Apa itu Obstruksi Usus Dua Belas Jari?

Usus dua belas jari adalah bagian usus pertama yang bertanggung jawab dalam menyerap zat gizi dari makanan setengah cerna yang berasal dari lambung. Usus dua belas jari atau duodenum pun mempunyai peran penting dalam penyerapan unsur kimiawi makanan. Duodenum akan memanfaatkan enzim saluran pencernaan yang dilepaskan oleh pankreas, kantung empedu, dan hati.

Usus dua belas jari dapat tersumbat akibat kerusakan jaringan, tukak lambung, kelainan kongenital, atau pertumbuhan jinak atau ganas. Penyumbatan atau obstruksi menyebabkan:

  • Akumulasi makanan, udara, dan getah lambung di atas lokasi obstruksi

  • Pertumbuhan bakteri di dalam lambung

  • Dehidrasi

  • Sistem pencernaan dan gizi buruk

  • Ketidakseimbangan cairan dan elektrolit

  • Infeksi dan radang selaput rongga perut (peritonitis)

Penyebab Obstruksi Usus Dua Belas Jari

Obstruksi usus dua belas jari dapat terjadi pada orang dewasa dan bayi. Pada orang dewasa, penyebab umum obstruksi adalah cedera berulang dan luka pada usus dua belas jari akibat tukak lambung kronis. Tukak lambung adalah luka yang tumbuh di lapisan usus kecil, esofagus bawah, dan lambung. Luka disebabkan oleh asam lambung dan bakteri H. pylori. Namun, perkembangan teknologi pengobatan untuk tukak lambung berhasil meminimalisir timbulnya obstruksi.

Penyebab lain dari obstruksi usus dua belas jari adalah:

  • Batu empedu

  • Menghirup benda asing

  • Infeksi atau radang yang disebabkan oleh penyakit tertentu, termasuk penyakit Crohn dan diverkulitis

  • Pertumbuhan jinak atau ganas

Pada bayi, obstruksi biasanya disebabkan oleh kelainan bawaan. Kondisi ini memicu stenosis duodenum (penyempitan usus dua belas jari), saluran duodenum kurang berkembang (hipoplasia duodenum), dan lumen duodenum tidak terbentuk sempurna (atresia duodenum). Obstruksi usus dua belas jari juga dapat terjadi karena malrotasi duodenum atau kondisi usus yang terlilit (volvulus).

Gejala Utama Obstruksi Usus Dua Belas Jari

Gejala dari usus dua belas jari yang tersumbat meliputi:

  • Muntah - Tanda klasik dari kondisi usus dua belas jari yang tersumbat. Karena makanan dan sari lambung tidak mampu melewati usus dua belas jari, maka keduanya akan menumpuk di area obstruksi dan naik kembali ke lambung. Muntah seringkali berwarna kehijauan karena pengaruh empedu.

  • Nyeri perut - Seringkali digambarkan seperti nyeri hilang timbul yang dapat memburuk jika obstruksi berkembang menjadi strangulasi.

  • Mual

  • Distensi perut - Saat makanan yang tidak tercerna menumpuk di dalam usus dua belas jari, dinding usus kecil akan melebar, sehingga akan menekan jaringan di sekitarnya.

  • Gangguan pencernaan

  • Sulit makan dan muntah dalam beberapa jam pasca kelahiran (pada bayi)

  • Palpitasi usus - Ketika usus dua belas jari tersumbat, otot dinding perut akan berkontraksi untuk memaksa makanan padat dan cair untuk melewati usus. Karena tersumbat, kontraksi peristaltik menjadi sangat cepat atau palpitasi di dalam usus.

  • Perubahan kebiasaan buang air besar

  • Sembelit

Siapa yang Perlu Ditemui dan Pengobatan yang Tersedia

Usus dua belas jari yang tersumbat memicu gejala yang sama dengan penyakit saluran pencernaan lain. Untuk mendiagnosis dan menangani kemungkinan penyakit dan kelainan lainnya, maka tes dan prosedur berikut akan dilaksanakan:

  • Rontgen perut, yang dapat memperlihatkan pembengkakan usus dua belas jari

  • Rontgen dada dan ekokardiogram - Jika pasien masih bayi, tes ini tetap dilakukan untuk memeriksa kelainan bawaan lainnya dan kelainan jantung.

  • Hitung darah lengkap (CBC)

  • Rontgen contrast-enhanced, yang dilakukan apabila diduga terjadi volvulus

  • Pengukuran elektrolit, nitrogen urea darah, dan darah lainnya

  • Uji fungsi ginjal dan pankreas

  • USG

  • Urinalisis

Pengobatan

Pasien bayi akan langsung mendapatkan pengobatan untuk komplikasi obstruksi. Dekompresi lambung dan usus dua belas jari dilakukan untuk mencegah penumpukan makanan di dalam usus. Pasien bayi juga akan diberi cairan infus untuk mencegah dehidrasi dan mengembalikan keseimbangan elektrolit.

Pengobatan yang tepat untuk obstruksi usus dua belas jari adalah prosedur bedah yang disebut duodenoduodenostomi. Ini dilakukan di bawah pengaruh bius total dan memerlukan sayatan panjang di bagian perut atau sayatan kecil (metode laparoskopi) untuk menjangkau usus dua belas jari. Lalu, dokter bedah akan membuka saluran usus dua belas jari dan menghubungkan ujung lumen duodenum.

Meski terdapat perkembangan dalam teknik bedah, sebanyak 22% pasien anak yang menjalani prosedur ini menderita komplikasi terlambat, yang termasuk:

  • Sindrom Blind-loop

  • Motilitas duodenum berubah

  • Gastritis

  • Esofagitis

  • Penyakit asam lambung (GERD)

  • Pankreatitis

  • Kolesistitis

Karena alasan ini, pasien dijadwalkan untuk janji temu lanjutan, yang membantu dokter mendeteksi tanda-tanda awal komplikasi. Dengan begitu, komplikasi dapat diobati dan ditangani sebelum semakin memburuk.

Rujukan:

  • Alatas FS, Masumoto K, Esumi G, Nagata K, Taguchi T. Significance of abnormalities in systems proximal and distal to the obstructed site of duodenal atresia. J Pediatr Gastroenterol Nutr. 2012 Feb. 54(2):242-7

  • Redel, Carol A., and R. Jeff Zeiwner. “Anatomy and Anomalies of the Stomach and Duodenum.” In Sleisenger & Fordtran’s Gastrointestinal and Liver Disease, edited by Mark Feldman, et al. Philadelphia: W. B. Saunders Co., 1997.

Bagikan informasi ini: