Apa itu Masalah pada Tangan?

Masalah pada tangan adalah rasa sakit, cedera, atau gangguan lainnya pada seluruh bagian tangan.

Tangan adalah bagian tubuh yang sederhana. Tangan terdiri dari empat bagian dan masalah dapat muncul pada salah satu bagiannya atau lebih. Contohnya adalah pergelangan tangan, yang menghubungkan lengan dengan tangan. Cedera yang terjadi pada pergelangan tangan dapat menyebabkan cedera pergelangan tangan. Sedangkan bagian punggung tangan disebut opisthenar. Bagian ini sangat penting karena di daerah tersebut terdapat sekumpulan sistem saraf. Jika salah satu saraf ini tertarik atau mengalami cedera, Anda akan merasakan nyeri yang sangat menyakitkan. Bagian tangan yang paling bawah adalah telapak tangan, yang sama sekali tidak mengandung melanin (sehingga warnanya berbeda dari bagian tubuh lainnya) dan juga tidak memiliki folikel rambut. Jari-jari tangan terletak di telapak tangan,.

Jari jempol adalah bagian tangan yang paling menarik. Jari jempol adalah yang paling membedakan spesies manusia dengan spesies “kerabat” manusia, yaitu primata. Jari jempol manusia dapat melipat ke arah yang berbeda dari empat jari lainnya, sehingga tangan dapat lebih kuat mencengkeram.

Bagian luar tangan ditutupi oleh kulit. Sedangkan di dalamnya, tangan terdiri memiliki lebih dari 15 susunan tulang. Keberadaan tulang tidak lengkap tanpa ligamen, yang mengikat seluruh susunan tulang tersebut. Tangan juga memiliki otot. Sedangkan kuku, yang terletak pada setiap jari tangan, terdiri dari jaringan yang terbuat dari protein khusus bernama keratin, yang juga dapat ditemukan pada rambut.

Tangan berperan penting dalam berbagai macam aktivitas manusia seperti makan, memegang, bahkan untuk bekerja (seperti mengetik pada laptop atau komputer, menggunakan telepon genggam, dan lainnya). Maka dari itu, cedera atau luka pada tangan akan sangat mengganggu pergerakan dan pelaksanaan aktivitas penting, sehingga menurunkan kualitas hidup pasien.

Penyebab Masalah pada Tangan

Kelelahan karena usia adalah penyebab penyakit tangan yang paling umum. Saat seseorang bertambah tua, beberapa bagian tubuh akan semakin rentan terhadap cedera dan juga penyakit seperti artritis. Namun, bahkan orang yang baru beranjak dewasa dan remaja juga dapat merasakan kelelahan pada tangan. Cedera karena kelelahan ini biasa juga disebut keseleo repetitif, pergerakan repetitif, atau cedera tegang repetitif.

Cedera tegang repetitif adalah kondisi yang terjadi pada sistem muskuloskeletal pada tangan, pergelangan tangan, kepala, dan juga kaki. Seperti namanya, cedera ini terjadi karena penggunaan salah satu bagian tubuh secara berulang-ulang. Menurut data Occupational Safety and Health Administration (OSHA), cedera ini terjadi pada setidaknya 7% dari populasi Amerika Serikat. Cedera ini juga menyebabkan jumlah pasien di rumah sakit meningkat sebesar 14% setiap tahunnya. Beberapa jenis cedera yang biasa terjadi adalah tendinitis (peradangan pada tendon) , bursitis (pembengkakan pada bursa, yang merupakan pelicin pada tendon dan tulang), dan sindrom lorong karpal (yang muncul akibat iritasi pada saraf median).

Masalah pada tangan juga dapat bersifat bawaan, yang berarti kelainan tangan terjadi perkembangan janin. Mungkin terjadi sesuatu yang tidak normal selama pembentukan bagian tangan janin atau mungkin ada kelainan atau mutasi genetik. Dua jenis kelainan yang paling umum ditemukan adalah polydactyly (munculnya jari keenam) dan syndactyly (ada dua atau lebih jari yang menempel). Bahkan, bukan tidak mungkin janin kehilangan salah satu jari atau lebih (symbrachydactyly). Ada beberapa anak yang dapat terjangkit sindrom band amniotic.

Masalah pada tangan dapat disebabkan karena cedera pada tulang, tendon, ligamen, otot, jaringan, dan bahkan kulit. Misalnya saat kulit terkelupas, resiko infeksi akan bertambah, sehingga dapat menyebabkan peradangan atau komplikasi serius. Tulang tangan juga dapat patah, yang biasanya terjadi saat menggunakan tenaga terlalu besar atau saat tangan digunakan untuk menopang berat tubuh Anda (seperti tangan digunakan untuk menyeimbangkan badan saat terjatuh). Infeksi juga dapat muncul pada kuku jari.

Terkadang, masalah yang terjadi adalah masalah sistemik. Hal Ini berarti penyebab masalah bukan berasal dari tangan, namun dari bagian tubuh lain, yang menyebar ke tangan melalui saraf. Penyakit Parkinson, penyakit progresif yang menyerang bagian pada otak dan sistem saraf, dapat membuat tangan bergetar dan menjadi kaku. Banyak penyakit lainnya seperti fibromyalgia dan gangguan autoimun yang dapat menimbulkan nyeri sendi.

Gejala Utama Masalah pada Tangan

  • Pembengkakan atau rasa empuk pada bagian tangan manapun
  • Nyeri pada tangan, mulai dari tidak terlalu sakit sampai sakit sekali
  • Tidak mampu menekuk atau menggerakkan tangan
  • Tangan bergetar
  • Rasa tidak nyaman atau tidak enak pada bagian pergelangan tangan atau telapak tangan
  • Rasa berat pada tangan
  • Munculnya gangguan pada kulit tangan seperti lapisan kulit yang mengerak, melepuh, dan bintil-bintil
  • Munculnya tumpukan nanah (biasanya tanda terjadinya infeksi)
  • Demam
  • Rasa sakit pada bagian lengan (karena tangan terhubung dengan lengan)

Siapa yang Harus Ditemui dan Jenis Perawatan yang Tersedia

Anda dapat mengunjungi beberapa macam dokter, tergantung dari penyebab masalah pada tangan yang Anda alami. Untuk peradangan yang ringan, pasien dapat mengunjungi dokter umum atau dokter keluarga. Jika penyebab masalah pada tangan adalah patah tulang atau keseleo, sebaiknya pasien mengunjungi dokter spesialis ortopedi. Jika rasa sakit atau masalah yang dialami disebabkan oleh penyakit lain, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter spesialis yang sesuai. Misalnya, penderita rheumatiod arthritis dapat dirujuk kepada dokter spesialis rheumatologi, sedangkan untuk gangguan kulit, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis dermatologi.

Ada beberapa jenis perawatan yang dapat dilakukan untuk mengembalikan atau meningkatkan fungsi tangan. Beberapa di antaranya adalah:

  • Beristirahat
  • Kompres panas atau kompres air dingin
  • Menggunakan sarung tangan khusus yang dapat mencegah keseleo yang sering kambuh
  • Menggunakan penahan untuk menahan pergerakan dan bertindak sebagai bantalan bagi pergelangan tangan dan telapak tangan
  • Konsumsi obat-obatan untuk meringankan nyeri yang dialami serta mengobati infeksi. Obat ini dirancang untuk mengurangi munculnya nyeri dengan menghambat pengiriman sinyal rasa sakit ke otak. Obat-obatan lain dapat digunakan untuk mengatasi masalah yang terjadi di dalam tubuh. Jika masalah ini dapat diatasi, biasanya gejala-gejala yang muncul pada bagian tubuh yang lain juga dapat diminimalisir.
  • Pembedahan juga dapat dilakukan untuk merawat tulang yang patah, jaringan saraf yang tertarik, dan kelainan bawaan. Pembedahan juga dapat dilakukan untuk mengamputasi tangan atau lengan yang kondisinya parah dan dapat membahayakan pasien jika tidak diamputasi. Beberapa rumah sakit juga dapat melakukan transplantasi lengan, meskipun tindakan ini masih perlu penelitian lebih lanjut.
    Rujukan:

  • American Society of Hand Therapists

Bagikan informasi ini: