Apa itu Nyeri Pergelangan Kaki?

Nyeri pergelangan kaki adalah gejala umum dari cedera (seperti keseleo pergelangan kaki atau patah tulang) atau penyakit yang menyerang telapak kaki (seperti radang sendi, asam urat, sindrom lorong tarsus, infeksi, and tendonitis).

Pasien yang mengalami nyeri pada pergelangan kaki dapat menemui dokter umum, ahli ortopedi, atau spesialis tulang dan sendi, untuk mendapat pengobatan dalam bentuk obat-obatan, terapi, atau operasi — tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya.

Penyebab Nyeri Pergelangan Kaki

Nyeri pada telapak atau pergelangan kaki dapat disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah:


Penyakit:

  • Osteoartritis – Penyakit ini disebabkan oleh penuaan, yang biasanya memengaruhi telapak dan pergelalangan kaki, sendi lutut, panggul, dan tangan. Osteoartritis ditandai dengan jaringan tulang rawan yang telah aus akibat gesekan berulang kali, sehingga menyebabkan tulang sendi saling bersentuhan.
  • Reumatoid artritis – Penyakit ini termasuk gangguan sistem kekebalan tubuh, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel sinovial atau cairan pelumas yang melancarkan pergerakan sendi. Oleh sebab itu, setiap sendi bergerak, pasien akan merasa sangat nyeri.
  • Tendonitis – Penyakit ini memengaruhi tendon; jaringan ikat tebal yang menyatukan otot dan tulang. Peradangan atau iritasi tendon yang menjadi ciri penyakit ini, akan menimbulkan rasa nyeri dan membatasi pergerakan.
  • Asam urat – Penyakit ini adalah bentuk dari artritis yang diperburuk oleh tingginya kadar asam urat dalam darah. Penyakit ini ditandai oleh kristal urat yang terkumpul pada sendi.
  • Bursitis – Penyakit ini ditandai dengan peradangan bursa. Bursa adalah suatu lapisan pelindung sendi seperti kantung, yang mencegah gesekan dan rasa nyeri saat otot dan tendon bertemu dengan tulang.
    Cedera:

  • Pergelangan kaki terkilir – Cedera ini terjadi ketika ligamen pergelangan kaki meregang melebihi batas normal.

  • Pergelangan kaki keseleo – Cedera ini ditandai dengan robekan otot pada pergelangan kaki yang biasanya diakibatkan oleh trauma, otot yang terlalu bekerja keras, atau pergerakan sehari-hari.
  • Tenosivitis] – Kondisi yang juga disebut peradangan lapisan pelindung tendon ini, memengaruhi sinovium; yaitu cairan pelindung yang membantu tendon bergerak dengan mudah. Tenosivitis biasanya muncul akibat cedera.
  • Patah tulang – Kondisi ini serius dan termasuk gawat darurat. Pasien yang mengalami patah tulang harus segera menerima perawatan medis. Patah tulang biasanya disebabkan oleh trauma atau tekanan berlebih yang tidak mampu ditahan oleh tulang. Patah tulang terjadi dengan tingkat keparahan yang berbeda. Tingkat yang paling parah adalah patah tulang terbuka, di mana tulang yang patah menyeruak keluar kulit dan menyebabkan luka terbuka.

Gejala Utama Nyeri Pergelangan Kaki

Nyeri pada telapak atau pergelangan kaki berkisar dari tingkat yang ringan hingga parah, tergantung pada penyebabnya. Rasa nyeri bisa terus terasa, atau mungkin hilang saat beristirahat dan kembali datang saat telapak kaki menahan beban; seperti saat berdiri atau berjalan. Rasa nyeri juga dapat terasa cukup kuat atau sangat menusuk dan tajam.

Rasa nyeri dapat disertai oleh gejala lain, seperti:

  • Pembengkakkan atau peradangan
  • Kemerahan
  • Pergerakan yang terbatas
    Jenis , lokasi tepat, dan gejala lain yang menyertai rasa nyeri, akan membantu dokter memastikan penyebab pasti rasa nyeri. Untuk membuat atau memastikan sebuah diagnosis, dokter biasanya memerlukan uji diagnostik, seperti:

  • Latihan fisik

  • CT scan
  • MRI scan
  • Rontgen

Siapa yang Perlu Ditemui dan Jenis Pengobatan yang Tersedia

Orang yang mengalami nyeri telapak atau pergelangan kaki dapat menemui dokter umum, yang dapat memeriksa gejala lainnya untuk menentukan penyebab rasa nyeri. Apabila rasa nyeri disebabkan oleh suatu penyakit, maka dokter umum akan menganjurkan untuk pengobatan penyakit tersebut. Akan tetapi, apabila rasa nyeri diakibatkan oleh masalah tulang, dokter umum akan merujuk pasien kepada spesialis ortopedi atau spesialis tulang dan sendi.

Tujuan dari pengobatan yang mengatasi nyeri pada telapak atau pergelangan kaki adalah:

  • Untuk memberikan pertolongan pertama saat dibutuhkan, seperti pada kasus cedera
  • Untuk meredakan rasa nyeri dan gejala lain yang dirasakan
  • Untuk mengatasi penyebab utama rasa nyeri
  • Untuk memulihkan fungsi normal dan pergerakan
    Rasa nyeri dapat diredakan dengan menggunakan obat-obatan seperti obat anti-radang yang diminum, atau injeksi kortison yang disuntikkan melalui vena.

Metode pengobatan utama berbeda-beda tergantung pada penyebabnya. Pada kasus seperti keseleo ringan, rasa nyeri akan hilang dengan sendirinya setelah 24 jam. Pada kasus yang lebih parah, pengobatan pun diperlukan.

Pengobatan tanpa operasi di antaranya adalah:

  • Arch support (bantalan untuk lengkungan telapak kaki)
  • Kawat atau tongkat
  • alat penguat gerak tubuh khusus
  • Alas kaki yang telah disesuaikan dengan pengguna
  • Latihan fisik
  • Es
  • Obat-obatan
  • Mengistirahatkan telapak atau pergelangan kaki yang sakit
  • Injeksi steroid
    Sebaliknya, pengobatan dengan operasi melibatkan penggabungan sendi atau penggantian sendi. Penggabungan sendi, yang juga disebut arthrodesis, adalah operasi di mana tulang atau sendi pada telapak atau pergelangan kaki digabungkan dengan menggunakan baut, pelat, dan batang penyambung. Sedangkan operasi penggantian sendi atau pergelangangan kaki, melibatkan penggunaan implan sendi tiruan.

Selama dan setelah pengobatan, pergerakan seperti semula pada telapak atau pergelangan kaki dipulihkan dengan terapi fisik.

Rujukan:

  • Abu-Laban RV, Rose NGW. Ankle and foot. In: Marx JA, Hockberger RS, Walls RM, et al, eds. Rosen's Emergency Medicine: Concepts and Clinical Practice. 8th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Mosby; 2013:chap 58.

  • Irwin TA. Tendon injuries of the foot and ankle. In: Miller MD, Thompson SR, eds. DeLee and Drez's Orthopaedic Sports Medicine. 4th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2015:chap 117.

  • Koenig MD. Ligament injuries. In: DeLee JC, Drez D Jr, Miller MD, eds. DeLee and Drez's Orthopaedic Sports Medicine. 3rd ed. Philadelphia, Pa: Saunders Elsevier; 2009:section C.

  • Baer GS, Keene JS. Tendon injuries of the foot and ankle. In: DeLee JC, Drez D Jr, Miller MD, eds. DeLee and Drez's Orthopaedic Sports Medicine. 3rd ed. Philadelphia, Pa: Saunders Elsevier; 2009:section D.

Bagikan informasi ini: