Apa itu Flu?

Flu adalah penyakit menular umum yang disebabkan oleh virus, juga dikenal sebagai influenza. Flu sering salah dianggap seperti pilek biasa karena mempunyai gejala – gejala yang sama. Namun, virus yang menyebabkan flu berbeda dari pilek dan flu cenderung lebih serius. Bahkan, flu parah dapat membahayakan nyawa.

Penyebab Flu

Flu disebabkan oleh virus influenza. Orang biasanya bisa tertular melalui beberapa cara sebagai berikut:

  • Melalui pernapasan, yang ditularkan melalui bersin atau batuk dari orang yang terkena flu, sehingga menimbulkan aerosol (partikel halus yang melayang di udara) yang mengandung virus.

  • Berhubungan langsung dengan cairan/lendir yang telah tercemar orang yang terinfeksi, seperti melalui sentuhan, penciuman, atau berbagi peralatan makan

  • Menyentuh bagian permukaan benda (gagang pintu, handuk, pegangan, remote TV, keyboard, telepon, dll) yang tercemar virus. Virus ini dapat berpindah atau diserap saat kita menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Virus flu bisa diklasifikasikan sebagai Tipe A, B dan C. Tipe A digolongkan lebih lanjut ke subdivisi berupa struktur kimia (serotipe) virus yang berbeda berdasarkan tanggapan antibodi terhadap virus ini. Jenis virus yang diidap akan mengakibatkan gejala yang berbeda-beda. Jenis A dan B menyebabkan jenis yang paling umum dari virus dan bertanggung jawab atas wabah influenza dan wabah musiman flu. Virus tipe A dapat menyerang hewan dan manusia, sedangkan influenza tipe B hanya menyerang manusia.

Flu tipe C lebih jarang terjadi dan tidak berhubungan dengan flu musiman. Jenis ini biasanya menyebabkan gejala gangguan pernapasan ringan dan kurang serius dibandingkan dengan jenis lainnya.

Beberapa orang lebih sering terkena flu dibandingkan yang lainnya. Selain itu, wabah flu biasanya terjadi pada musim dingin karena suhunya merupakan kondisi ideal bagi virus untuk bertahan hidup. Flu juga lebih mudah menyebar ketika orang-orang sebagian besar berada di dalam ruangan dan lebih sering berhubungan dengan orang lain.

Gejala Utama Flu

Flu akan mulai menimbulkan gejala dalam satu sampai tujuh hari setelah berhubungan dengan virus flu. Virus kebanyakan mempengaruhi tenggorokan, hidung dan paru-paru. Gejala sering mulai dengan cepat, dan biasanya diawali dengan demam antara 38,8 - 40 ºC (102-106 ºF). Seiring dengan demam, terdapat gejala umum seperti berikut ini:

Setelah beberapa hari, rasa sakit dan demam biasanya mereda. Namun, gejala baru mulai terjadi seperti:

  • Batuk kering
  • Pilek (bening dan encer)
  • Bersin
  • Hidung tersumbat
  • Beratnya pernafasan

Biasanya diperlukan waktu sekitar 7 hari sampai gejala hilang total. Bagi sebagian orang, batuk dan rasa kelelahan dapat bertahan selama berminggu-minggu. Bagi orang lain, masalah pernapasan seperti asma dan penyakit jangka panjang lainnya diperburuk oleh flu.

Penting untuk dicatat mengenai perbedaan antara flu dan pilek. Pilek juga disebabkan oleh virus, tetapi mempunyai gejala yang lebih ringan dan hilang setelah beberapa hari. Sedangkan flu, membuat tidak sehat dan kelelahan untuk jangka waktu yang lama. Flu juga dapat berujung pada masalah kesehatan yang serius seperti radang paru (pneumonia) dan kadang-kadang perlu memerlukan rawat inap.

Seorang pasien flu bisa menularkan penyakitnya mulai dari hari sebelumnya sampai tujuh hari setelah gejala pertama terlihat, bahkan setelah sebagian besar gejala hilang. Anak-anak kecil dengan flu bisa menular bahkan setelah minggu kedua terkena penyakit.

Siapa yang Perlu Ditemui & Jenis Perawatan yang Tersedia

Jika Anda dalam keadaan sehat dan bugar, dan mengalami gejala seperti flu atau menganggap bahwa Anda terkena flu, biasanya tidak perlu ke dokter. Kebanyakan orang yang sehat dapat pulih dari influenza tanpa ada permasalahan. Cara terbaik adalah beristirahat, tetap hangat dan minum yang cukup. Obat-obatan umum seperti parasetamol atau ibuprofen dapat bekerja dengan baik dalam menurunkan suhu tinggi, mengurangi nyeri tubuh dan mengontrol gejala lainnya.

Namun, pasien beresiko tinggi dan anak-anak yang masih kecil dan mengalami gejala flu, harus mengunjungi dokter umum sesegera mungkin untuk penanganan yang lebih tepat dan konsultasi kesehatan. Ini karena virus flu dapat memiliki efek yang lebih serius pada Anda dan dokter dapat meresepkan obat yang sesuai. Anda dianggap beresiko tinggi jika Anda:

  • Memiliki gangguan kesehatan jangka panjang seperti jantung, ginjal, paru-paru atau penyakit saraf (neurologis) atau diabetes
  • Berusia 65 tahun ke atas
  • Hamil
  • Sistem kekebalan tubuh yang kurang baik karena faktor genetik

Obat anti-virus dapat mencegah gejala flu serius dan mempercepat penyembuhan, tetapi hanya jika diambil segera setelah gejala dimulai. Sedangkan obat-obat anti bakteri tidak dianjurkan untuk flu karena tidak disebabkan oleh bakteri.

Mencari bantuan kesehatan secepatnya sangat diperlukan jika Anda mengalami gejala flu tidak normal, seperti :

  • Kesulitan bernapas
  • Biru atau warna ungu pada bibir
  • Pusing tak terkendali
  • Mengalami kebingungan dalam kegiatan sehari-hari
  • Mengalami ketidaksadaran
  • Penampilan ruam
  • Muntah-muntah
  • Suhu tubuh lebih dari 40 ºC (105 ºF)
  • Kejang
  • Nyeri di perut atau dada

Beberapa komplikasi yang bisa disebabkan oleh influenza meliputi: infeksi telinga atau sinus, dehidrasi, radang paru atau pneumonia, dan memburuknya kondisi kesehatan kronis yang sudah ada.

Pencegahan Flu

Karena influenza disebabkan virus, kita dapat mencegahnya dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh dengan pola makan seimbang, olahraga yang teratur, dan istirahat yang cukup. Kebiasaan higienis yang tepat seperti mencuci tangan secara teratur dan pembersihan secara mendalam dapat membantu mencegah penularan virus. Hal ini juga membantu dengan menghindari hubungan yang tidak perlu dengan penderita flu.

Selain itu, vaksin flu yang tersedia saat ini ada dalam bentuk suntikan atau semprot hidung pada anak-anak. Vaksin flu dianjurkan untuk semua dan sangat disarankan bagi mereka yang mempunyai risiko komplikasi yang lebih tinggi (seperti dijelaskan di atas). Vaksin flu dapat bekerja melawan virus flu tipe A dan B.

Rujukan:

  • Asthma and Allergy Foundation of America: "Flu (Influenza). http://www.aafa.org/display.cfm?id=8&sub=16&cont=476
  • National Institute of Allergy and Infectious Diseases: "Flu (Influenza): Causes."
  • Influenza (Flu) Viruses. (2011) Centers for Disease Control and Prevention. http://www.cdc.gov/flu/about/viruses/
  • About the Flu. (n.d.) http://www.flu.gov/abouttheflu/index.html#
Bagikan informasi ini: