Apa itu Masalah Pergelangan Kaki?

Masalah pergelangan kaki adalah berbagai kondisi dan cedera yang dapat memengaruhi struktur dan fungsi pergelangan kaki. Meski beberapa masalah pergelangan kaki akan hilang dengan sendirinya atau tidak memerlukan pengobatan, sebagian besar memerlukan beberapa tindakan intervensi, yang dapat termasuk rehabilitasi atau terapi fisik, obat, dan operasi.

Pergelangan kaki, yang berada tepat di atas dan sisi masing-masing kaki, adalah sendi yang terdiri dari 3 jenis tulang, dua di antaranya adalah dari kaki. Tulang-tulang ini disebut tibia (tulang kering) dan fibula (tepat di sebelah tulang kering). Tulang ketiga terhubung pada tulang kaki, yang disebut dengan talus. Juga terdapat tonjolan, yang terdiri dari tulang. Tulang ini adalah tulang-tulang yang Anda lihat dan rasakan ketika Anda menyentuh pergelangan kaki.

Namun, tulang bukanlah satu-satunya bagian yang membentuk pergelangan kaki. Pergelangan kaki juga terdiri dari ligamen yang menyatukan tulang. Ligamen adalah bagian yang membantu membentuk struktur dan penyangga untuk pergelangan kaki. Juga terdapat tendon dan otot, yang digunakan ketika melakukan gerakan.

Secara keseluruhan, pergelangan kaki memiliki peran besar dalam kemampuan seseorang untuk bergerak, terutama menggerakan kaki. Pergelangan kaki memungkinkan gerakan ke atas dan bawah serta ke sisi-sisi kaki. Pergelangan kaki menjadi alasan mengapa seseorang dapat berlari, meloncat, berjalan, dan lainnya. Tugas dari pergelangan kaki adalah untuk cepat beradaptasi dengan bagian bawah kaki untuk membuat kaki seimbang dan dapat berjalan. Jadi, ketika pergelangan kaki terkena masalah, gerakan seseorang dapat menjadi menyakitkan dan terbatas. Dalam jangka panjang, masalah ini dapat menurunkan kualitas hidup seseorang dan bahkan membuat risiko hidupnya lebih besar.

Penyebab Masalah Pergelangan Kaki

Terdapat banyak kemungkinan penyebab masalah pergelangan kaki. Salah satu yang paling umum adalah cedera, yang dapat muncul akibat melakukan kegiatan tertentu, seperti mengangkat beban berat atau melakukan olahraga, atau kecelakaan seperti terjatuh dari tangga atau kehilangan pijakan saat berlari. Mungkin juga terdapat bengkak atau otot terkilir, yang dapat membuat berjalan atau melakukan gerakan dengan kaki menjadi sangat menyakitkan.

Masalah pergelangan kaki tertentu juga bisa muncul sejak lahir, yang berarti bermula pada saat orang tersebut masih dalam kandungan. Biasanya, cacat bawaan berkembang karena cacat atau mutasi gen tertentu, atau perkembangan sendi yang salah.

Masalah ini termasuk kaki bengkok (cavus foot), yang ditandai dengan lengkungan kaki yang lebih tinggi dan jari-jari kaki tertekuk, serta telapak kaki bengkok, di mana jari-jari kaki menghadap ke arah kaki yang lain. Di sisi lain, kebanyakan orang lahir dengan kaki yang datar. Masalah ini dapat diketahui dengan tidak adanya lengkungan kaki yang terlihat ketika seseorang berdiri, sehingga seluruh kakinya berada pada permukaan.

Penyebab lainnya mungkin termasuk pengobatan atau pemulihan pergelangan kaki yang tidak selesai. Misalnya, jika terkilirnya pergelangan kaki tidak diobati hingga selesai dan dibiarkan begitu saja, masalah tersebut dapat menjadi lebih parah, yang mungkin dapat menyebabkan pergelangan kaki lateral kronis. Masalah ini juga bisa memburuk jika terdapat jaringan parut.

Kondisi mendasar seperti diabetes juga berpotensi menjadi penyebab masalah pergelangan kaki. Diabetes dapat meningkatkan tingakt gula dalam darah secara drastis dan salah satu akibatnya adalah kerusakan saraf, yang dapat mencegah penyembuhan alami setiap bagian kaki yang terluka.

Gejala Utama Masalah Pergelangan Kaki

  • Nyeri atau rasa sakit pada pergelangan kaki
  • Kemerahan
  • Demam ringan
  • Kesulitan berjalan atau melakukan aktivitas kaki lainnya
  • Kelainan bentuk kaki dan pergelangan kaki
  • Nyeri, dari ringan hingga berat
  • Memar

Beberapa masalah pergelangan kaki sering terjadi dan sederhananya masalah ini dapat diatasi oleh dokter umum dan internis. Namun, jika masalah ini memerlukan intervensi yang lebih kompleks, pasien biasanya dirujuk ke spesialis ortopedi, seperti dokter bedah.

Masalah pergelangan kaki dapat dideteksi melalui serangakaian pemeriksaan termasuk pemeriksaan fisik. Dokter akan mencatat kemungkinan penyebab rasa sakit, atau mengetahui sendi yang nyeri atau sakit. Terkadang mungkin dokter memerlukan pasien untuk melakukan gerakan tertentu seperti berdiri atau berjalan untuk memeriksa lebih jauh kondisi pasien.

Untuk diagnosis yang lebih tepat, dokter akan meminta pemeriksaan pencitraan seperti rontgen, pemindaian CT dan MRI untuk memperoleh gambar masalah pergelangan kaki yang lebih baik.

Dari pemeriksaan tersebut, dokter dapat menganjurkan pengobatan yang tepat. Untuk kasus yang sangat ringan seperti terkilir dengan sedikit peradangan atau pembengkakan, mengistirahatkan seluruh kaki dan pergelangannya dalam waktu yang ditentukan dan mengkompresnya dengan es sudah cukup untuk mengatasi masalah tersebut. Kaki juga mungkin akan sedikit diangkat untuk meningkatkan sirkulasi darah pada daerah tersebut.

Jika terdapat rasa sakit, dokter dapat memberikan pereda nyeri, yang dapat dikonsumsi hanya bila diperlukan atau bila rasa sakitnya tidak tertahankan. Jika terdapat peradangan persisten, NSAID (obat anti radang non steroid) dapat diresepkan.

Operasi hanya dilakukan ketika pergelangan kaki kehilangan bentuk atau posisinya. Masalah ini dapat diakibatkan cacat atau cedera yang sangat serius seperti patah tulang. Salah satu operasi yang umum dilakukan adalah operasi patah tulang pergelangan kaki. Selama tindakan ini, patah tulang dapat disatukan sebelum pelat logam dan sekrup dipasang untuk membuat tulang lebih stabil. Pasien yang memiliki luka pergelangan kaki yang cukup besar biasanya menjalani rehabilitasi atau terapi, yang akan membantunya memulihkan gerakan pergelangan kaki.

Peralatan tertentu juga dapat mengurangi masalah pergelangan kaki. Misalnya, penyangga ortopedi dapat dipakai untuk memberikan kaki dan pergelangkan kaki stabilitas dan bantuan, terutama saat pasien masih menjalani terapi atau setidaknya beberapa minggu setelah operasi. Di sisi lain, sisipan sepatu dianjurkan bagi pasien yang memiliki kaki datar.

Rujukan:

  • http://www.sw.org/surgery/podiatric-common-foot-ankle-problems
  • http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ankleinjuriesanddisorders.html
Bagikan informasi ini: