankan untuk mengonsumsi suplemen.

Rujukan:

  • Bockenkamp B, Vyas H. Understanding and managing acute fluid and electrolyte disturbances. Current Paediatrics. 2003;13:520–528.

  • Singal BM, Hedges JR, Succop PA. Efficacy of the stat serum electrolyte panel in the management of older emergency patients. Med Decis Making. 1992;12:52–59.

Bagikan informasi ini: