Apa itu Masalah Siku?

Siku adalah bagian sendi yang bertanggung jawab atas kelenturan lengan, sehingga membuat kita dapat melakukan gerakan-gerakan tertentu seperti mampu merentangkan lengan. Siku terdiri dari ligamen, yang merekatkan sendi, dan tendon, yang menempelkan tulang ke otot dan otot dengan otot lainnya seperti trisep dan bisep. Karena terdapat banyak bagian siku, siku rentan terhadap berbagai masalah seperti peradangan. Masalah-masalah ini dapat bersifat bawaan atau akibat dari penyakit yang mendasari seperti artritis.

Penyebab Masalah Siku

Terdapat dua alasan utama atas masalah siku: trauma akut dan penggunaan berulang. Trauma akut mengacu pada rasa sakit yang tiba-tiba atau cedera. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kecelakaan kendaraan atau tertabraknya siku ketika berolahraga. Seseorang juga dapat terserang trauma akut jika terbentur benda tumpul. Jenis cedera ini sering menyebabkan patah tulang, yang biasanya memerlukan intervensi medis segera.

Sementara itu, penggunaan berulang merupakan proses bertahap. Ketika seseorang terus-menerus menggunakan lengan dan sikunya, bagian siku seperti ligamen dan tendon, serta otot, akan mulai robek. Bagian-bagian ini juga dapat tegang atau tertarik, sehingga menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan dengan tingkat tertentu. Masalah siku yang paling terkenal akibat penggunaan berulang adalah tennis elbow, yang menyerang orang yang secara teratur berolahraga. Kondisi yang sama juga dapat menyerang orang yang bekerja dengan menggunakan keyboard PC dan laptop secara terus menerus. Postur tubuh yang buruk termasuk tidak menjaga lengan dengan sudut 90 derajat dapat menyebabkan stres pada siku. Kondisi lainnya adalah bursitis, atau peradangan bursa, yaitu kantung yang berisi cairan dan bekerja dengan bantalan tulang, tendon, dan otot.

Infeksi juga dapat menyebabkan masalah siku. Ketika bakteri bergerak melalui aliran darah, penderitanya mungkin merasa tidak nyaman pada daerah sendi.

Gejala Utama Masalah Siku

  • Nyeri atau rasa sakit pada daerah yang terserang
  • Nyeri yang terkadang menyebar ke bahu
  • Sulit menggerakan tangan
  • Sendi kaku
  • Nyeri pada sendi
  • Siku terasa hangat ketika disentuh

    Siapa yang Perlu Ditemui dan Pengobatan yang Tersedia

Biasanya, pasien menemui dokter umumnya setiap kali pasien memiliki masalah dengan sikunya kecuali masalah sudah dapat didiagnosis sebagai patah tulang. Dalam hal ini, dokter ahli bedah ortopedi lah yang menanganinya, dan situasi ini dianggap darurat.

Untuk membuat diagnosis dan untuk mengidentifikasi penyebab masalah siku, dokter biasanya melakukan tes fisik secara menyeluruh, mencari daerah yang nyeri atau hangat. Dokter juga melakukan wawancara dan memeriksa riwayat kesehatan pasien serta penyakit yang ada yang mungkin menyebabkan masalah.

Tes seperti perhitungan jumlah sel darah (CBC) sangat membantu dalam mendiagnosis infeksi atau adanya peradangan. Jika dicurigai terdapat cedera, diperlukan pemeriksaan pencitraan seperti sinar-X. Jika kondisi ini kompleks, dan rasa sakitnya tidak mereda setelah pengobatan, dokter dapat merujuk pasien ke spesialis ortopedi, yang dapat meminta untuk melakukan tes seperti MRI untuk mendapatkan gambaran yang jelas dari kondisi tersebut. Pilihan pengobatan untuk masalah siku termasuk:

  • Terkilir dan keram dapat diatasi dengan kompres es/air panas dan beristiharat (membatasi pergerakan atau penggunaan siku dan lengan untuk menghindari cedera lebih lanjut)
  • Penghilang nyeri dapat membantu meringankan ketidaknyamanan atau gejalanya
  • Mengatasi penyakit yang mendasari
  • Operasi adalah salah satu pilihan dalam kasus adanya retak tulang atau pengobatan standar lainnya tidak efektif

Rujukan:

  • Kane SF, Lynch JH, Taylor JC. Evaluation of elbow pain in adults. Am Fam Physician. 2014;89:649-657.

  • Regan WD, Morrey BF. Physical examination of the elbow. In: Morrey BF, Sanchez-Sotelo J, eds. The Elbow and Its Disorders. 4th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2004:chap 4.

Bagikan informasi ini: