Apa itu Hammer Toe?

Hammer toe adalah kondisi yang ditandai dengan deformitas sendi yang paling dekat dengan ibu jari kaki. Sendi yang biasanya fleksibel, saat menderita hammer toe, sendi akan menjadi kaku seiring berkembangnya kondisi, akan menyebabkan sendi tetap berada dalam posisi menekuk.

Ada dua jenis hammer toe: fleksibel dan tetap. Jika ibu jari kaki masih bisa diluruskan, kondisi ini disebut hammer toe fleksibel. Jika sebaliknya, maka dapat dikategorikan sebagai hammer toe tetap. Hammer toe fleksibel dapat diobati dengan metode non-bedah, sementara hammer toe tetap memerlukan pembedahan.

Penyebab Hammer Toe

Hammer toe biasanya disebabkan oleh pemakaian alas kaki yang tidak tepat atau sepatu yang terlalu kecil dalam jangka waktu yang lama, sehingga ibu jari kaki menekuk. Jika ibu jari berada pada posisi ini dalam kurun waktu yang lama, ketidakseimbangan antara otot dan ligamen akan tercipta dan menyebabkan kekakuan. Sendi kehilangan fleksibilitasnya dan ibu jari kaki tetap berada dalam posisi menekuk.

Sepatu dengan hak tinggi dapat menyebabkan hammer toe karena tekanan berpindah ke ibu jari kaki, sehingga menyebabkannya menekuk untuk waktu yang lama. Seseorang yang menderita hammer toe dan tetap menggunakan sepatu jenis ini berisiko mengiritasi kulit di atas sendi. Ini memungkinkan kutil dan lecet terbentuk, yang dapat membuat kondisi semakin parah.

Gejala Utama Hammer Toe

Hammer toe biasanya sangat menyakitkan, terutama saat mencoba meregangkan sendi. Jika kondisi ini dibiarkan, gesekan antara ibu jari kaki dan sepatu akan menyebabkan iritasi kulit yang tidak hanya menambah rasa nyeri tapi juga dapat menjadi infeksi, seiring berjalannya waktu.

Hammer toe perlu diobati saat masih pada tahap awal untuk memastikan sendi masih dapat mengembalikan fleksibilitasnya.

Siapa yang Perlu Ditemui & Jenis Pengobatan yang Tersedia

Hammer toe adalah kondisi menyakitkan, jika tidak diobati dapat bertambah parah seiring berjalannya waktu. Jika Anda memiliki masalah dengan kaki, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda atau dokter umum. Setelah melakukan pemeriksaan fisik dan memeriksa riwayat kesehatan Anda, dokter akan menentukan apakah pengobatan dapat dilakukan atau Anda perlu menemui dokter ahli tulang (spesialis ortopedi)

Jika kondisi masih pada tahap awal, penanganan medis mungkin belum diperlukan sama sekali. Anda hanya perlu mengganti alas kaki Anda untuk memperbaiki kondisi ini. Dokter menyarankan penggunaan sepatu yang menyediakan cukup tempat bagi ibu jari kaki untuk bergerak dengan lancar. Paling tidak tersedianya ruang seluas 1,5 cm dari ujung ibu jari kaki akan cukup nyaman. Menggunakan bantalan sepatu juga dapat menawarkan kenyamanan ekstra.

Selain mengganti sepatu, olahraga dengan ibu jari kaki juga membantu menguatkan otot-otot. Beberapa contoh gerakan olahraga adalah mengangkat benda dari lantai menggunakan ibu jari kaki atau menegangkan dan meregangkannya secara rutin.

Jika Anda masih merasakan nyeri setelah mengganti sepatu dan jika ibu jari kaki Anda mati rasa, itu dapat menjadi tanda bahwa sirkulasi darah tidak lancar. Dalam kasus seperti ini, penanganan medis perlu didatangi dengan segera.

Jika semua tindakan non-bedah gagal untuk mengobati kondisi dan menghilangkan nyeri, pembedahan perlu dipertimbangkan.

Hammer toe fleksibel dapat disembuhkan dengan bedah pemindahan tendon. Tindakan ini melibatkan pengalihan rute tendon-tendon pada ibu jari kaki untuk meluruskan sendi. Dalam kasus hammer toe tetap, tindakan pembedahan yang lebih kompleks dibutuhkan. Salah satunya adalah reseksi sendi. Tindakan ini melibatkan pembuatan sayatan pada ibu jari kaki yang sakit dan memotong tendon serta ligamen. Dokter bedah akan mengangkat sebagian dari tulang dan menggantinya dengan pin untuk meluruskan ibu jari kaki. Pin dapat diangkat setelah beberapa minggu. Tindakan lainnya yang disebut “fusion” melibatkan pemotongan ligamen, tendon, dan ujung tulang. Kemudian, ujung tulang akan dihubungkan menggunakan pin atau implain lainnya untuk membuat ibu jari kaki lurus, saat tulang menyembuhkan diri.

Ini dapat memakan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk sembuh dari operasi yang dilakukan. Saat penyembuhan, pasien diinstruksikan untuk menghindari tekanan pada kaki yang sakit, ini berarti menggunakan tongkat penyangga (kruk) untuk bergerak dari satu tempat ke tempat lain dan istirahat yang cukup untuk mempercepat proses penyembuhan.

Bedah hammer toe mungkin tidak dianjurkan bagi sebagian orang, terutama mereka yang memiliki kondisi medis lainnya. Pastikan Anda menginformasikan dokter atau dokter bedah ortopedi tentang kondisi medis lain yang Anda alami sebab dapat menimbulkan komplikasi, seperti pendarahan.

Rujukan:

  • American Orthopaedic Foot & Ankle Society
  • American Academy of Orthopaedic Surgeons
Bagikan informasi ini: