Definisi dan Ringkasan

Hati merupakan organ tubuh paling vital yang terletak pada perut sebelah kanan. Organ ini secara terus-menerus menyaring darah untuk memastikan bahwa darah tersebut telah bersih dari kotoran sebelum mengaliri tubuh. Hati juga menghilangkan racun (detoks) berbagai metabolit serta menghasilkan biokimia yang diperlukan untuk pencernaan.

Kanker hati bisa dianggap sebagai kanker primer ketika terbentuk di hati itu sendiri atau sekunder (metastatik) ketika terbentuk di area lain pada tubuh. Karena hati terbentuk dari beberapa jenis sel yang berbeda, maka tumor yang terbentuk pun beragam. Namun, tidak semua tumor yang terbentuk di hati berakhir dengan kanker. Beberapa tumor jinak yang terbentuk dapat dihilangkan melalui operasi jika menimbulkan rasa sakit.

Fokus dari artikel ini adalah kanker hati primer atau hepatocellular carcinoma yang dapat berdampak pada kerusakan organ dalam.

Penyebab Kanker Hati

Terdapat beberapa penyebab dari hepatocellular carcinoma atau kanker hati primer. Penyebab yang paling umum adalah cacat sejak lahir, penyalahgunaan alkohol, hepatitis B dan C, hemacromatosis, produksi hormon androgen dan estrogen yang berlebih, serta kebisaaan merokok.

Sementara itu, beberapa faktor, meliputi jenis kelamin (pria lebih besar resikonya dibandingkan wanita), kegemukan, ras dan etnis (resiko kanker hati di Amerika Serikat lebih tinggi karena kebiasaan pola makan para penduduk disana), dan penggunaan steroid anabolik, juga diketahui dapat meningkatkan resiko timbulnya kanker hati. Penyakit langka seperti tyrosinemia, kekurangan antitrypsin alpha-1, dan penyakit Wilson juga terbukti dapat memicu kanker hati.

Gejala-Gejala Utama

Kanker hati tidak memiliki gejala pada tingkat awal. Jikapun ada, gejalanya tidak terperinci. Itulah mengapa para pasien biasanya tidak menyadari bahwa mereka menderita kanker hati hingga mereka mendapatkan diagnosa dari dokter.

Gejala-gejala yang disebutkan di atas bukanlah petunjuk pasti dari kanker hati. Tes USG dan serangkaian tes lainnya diperlukan untuk memastikan hasil diagnosa. Namun, mereka yang didiagnosa memiliki kanker hati biasanya mengeluhkan hal-hal di bawah ini:

  • Berat badan yang turun secara signifikan – Jika Anda kehilangan lebih dari 10% berat badan Anda tanpa berusaha untuk melakukan diet, maka sesuatu yang salah tengah terjadi pada tubuh Anda. Terkadang, hal tersebut merupakan indikasi Anda memiliki kanker hati. Namun hal tersebut juga dapat menjadi petunjuk masalah tiroid (thyroidal), atau faktor lain yang mengganggu metabolisme Anda. Banyak orang yang menderita kanker hati primer mengeluhkan penurunan berat badan yang cukup banyak.

  • Pembengkakkan pada daerah perut – Mereka yang menderita kanker hati biasanya mengalami pembengkakkan pada daerah perut mereka karena ukuran hati mereka membesar akibat tumor. Pembengkakkan biasanya terjadi pada perut sebelah kanan. Pembengkakkan juga dapat diakibatkan karena asites atau penumpukan cairan. Jika disebabkan oleh penumpukan cairan, maka pembengkakkan biasanya lebih menyebar.

  • Penyakit kuning – Gejala dari kondisi ini adalah warna kulit dan bagian putih dari mata yang menguning. Penyakit kuning juga terkadang menyebabkan gatal-gatal pada kulit. Hal ini terjadi bila terdapat penyumbatan pada saluran empedu dan penumpukan garam empedu pada aliran darah. Seringkali penyakit kuning merupakan gejala pertama bahwa sesuatu yang salah tengah terjadi pada hati Anda. Kondisi ini juga terkadang terjadi pada anak kecil, namun tidak selalu mengindikasikan kanker.

  • Gejala lain, yang juga dapat mengindikasikan penyakit lain, meliputi hilangnya selera makan yang berlangsung selama beberapa minggu, gatal-gatal, sensasi kembung, rasa sakit di bagian perut, sirosis hati atau hepatitis yang memburuk, dan berkeringat diikuti dengan suhu tubuh yang tinggi.

Siapa yang Harus Ditemui dan Jenis Pengobatan yang Tersedia

Jika Anda curiga bahwa Anda memiliki kanker hati atau masalah apapun pada hati Anda, Anda harus terlebih dahulu menemui dokter keluarga atau dokter umum. Setelah Anda dipastikan menderita kanker hati, Anda akan dirujuk untuk menemui dokter spesialis hati (hepatologi) atau dokter spesialis kanker (onkologi). Seorang hepatologi merupakan dokter ahli penyakit hati, sementara seorang onkologi merupakan dokter ahli diagnosa dan perawatan berbagai jenis kanker.

Untuk mendiagnosa kanker hati secara tepat, Anda akan diminta melewati beberapa tes berikut:

  • Tes darah
  • Tes pencitraan (imaging)
  • Biopsi untuk mendapatkan contoh dari hati Anda

Ada beberapa perawatan yang umumnya dilakukan untuk mengatasi kanker hati, meliputi:

  • Bedah cangkok hati. Tindakan ini mengganti hati Anda yang telah rusak dengan hati yang baru. Metode ini merupakan cara yang tepat guna untuk mengatasi kanker hati, namun kemungkinan untuk mendapat donor sangat kecil.
  • Pembekuan sel kanker. Proses ini juga disebut cryoblation dan dilakukan untuk membunuh sel kanker.
  • Pemanasan sel kanker. Proses ini dilakukan dengan memasukkan jarum tipis ke dalam perut untuk membunuh sel kanker melalui pemanasan atau penyetruman.
  • Penyuntikkan obat kemoterapi dan alkohol.
  • Terapi obat-obatan.
  • Terapi radiasi.

Beberapa pengobatan alternatif juga tersedia bagi mereka yang ingin mengatasi kanker hati dengan cara yang jauh lebih nyaman, meskipun hasilnya tidak dapat diperkirakan. Metode-metode tersebut biasanya dianjurkan bagi mereka yang memiliki kanker tingkat awal.

  • Tusuk jarum / Akupuntur
  • Totok tubuh / Akupresur
  • Pernapasan dalam
  • Pijat
  • Terapi musik
    Referensi:

  • “Obesity, fatty liver and liver cancer” - http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15908310

Bagikan informasi ini: