Apa itu Neuralgia?

Neuralgia adalah gangguan rasa sakit yang disebabkan oleh masalah pada sinyal saraf di sistem saraf. Gangguan ini bukan merupakan suatu penyakit melainkan suatu gejala dari kelainan ataupun cedera.

Sistem saraf terdiri dari sistem saraf pusat dan perifer. Sistem saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan sistem saraf perifer terdiri dari jaringan saraf. Saraf-saraf ini berfungsi mengirimkan informasi dari otak ke seluruh tubuh dan sebaliknya. Pada penderita neuralgia, ia bisa merasakan sakit di sepanjang jalur saraf yang rusak.

Oleh karena itu, neuralgia dibagi ke dalam beberapa jenis, tergantung pada saraf atau bagian tubuh mana yang terpengaruh. Jenis yang paling sering ditemui, antara lain:

  • Neuralgia occipital - Jenis ini menyebabkan nyeri pada bagian bawah tengkorak di dekat leher. Seringkali, rasa sakit menyebar ke bagian kepala yang lain.

  • Neuralgia pasca herpes - Jenis ini terjadi setelah onset herpes zoster yang disebabkan oleh virus zoster. Ini memengaruhi area yang sama di mana ruam terbentuk.

  • Neuralgia atipikal - Jenis ini dikenal juga sebagai ATN, yaitu bentuk serangan mendadak yang tajam, menusuk dan menyebabkan rasa sakit di rahang atau pipi. Rasa sakit terkadang menyerupai sengatan listrik. Hal ini disebabkan oleh kerusakan pada salah satu saraf kranial. Rasa sakit yang dirasakan bisa menjadi tak tertahankan ketika seseorang makan dan mengunyah.

Penyebab Neuralgia

Kerusakan saraf yang menimbulkan rasa sakit biasanya disebabkan oleh:

  • Trauma atau pembedahan - Luka akibat cedera dan operasi bisa menyebabkan kerusakan saraf.

  • Infeksi - Ini termasuk herpes zoster, hepatitis C, dan HIV / AIDS. Selain itu juga mencakup penyakit Lyme dan infeksi otak.

  • Penyakit/gangguan autoimun - Ini termasuk SLE dan sindrom Guillain-Barre.

  • Penyakit kronis - Ini termasuk diabetes, sklerosis ganda, dan masalah tulang belakang.

  • Tumor - Pertumbuhan yang abnormal dapat menekan saraf.

Gejala Utama Neuralgia

Gejalanya dari gangguan ini bisa bermacam-macam, tergantung pada lokasi saraf yang rusak di dalam tubuh. Kerusakan saraf akan menyebabkan rasa nyeri lokal. Rasa sakit yang timbul awalnya ringan dan kemudian akan berkembang dari waktu ke waktu. Namun, bukan tidak mungkin pasien juga bisa langsung mengalami rasa sakit yang parah. Rasa sakit bisa datang dan pergi dalam rentang bulan atau tahun.

Apabila tidak diobati, kondisi ini bisa menyebabkan otot menjadi lemah dan terlalu sensitif. Hal ini bisa mengakibatkan mati rasa dan sensasi kesemutan.

Gejalanya akan lebih parah jika yang terpengaruh adalah sistem saraf otonom. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya koordinasi otot. Hal ini dapat mencegah pasien untuk berbicara, menelan, atau bernafas dengan benar. Hal ini juga dapat menyebabkan kelumpuhan.

Siapa yang Perlu Ditemui dan Jenis Pengobatan yang Tersedia

Tidak ada tes khusus untuk neuralgia. Dokter menggunakan sejumlah tes untuk menyingkirkan semua kemungkinan yang dapat menyebabkan gejalanya. Pasien akan didiagnosis mengidap neuralgia jika ia telah dinyatakan terbebas dari semua kelainan atau penyakit yang dapat menyebabkan rasa sakit pada saraf.

Pada umumnya pasien mungkin akan menemui dokter umum terlebih dahulu. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mengidentifikasi saraf mana yang terkena. Dokter juga akan meninjau kembali gejala yang dialami pasien. Berdasarkan hasil tes dan lokasi dari mana rasa sakit itu berasal, maka kemudian dokter mungkin perlu melakukan rujukan. Pasien mungkin diminta untuk menemui spesialis otak atau dokter gigi.

Tes darah dan tes pencitraan dapat digunakan untuk membuat diagnosis. Tes yang dapat mengukur seberapa cepat impuls listrik bergerak melalui saraf juga akan digunakan. Tes ini dapat menyingkirkan gangguan lainnya. Dokter akan memberikan perawatan pada pasiesn berdasarkan penyebab permasalahannya. Tindakan ini mungkin akan menggunakan:

  • Pengobatan - Dokter mungkin meresepkan obat yang sama dengan yang digunakan untuk mengobati depresi atau epilepsi. Karena, biasanya kondisi ini tidak merespon obat penghilang rasa sakit standar.

  • Pemblokiran saraf - Dokter mungkin akan menyuntikkan obat langsung ke saraf yang terkena. Hal ini bisa mengurangi peradangan. Saraf juga bisa dipanaskan dengan menggunakan jarum. Kedua perawatan tersebut dapat mencegah saraf yang rusak membawa sinyal nyeri ke otak.

  • Pembedahan - Pembedahan digunakan jika saraf mendapatkan tekanan. Hal ini sering digunakan untuk menghilangkan tumor yang ada di sekitar saraf yang terkena.

  • Terapi fisik - Hal ini dapat memperbaiki gejala yang timmbul akibat kondisi ini. Tujuannya adalah untuk mengurangi rasa sakit dan menguatkan otot yang terkena

  • Terapi alternatif - Pengelolaan tingkat stres dan akupunktur juga dapat membantu memperbaiki gejala dari kondisi ini.

Dalam banyak kasus, dokter biasanya menggabungkan dua atau lebih pilihan pengobatan dari yang tercantum di atas untuk mencapai hasil yang lebih baik.

Penting bagi pasien penderita neuralgia untuk segera mencari pengobatan. Sebab, bila tidak segera diobati, kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan saraf secara permanen. Hal ini juga dapat mengakibatkan cacat fisik dan nyeri kronis. Selain itu juga, pasien juga berisiko mengalami kelumpuhan dan infeksi yang serius.

Rujukan:

  • Healthgrades Editorial Staff. “What is neuralgia?” (2017) Healthgrades Operating Company, Inc. Retrieved 28 November 2017, from https://www.healthgrades.com/conditions/neuralgia

  • “Neuralgia” (2015, December). Retrieved 28 November 2017, from https://www.healthdirect.gov.au/symptom-checker

  • “Postherpetic Neuralgia Physical Therapies.” (2010 September) National Pain Foundation Web site. Retrieved 28 November 2017, from http://www.nationalpainfoundation.org/articles/522/physical-therapies

  • Tidy, Colin MD. “Neuropathic Pain” (2016, December 28) Patient Platform Limited. Retrieved 28 November 2017, from https://patient.info/health/neuropathic-pain

  • “Trigeminal Neuralgia” (2016, February). National Health Services. Retrieved 28 November 2017, from https://www.nhs.uk/conditions/trigeminal-neuralgia/

Bagikan informasi ini: