Definisi & Gambaran Umum

Kanker mata adalah perkembangan kanker di mata, yang dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor yang luas. Kanker di mata dapat merupakan kanker utama (primer), yang berarti kanker tersebut berasal dari mata itu sendiri, atau bisa merupakan penyebaran kanker, yang berarti kanker tersebut berkembang dari kanker yang terbentuk di organ lain.

Kanker mata, terutama yang utama (primer), tidak ditemukan sebanyak jenis kanker yang lain. Kanker mata utama dapat mempengaruhi bagian terluar lain dari organ, termasuk kelopak mata, yang terbentuk dari jaringan saraf, otot, dan kulit. Kanker yang bermula dari dalam bola mata, dikenal sebagai sebuah kanker intraokular, dimana jenis paling umum (pada pasien dewasa) adalah limfoma dan melanoma.

Kanker mata metastasis biasanya berkembang sebagai hasil dari sel-sel kanker paru dan kanker payudara yang menyebar ke mata. Bagaimanapun, kemungkinan juga didapatkan pada orang yang menderita kanker sumsum tulang belakang, darah, prostat, kulit, tiroid, ginjal, dan kanker usus besar (kolon) untuk berkembang menjadi kanker mata metastasis.

Tumor pada kelopak mata yang paling umum biasa dikenal sebagai karsinoma sel basal. Biasanya, tumor ini tumbuh di daerah sekitar mata tapi tidak terlalu dikenal untuk menyebar di bagian lain dari tubuh. Tipe kanker di kelopak mata yang umum termasuk diantaranya adalah melanoma maligna, karsinoma sebasea, dan karsinoma skuamosa.

Penyebab Kondisi

Penyebab pasti dari kanker mata masih belum jelas, bahkan diantara tenaga kesehatan ahli yang telah melakukan penelitian mendalam mengenai topik ini. Bagaimanapun, faktor resiko dapat dikenali lebih mudah daripada mencari penyebab asal. Penelitian menunjukkan bahwa tumor mata mempengaruhi jumlah yang sama pada pasien laki-laki maupun perempuan (seperti sel kanker skuamous dan melanoma). Penelitian juga menunjukkan bahwa melanoma lebih umum didapatkan pada orang yang berasal dari ras Kaukasia, dibanding orang yang berasal dari Asia atau Afrika. Sejumlah tenaga ahli kesehatan percaya bahwa alasan banyaknya prevalensi (jumlah orang yang terkena suatu penyakit dalam waktu tertentu) kanker mata pada orang kulit putih disebabkan mata mereka yang lebih terang, yang terbukti bahwa lebih sensitif terhadap sinar matahari daripada mata yang lebih gelap.

Faktor resiko yang mungkin untuk melanoma mata yaitu peningkatan paparan cahaya matahari atau paparan terhadap radiasi UV, adanya tahi lalat, dan warna mata yang terang. Warna mata yang terang termasuk abu-abu, hijau, dan biru. Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan mata coklat lebih rendah untuk mengalami kanker mata.

Sel kanker skuamous mata, di sisi lain, lebih mudah berkembang pada pasien terinfeksi HIV. Hal ini disebabkan karena sistem kekebalan mereka yang dipengaruhi oleh infeksi virus; penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi obat penekan sistem kekebalan lebih mudah terkena sel kanker skuamous mata. HPV atau Human Papilloma Virus dapat juga meningkatkan resiko perkembangan sel kanker skuamosa.

Banyak kasus dari tipe kanker mata ini terjadi karena pasien mewarisi gen yang bermasalah dari satu atau kedua orang tuanya. Bagaimanapun, 60% dari retinoblastoma (tumor ganas primer, biasanya pada anak, berasal dari sel retina mata) terjadi pada pasien dimana orang tuanya tidak didiagnosis memiliki gen bermasalah yang menyebabkan kondisi tersebut, tapi penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang lahir dari ibu yang berusia lebih tua memiliki resiko yang sedikit lebih tinggi mengalami retinoblastoma.

Gejala Utama

Terdapat banyak gejala berkaitan dengan kanker mata. Bagaimanapun, perlu diperhatikan bahwa gejala-gejala ini dapat juga disebabkan oleh kondisi lain, dan hal ini selalu terbaik untuk dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan ahli untuk memastikan adanya kanker mata.

Orang yang menderita kanker mata dapat mengalami hilang penglihatan sebagian atau total. Nyeri di bola mata atau sekitar mata dapat diamati oleh sebagian pasien, tetapi gejala ini cukup jarang pada kanker mata. Biasanya, nyeri terjadi ketika kanker telah menyebar pada bagian terluar dari mata. Penglihatan kabur juga merupakan gejala, sama seperti penonjolan pada salah satu mata. Perubahan yang nyata pada penampakan mata juga dapat merupakan suatu tanda kanker mata.

Kanker mata dapat menyebabkan beberapa kondisi seperti melihat kilatan cahaya, bintik, atau garis berkelok di depan mata. Hilangnya salah satu penglihatan tepi juga umum ditemukan; pasien dapat melihat apapun yang ada di depan mereka dengan cukup jelas, tetapi tidak dapat melihat di bagian tepi atau sisi-sisinya. Suatu bintik gelap muncul di iris atau bagian berwarna dari mata, merupakan gejala yang lain.

Pada retinoblastoma, pasien dapat diamati apakah memiliki mata juling atau strabismus, cahaya kekuningan atau keputihan pada pupil, hilangnya penglihatan sebagian atau total. Sejumlah pasien menderita retinoblastoma juga dapat mengalami nyeri dan kemerahan pada satu atau kedua mata.

Kepada Siapa Berobat & Jenis Perawatan Tersedia

Ketika Anda mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas, hal terbaik adalah dengan berkonsultasi dengan dokter umum terlebih dahulu, yang dapat merencanakan serangkaian tes dan penapisan (pemeriksaan) untuk memastikan adanya kanker mata. Jika Anda memang memiliki kanker mata, dokter umum Anda akan merujuk Anda pada seorang oftalmologis atau dokter bedah mata untuk pengobatan lebih lanjut.

Terapi laser dapat dilakukan pada beberapa bentuk dari kanker mata. Radioterapi sering disetujui oleh seorang oftalmologis dan radiasi onkologi sebagai salah satu bentuk terapi, dan keputusan akan bergantung sepenuhnya pada lokasi dan ukuran tumor. Terapi proton, terapi radiasi yang modern, diresepkan oleh banyak tenaga kesehatan ahli untuk membantu mempertahankan jaringan yang masih sehat dan saraf optik.

Pada kasus yang lebih serius, pembedahan mungkin dapat dilakukan. Mata dapat diambil dalam sebuah enukleasi, yang masih meninggalkan kelopak mata dan otot mata yang utuh setelah mengambil bola mata. Setelah tindakan ini, sebuah mata tiruan (prostetis) akan dimasukkan. Isi dari mata dapat juga diambil, dengan meninggalkan sklera (selaput keras/putih mata) untuk memberikan penampilan yang lebih normal pada pasien. Pengobatan pada kasus yang lebih berat yaitu eksentrasi (mengambil mata, isi dari regio orbita, dan kelopak mata), sebuah pengangkatan (reseksi) dinding mata, pengambilan lapisan koroid antara retina dan sklera, dan mengambil otot badan silier dan iris.

Kemoterapi juga tersedia untuk pasien yang menderita kanker mata.

Referensi:

  • General Information: Malignant Conjunctival Tumors, The Eye Cancer Network
  • Lymphoma of the Conjunctiva, The Eye Cancer Network
  • Eye Cancer, Cancer Research UK
  • Ophthalmology, M Yanoff
  • Intraocular Melanoma Treatment, National Cancer Institute
  • Surgical Procedures, American Society of Ocularists
Bagikan informasi ini: