Definisi dan Gambaran Umum

Nyeri tumit adalah masalah kesehatan umum yang dialami lebih dari dua juta orang di Amerika Serikat saja. Biasanya disebabkan oleh sejumlah kondisi, termasuk cedera dan kelainan tulang, otot, tendon, dan saraf dari kaki, nyeri tersebut dirasakan baik di bawah tumit atau di belakang tumit. Meskipun gejala tersebut tidak mengancam nyawa, nyeri tumit yang menetap dapat melemahkan, dan jika tidak ditangani secara memadai, dapat mengganggu kegiatan olahraga dan bahkan kegiatan sehari-hari.

Penyebab Kondisi

Penyebab utama dari nyeri tumit adalah penggunaan berlebihan, penyebaran yang tidak seimbang dari berat badan, dan luka menetap yang disebabkan kegiatan fisik seperti berlari dan jogging. Tumit menyerap sebagian besar dari berat seseorang dan berlari membuat lebih banyak tekanan pada tumit. Karena hal ini, atlet cenderung lebih memiliki resiko yang lebih besar untuk mengalami kondisi ini. Rasa sakit ini, yang biasanya dikaitkan dengan tegangan dan tekanan yang berulang, menghasilkan nyeri ringan yang akan membaik dengan istirahat.

Hal paling umum dari penyebab nyeri tumit baik pada individu atlet dan non-atlet adalah plantar fasciitis. Plantar fascia, yang merupakan jaringan berserat terletak di bawah kaki, dirancang untuk menunjang bagian bawah dan lengkung kaki. Melompat berlebihan dan berlari, perputaran kaki (pronasi) berlebihan dan berat badan berlebih (obesitas) dapat menyebabkan plantar fascia menjadi meregang berlebihan dan rusak, yang menyebabkan peradangan dan nyeri di kaki dan tumit. Nyeri yang disebabkan oleh plantar fasciitis, biasanya dirasakan di bawah tumit, umumnya berhubungan dengan berlari dan sering ditemukan pada wanita.

Penyebab umum lain adalah Achiles Tendinitis. Dibandingkan dengan plantar fasciitis, nyeri dari Achilles tendinitis dirasakan pada bagian belakang dari tumit, bukan di bawahnya. Tendon Achilles adalah jaringan yang menghubungkan tumit dengan otot betis. Kondisi ini berlangsung sejak lama (kronis), menyebabkan penurunan fungsi (degenerasi) dan kelemahan dari tendon Achilles, sehingga menghasilkan nyeri tumit. Atlet yang tiba-tiba meningkatkan intensitas kegiatan biasanya mengalami kondisi ini.

Selain hal tersebut, penyebab utama lainnya nyeri tumit adalah sebagai berikut:

  • Bursitis dari tumit, atau peradangan pada kantung berisi cairan tumit biasanya disebabkan tekanan yang menetap karena pemakaian sepatu yang tidak sesuai
  • Perkembangan tonjolan tumit, atau tonjolan tulang dari tumit, yang biasanya disebabkan oleh peradangan berkepanjangan (kronis) pada daerah dimana jaringan lunak terikat pada tulang.
  • Nyeri pergelangan dan terkilir (keseleo), yang merupakan cedera pada ligamen dan otot, atau masing-masing.
  • Fraktur kalkaneus, atau retak tulang tumit. Fraktur kalkaneus biasanya disebabkan oleh cedera berdampak tinggi pada kaki, seperti yang dialami pada kecelakaan berkendara atau jatuh.
  • Sindroma Tarsal Tunnel atau penekanan saraf kaki, khususnya, saraf tibialis , yang membawa rasa dari tumit.
  • Neuropati perifer, yang umum ditemukan pada penderita diabetes, menyebabkan mati rasa dan nyeri di kaki dan tumit.
  • Infeksi tulang atau osteomyelitis
  • Berbagai macam arthritis/peradangan
  • Fibromatosis (jaringan ikat muda yang tumbuh berlebih)
  • Atrofi (penyusutan jaringan otot/saraf) dari bantalan lemak
  • Penyakit Severs , yang disebabkan karena trauma berulang pada pertumbuhan plat calcaneus dan umum terjadi pada atlet anak-anak.

Gejala Kunci

Penyebab umum nyeri tumit umumnya menghasilkan nyeri unilateral, yang dapat dirasakan baik di bawah atau di belakang tumit, dan dapat juga melibatkan lengkung dari kaki. Gejala ini umum terjadi pada pasien yang memiliki riwayat penambahan berat badan atau peningkatan jumlah kegiatan atau olahraga atau mereka yang memiliki riwayat luka pada kaki.

Nyeri tumit jarang terjadi secara bersamaan di kedua kaki; nyeri tumit di kedua belah kaki dapat disebabkan karena kondisi sistemik, seperti artritis (radang) atau neuropati (gangguan saraf).

Plantar fasciitis, khususnya, muncul dengan nyeri saat terbangun di pagi hari atau setelah suatu periode istirahat. Nyeri tersebut biasanya membaik setelah peregangan dan berjalan, tetapi mengangkut beban berat dalam waktu lama menyebabkan nyeri semakin memburuk.

Kepada Siapa Berobat dan Jenis Perawatan Tersedia

Jika Anda mengalami nyeri tumit, hal pertama yang Anda lakukan adalah mengurangi tekanan pada tumit anda dengan tidak bertumpu pada kaki dan lebih memilih duduk. Pada beberapa kasus, terkadang perlu tidak melakukan gerakan pada kaki Anda selama beberapa hari. Penggunaan kompres dingin dapat mengurangi bengkak. Menggunakan sepatu yang sesuai dengan bantalan sol dan dukungan lengkungan, terutama ketika Anda berlari atau jogging, sangat diperlukan untuk meringankan gejala dan mencegah kejadian berulang.

Bagaimanapun, jika nyeri terjadi menetap dan muncul dengan bengkak atau demam, dan jika Anda tidak mampu berjalan dengan normal, hal terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter spesialis. Seorang dokter bedah kaki dan pergelangan, podiatrist (ahli penyakit kaki), atau seorang dokter bedah tulang (ortopedi), akan mampu melakukan diagnosa pada kondisi anda dan memberikan terapi yang sesuai.

Untuk mendiagnosa secara pasti penyebab dari nyeri tumit, dokter yang mendiagnosa Anda akan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik yang menyeluruh dan akan mencari karakter tertentu dari nyeri tumit anda, termasuk lokasi, pemicu apapun, dan hubungan dengan kejadian nyeri pada kegiatan Anda. Beberapa pemeriksaan dan pencitraan, seperti rontgen, juga mungkin dilakukan.

Pengobatan nyeri, terutama obat anti-peradangan nonsteroid, dapat menurunkan pembengkakan dan radang pada tumit. Jika nyeri terjadi menetap, dokter Anda dapat memberikan suntikan steroid.

Terapi fisik juga dapat memperbaiki gejala dan mencegah kejadian berulang nyeri tumit. Ahli Terapi fisik Anda akan mengajari latihan peregangan dan penguatan dan menyarankan Anda untuk menurunkan beban kerja pada kaki. Alat bantuan khusus dan kawat, atau ortotik, dapat juga digunakan untuk mennyebarkan tekanan pada tumit, menghasilkan penurunan rasa nyeri, terutama ketika pagi hari. Untuk nyeri tumit yang tidak berhenti, pembedahan dapat menjadi pilihan.

Referensi:

  • Heel Pain – American Orthopaedic Foot and Ankle Society. https://aofas.org/
  • Heel Pain – NSH Choices. https://nhs.uk/conditions/heel-pain/pages/introduction.aspx/
Bagikan informasi ini: