Pengertian dan Gambaran Umum

The Center for Disease Control (CDC) telah mengonfirmasi bahwa pada tahun 2014, 29,1 juta orang, atau 9,1% warga Amerika Serikat menderita diabetes dan 8,1 juta dari penderita tidak terdiagnosis. Diabetes adalah penyakit yang memiliki banyak ragam komplikasi. Salah satunya dalah suatu kondisi yang disebut Kaki Diabetes, yang merupakan akibat dari dua komplikasi umum diabetes: berkurangnya aliran darah dan kerusakan saraf. Sementara kerusakan saraf menyebabkan berkurangnya sensitivitas pada kaki, berkurangnya aliran darah mengakibatkan pembentukan retakan pada kulit yang menyebabkan bakteri masuk dan menyebabkan infeksi. Kondisi ini merupakan masalah kesehatan utama, yang banyak terjadi di rumah sakit.

Orang yang didiagonsis dengan kaki diabetes memerlukan antibiotik untuk mengendalikan infeksi. Jika infeksi tidak dapat lagi dikendalikan, kaki yang terserang akan diamputasi untuk mencegah infeksi menyebar ke seluruh tubuh.

Mengatasi diabetes ketika masih dalam tahap awal adalah jalan terbaik untuk mencegah berkembangnya kaki diabetes. Tindakan ini juga membantu pengobatan kaki untuk mencegah bakteri dan infeksi serta menghindari cedera kaki apapun, karena bahkan luka kecil pun dapat berakibat fatal.

Penyebab Kaki Diabetes

Komplikasi diabetes, seperti neuropati perifer (mati rasa), insufisiensi arter (aliran darah yang buruk), perlawanan yang terganggu terhadap infeksi, trauma, dan kelainan bentuk kaki, merupakan penyebab umum dari kondisi Kaki Diabetes. Komplikasi mengakibatkan terbentuknya kapalan pada kaki, yang akan berubah menjadi ulkus kaki.

Ulkus kaki sering muncul pada telapak di bawah jempol kaki atau tepat di belakang jempol kaki. Ulkus kaki juga dapat muncul pada samping kaki, tetapi sebagian besar ulkus kaki ini disebabkan oleh penggunaan sepatu yang tidak pas.

Perlu disadari bahwa ulkus kaki perlu diperhatikan, bahkan jika tidak terasa sakit. Cara terbaik adalah melakukan konsultasi pada dokter Anda atau dokter spesialis diabetes untuk mendapatkan pengobatan ulkus kaki Anda. Jangan mencoba untuk mengobatinya sendiri karena hal tersebut dapat menyebabkan ulkus kaki memburuk dan menjadi infeksi, yang membuat infeksi kaki semakin sulit ditangani.

Karena kapalan sering menyebabkan ulkus kaki, hal terbaik adalah untuk menangani kapalan dengan benar ketika muncul. Kapalan sebaiknya dirawat dengan menggunakan batu apung. Jangan mencoba untuk memotong kapalan atau menggunakan bahan kimia untuk menghilangkannya. Setelah menggunakan batu apung, pastikan bahwa Anda mengoleskan losion untuk melembabkan daerah pengobatan untuk mencegah berkembangnya retakan dan mencegah bakteri memasuki kulit. Bahkan, karena diabetes sering menyebabkan kulit kering, sebaiknya losion pelembab digunakan setiap hari.

Setiap diabetes memiliki risiko semakin berkembang, yang menjadi alasan mengapa penting untuk sebisa mungkin mengendalikan diabetes. Jika Anda merawat kaki Anda dan menangani masalah secepatnya setelah muncul, risiko kondisi kaki diabetes, infeksi, dan amputasi kaki Anda akan berkurang.

Gejala Utama Kaki Diabetes

Kaki diabetes biasanya muncul sebagai selulit, infeksi kulit dalam, osteomielitis akut, atau osteomielitis kronis. Setiap bentuk memiliki gejala yang berbeda.

Ciri utama dari selulit adalah luka kulit lunak yang tak terangkat. Kondisi ini seringnya tidak disertai dengan luka atau ulkus.

Infeksi kulit dalam menyebabkan rasa sakit yang hebat dan keluarnya nanah.

Penderita diabetes dengan osteomyelitis akut dapat mengalami demam dan sakit pada daerah ostemielitis.

Penderita dengan osteomyelitis kronis mungkin mengalami rasa sakit namun biasanya memiliki ulkus yang masuk ke dalam daging di antara jari kaki atau pada permukaan plantaris kaki.

Karena Kaki Diabetes muncul dengan bentuk yang berbeda, pengobatan untuk kondisi tersebut tergantung pada bentuk dan parahnya kondisi.

Siapa yang Harus Dikunjungi dan Pengobatan yang Tersedia

Jika Anda telah didiagnosis memilki diabetes, dokter pertama yang harus Anda kunjungi adalah dokter keluarga Anda, dokter umum, dan dokter spesialis diabetes, tergantung pada tingkat keparahan kondisi Anda.

Pengobatan untuk kaki diabetes yang disebabkan oleh selulit biasanya termasuk antibiotik, sedangkan perwatan untuk infeksi kulit dalam termasuk gabungan obat-obatan dan pengangkatan jaringan kulit yang terinfkesi.

Pengobatan untuk osteomielitis akut bagi penderita diabetes sering mirip dengan pengobatan kondisi pasien tanpa diabetes dan pengobatan ini biasanya meliputi terapi antimikroba. Sementara itu, osteomielitis kronis ditangani melalui operasi pengangkatan jaringan yang terinfeksi dan berbagai antibiotik. Opsi terakhir untuk pasien dengan kondisi ini adalah dengan mengamputas kaki yang terinfeksi.

Meskipun sama seperti kondisi medis lainnya, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Pencegahan kaki Ddabetes dapat dicapai dengan menangani diabetes dengan benar. Jika Anda telah didagnosis dengan kondisi ini, perubahan gaya hidup tertentu akan diperlukan tidak hanya untuk menangani kondisi Anda tetapi juga untuk menghindari komplikasinya. Berolahraga secara teratur, makan makanan sehat, dan menghindari merokok dan minuman beralkohol, misalnya, dapat meningkatkan peluang Anda untuk terhindar dari kaki diabetes.

Selain perubahan gaya hidup, Anda juga harus memeriksa kaki Anda setiap hari, terutama jika Anda merasa mati rasa. Luka kecil sangat mudah tidak terlihat dan ketika tidak ditangani, luka ini dapat menyebabkan infeksi. Mencuci dan melembabkan kaki serta menghilangkan mata ikan dan kapalan dengan benar membantu melindungi kaki dari penyebab infeksi. Pengguntingan kuku kaki secara teratur, mengenakan sepatu dan kaus kaki sepanjang waktu, dan memastikan bahwa sepatu yang dipakai tidak terlalu sempit juga akan membuat perbedaan besar.

Sementara itu, pemijatan kaki secara teratur membantu memastikan aliran darah normal ke kaki. Sebaiknya menghindari duduk dalam waktu yang lama dan menggantinya dengan jalan-jalan pendek atau tetap aktif selama mungkin. Hal tersebut tidak hanya membantu tubuh Anda melawan diabetes, namun juga memastikan bahwa aliran darah pada kaki Anda tetap konstan.

Rujukan:

  • American Diabetes Association. Standards of medical care in diabetes -- 2014. Diabetes Care. 2014;37 Suppl 1:S14-S80.

  • Bril V, England J, Franklin GM, et al. Evidence-based guideline: Treatment of painful diabetic neuropathy: report of the American Academy of Neurology, the American Association of Neuromuscular and Electrodiagnostic Medicine, and the American Academy of Physical Medicine and Rehabilitation. Neurology. 2011;76:1758-1765.

Bagikan informasi ini: