Definisi dan RIngkasan

Kanker kulit adalah kanker yang disebabkan oleh perkembangan sel-sel yang tidak normal akibat terpapar radiasi sinar ultraviolet (UV) yang dipancarkan dari matahari atau penggunaan mesin pewarna tubuh (tanning beds). Hal-hal tersebut memicu pertumbuhan sel-sel yang tidak normal serta mutasi yang akan menyebabkan kerusakan genetik. Apabila sel-sel kulit memperbanyak diri dengan laju yang lebih cepat, akan terbentuk tumor ganas atau massa sel kanker. Kanker kulit juga dikenal dalam istilah kedokteran sebagai melanoma.

Kanker kulit adalah salah satu jenis kanker yang paling sering dijumpai. Data yang ada menunjukkan bahwa satu dari lima penduduk Amerika didiagnosa menderita kanker kulit setiap tahunnya. Biarpun penyakit ini menyerang jutaan penduduk dunia, pengobatannya diakui lebih mudah dibandingkan kanker lainnya, selama didiagnosa dan diobati secepatnya. Apabila tidak diobati, kanker kulit bisa menyebar ke organ lain dan menyebabkan kerusakan hingga kematian.

Penyebab

Penyebab utama dari kanker kulit adalah paparan langsung dari radiasi sinar ultraviolet (UV) matahari dan sinar yang digunakan pada mesin pewarna tubuh (tanning beds). Penyebab lainnya yang tidak banyak dijumpai dapat berupa paparan bahan kimia tertentu dan sinar X, serta luka bakar. Hal-hal tersebut dapat menyebabkan perkembangan dari tiga jenis kanker kulit: karsinoma sel skuamosa, karsinoma sel basal, dan melanoma. Melanoma merupakan penyebab dari 75% kasus kanker kulit yang menyebabkan kematian di seluruh dunia, sedangkan dua jenis lainnya tidak terlalu berat.

Gejala Khas

Kanker kulit terutama berkembang pada daerah kulit yang sering terpapar sinar matahari seperti wajah, kulit kepala, lengan, dada, leher, dan telinga. Akan tetapi, perkembangan kanker pada bagian telapak tangan, kuku jari kaki, hingga area kemaluan juga dapat dijumpai.

Karsinoma sel basal akan menampilkan gambaran yang datar, menyerupai mutiara, atau tonjolan lunak berwarna coklat hingga warna kulit. Karsinoma sel skuamosa akan berbentuk nodul atau tonjolan berwarna merah tegas atau lesi datar dengan kerak dan permukaan yang bersisik. Melanoma, jenis kanker kulit yang paling berat, menunjukkan gambaran menyerupai noda coklat berukuran besar atau tahi lalat dengan bintik gelap.

Orang yang Harus Ditemui dan Jenis Pengobatan

Pasien yang menyadari adanya perubahan yang tidak biasa pada kulit mereka disarankan untuk melakukan konsultasi dengan dokter umum secepatnya. Jika dicurigai terdapat kanker kulit, pasien akan dirujuk ke dermatologis, atau biasa disebut dokter spesialis kulit. Bercak-bercak kering, serta pertumbuhan jaringan dan tahi lalat, akan diperiksa secara menyeluruh dengan alat bernama demoscope. Dokter kulit juga dapat mengambil sampel kulit untuk dilakukan biopsi sebelum menegakkan diagnosis pasti.

Jika memang pasien terkena kanker kulit, dokter kulit akan membuatkan rancangan terapi sebaik mungkin. Maka, ada beberapa hal yang akan menjadi pertimbangan, yaitu jenis kanker kulit, lokasi kanker pada tubuh, tahapan dan keagresifan dari kanker, dan kesehatan pasien secara menyeluruh. Kanker yang ringan dapat diobati melalui biopsi dan pembuangan seluruh pertumbuhan jaringan. Kanker kulit berat akan memerlukan rancangan pengobatan yang giat dan terdepan.

Pada kasus di mana kanker tidak menyebar, pilihan pengobatan yang paling umum dilakukan dapat berupa beberapa prosedur operasi di bawah ini:

  • Eksisi – Pada prosedur ini, dermatologis akan memotong kulit yang terkena kanker, serta sebagian kecil kulit normal, sebagai batas operasi

  • Kuret dan elektrodesikasi – operasi ini melibatkan proses melukai sel kanker dengan kuret. Direkomendasikan untuk karsinoma sel skuamosa serta karsinoma sel basal. Selama melakukan prosedur, sel kanker akan dibakar dengan menggunakan jarum elektrik.

  • Operasi Mohs – Prosedur ini dilakukan dengan cara pendekatan berlapis-lapis yang hanya boleh dilakukan oleh dokter spesialis kulit yang sudah menerima pelatihan mengenai operasi Mohs. Prosedur pelaksanaannya dimulai dengan dokter bedah yang membuang bagian atas kulit yang terkena kanker. Setelah itu, dokter kulit akan memeriksa sisa kulit untuk mencari sisa-sisa sel kanker. Lapisan berikutnya akan terus dibuang sampai tidak ditemukan lagi sel kanker yang tertinggal. Tingkat kesuksesan operasi ini lebih tinggi dibandingkan dengan pengobatan lainnya.

Untuk kasus-kasus di mana kanker kulit dapat terdeteksi secara dini, operasi mungkin tidak akan diperlukan. Pengobatan alternatif yang bisa digunakan berupa terapi imun, cryosurgery (membekukan sel kanker), kemoterapi kulit, terapi fotodinamik, dan terapi radiasi. Setiap pengobatan telah diciptakan untuk menghancurkan sel yang rusak dan membantu menumbuhkan kulit baru pada area yang terpengaruh.

Biarpun menjadi jenis kanker yang paling sering dijumpai, kanker kulit dapat diobati dengan baik jika didiagnosa secara dini. Pasien yang pernah mengalami kanker kulit sebelumnya, akan memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena kanker kulit lainnya. Untuk itu, pemeriksaan yang rutin dengan dokter spesialis kulit sangat disarankan.

Jika kanker kulit dibiarkan tidak diobati, akan terjadi pertumbuhan yang mendalam dan bagian tubuh lainnya juga akan terkena. Ketika kanker kulit telah menyebar, pengangkatan tulang dan otot dapat dilakukan untuk membuat pasien tetap hidup.

Sumber:

  • The Skin Cancer foundation http://www.skincancer.org/
  • http://www.cancerresearchuk.org/
Bagikan informasi ini: