Definisi dan Gambaran Umum

Ortotik adalah cabang ilmu kesehatan yang mempelajari cara perancangan dan pembuatan alat bantu pendukung tulang pada sepatu yang dapat membantu para pasien dengan berbagai macam gangguan pada kaki. Alat bantu pendukung tulang pada sepatu, seperti sol dan penyangga (braces), dibuat dari bahan karet, logam, plastik, kulit, dan bahan sistetis lain seperti serat karbon, EVA, termoplastik, atau gabungan dari bahan-bahan tersebut. Tujuan utama dari alat tersebut adalah untuk menjaga kaki agar tetap berada pada posisi netral. Selain itu, alat ini juga dapat melindungi kaki dari penggunaan yang berlebihan. Pada beberapa kasus, alat ini juga dapat membantu meredakan nyeri pada kaki.

Gangguan kaki yang berbeda memerlukan alat bantu pendukung tulang yang berbeda, yang diberikan oleh dokter ahli ortotik. Untuk alat bantu tulang yang lebih umum, para pasien dapat memilih antara alat biasa yang dapat diperoleh tanpa resep dokter, tersedia di apotik atau toko perlengkapan olahraga, atau memesan sendiri, yang biasanya lebih mahal. Untuk alat yang leih jarang ditemui dan memiliki fungsi yang sangat khusus, seorang pembuat alat bantu akan membuat alat tersebut berdasarkan kondisi masing-masing pasien.

Penyebab Kondisi

Alat bantu pendukung tulang memiliki beberapa fungsi tergantung pada kebutuhan pasien. Beberapa diantaranya adalah:

  • Untuk mengendalikan dan memandu sendi atau bagian tubuh
  • Untuk membatasi atau melumpuhkan satu bagian tubuh tertentu
  • Untuk mendukung tungkai yang lemah
  • Untuk membatasi pergerakan
  • Untuk mendukung pergerakan
  • Untuk mengurangi beban yang ditanggung oleh kaki
  • Untuk mempercepat masa pemulihan pasca pelepasan gips pada kasus patah tulang
  • Untuk memperbaiki masalah perputaran gerak kaki (pronasi)
  • Untuk meningkatkan kemampuan atletis
  • Untuk mengurangi nyeri
  • Untuk melindungi kaki dari cedera

Orang-orang menggunakan alat bantu pendukung tulang untuk beberapa alasan, diantaranya:

  • Kondisi serius seperti kelumpuhan pada otak atau spina bifida
  • Riwayat cedera pada sumsum tulang belakang
  • Riwayat stroke
  • Nyeri tumit (plantar fasia) dan masalah peradangan jaringan lembut lainnya
  • Kelainan tulang belakang
  • Radang sendi
  • Patah tulang
  • Kelumpuhan
  • Saraf siatik
  • Gangguan saraf di sela jari kaki (Neuroma Interdigital)
  • Gangguan pada otot

Gejala Utama

Untuk memastikan apakah alat bantu pendukung tulang diperlukan untuk mengatasi kondisi Anda atau tidak, perhatikan munculnya gejala-gejala berikut ini:

  • Nyeri pada kaki saat sedang berdiri
  • Nyeri pada kaki saat sedang berjalan
  • Otot yang tegang
  • Otot yang robek
  • Nyeri pada lutut
  • Nyeri pada punggung
  • Nyeri pada leher
  • Nyeri pada pinggul
  • Nyeri pada tumit
  • Kapalan
  • Kelainan bentuk tulang ibu jari kaki (Bunion)
  • Radang tendon Achilles (Tendonitis Achilles)
  • Penjepitan dan penebalan saraf kaki (Neuroma Morton)
  • Bidai tulang kering
  • Nyeri tulang tempurung lutut (Sindrom Patella Femoral)
  • Ketika sepatu rusak sebelah
  • Ketika sepatu lebih cepat rusak

Jika Anda mengalami gejala di atas, maka kaki Anda sebaiknya diperiksa oleh seorang ahli ortotik. Pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan TOG Gaitscan, sebuah teknologi komputer canggih.

Jika Anda mengalami kelumpuhan atau gerak yang terbatas, maka dokter akan merujuk Anda untuk menemui seorang ahli ortotik jika Anda memerlukan alat bantu pendukung tulang selama masa pemulihan.

Siapa yang Dapat Ditemui dan Jenis Perawatan yang Tersedia

Jika menurut Anda alat bantu pendukung tulang akan membantu Anda, maka temuilah seorang ahli ortotik atau seorang ahli tulang (ortopedis), yang dapat membuat rencana perawatan bagi Anda.

Saat ini Anda bisa mendapatkan alat bantu pendukung tulang yang dibuat khusus untuk keperluan Anda dengan mudah berkat proses produksi yang semakin canggih. Sekarang, alat bantu pendukung tulang dibuat menggunakan cetakan plester Paris dari bagian tubuh yang memerlukan bantuan. Rancangan peralatan yang telah dibuat kemudian dibuat menggunakan mesin CAD/CAM dan CNC. Teknologi percetakan 3D juga telah membuat pembuatan alat bantu pendukung tulang menjadi lebih tepat dan mudah.

Alat bantu pendukung tulang dikelompokkan berdasarkan bagian tubuh dimana mereka digunakan. Di bawah ini merupakan jenis-jenis alat bantu pendukung tulang:

1. Alat bantu tulang tungkai atas

  • Alat bantu tulang klavikular dan pundak
  • Alat bantu tulang siku
  • Alat bantu tulang lengan
  • Alat bantu tulang tubuh bagian atas
  • Alat bantu tulang tangan
  • Alat bantu tulang lengan bagian bawah – pergelangan tangan
  • Alat bantu tulang lengan bagian bawah – pergelangan tangan – ibu jari
  • Alat bantu tulang lengan bagian bawah – pergelangan tangan – tangan

2. Alat bantu tulang tungkai bawah

  • Alat bantu tulang kaki – alat bantu tulang jenis ini merujuk pada bantalan buatan yang dimasukkan ke dalam sepatu. alat bantu kaki tersedia dalam beberapa jenis berbeda, seperti sol sepatu olahraga, sol sepatu lari, dan sol untuk sepatu fesyen. Tersedia juga alat bantu yang dirancang khusus untuk anak-anak, orang berusia lanjut, dan para penderita radang sendi.

  • Alat bantu tulang pergelangan kaki-kaki (AFO) – Alat bantu tulang jenis ini adalah penyangga (brace) yang menutupi keseluruhan area pergelangan kaki hingga kaki; mereka juga dikenal sebagai penyangga kaki. Alat ini merupakan alat bantu tulang yang paling umum digunakan, meliputi sekitar 26% dari penggunaan alat bantu di Amerika Serikat. Karena penggunaannya yang luas, alat bantu ini tersedia dalam beberapa jenis, seperti lentur, kaku, anti-talus, dan sendi lentur Tamarack untuk mengatasi masalah kaki yang berbeda-beda.

  • Alat bantu tulang lutut-pergelangan kaki-kaki (KAFO) – alat bantu ini berukuran lebih panjang dan menutupi lutut hingga kaki pasien. Alat bantu jenis ini sangat berguna untuk mengatasi kelumpuhan.

  • Alat bantu tulang lutut (KO) – Juga dikenal sebagai penyangga (brace) lutut, alat bantu jenis ini mendukung dan melindungi lutut. Alat bantu jenis ini sangat berguna ketika kelenturan dan kestabilan lutut terganggu, seperti pada kondisi penyakit saraf (neurologis) dan kelainan pada otot. Penyangga lutut juga bermanfaat bagi pada penderita radang sendi dan radang tulang karena mereka dapat menyelaraskan kembali sendi lutut dengan varus (kelainan tulang kaki mengarah ke dalam/berbentuk “X”) atau valgus (kelainan tulang kaki mengarah keluar/berbentuk “O”).

  • Penyangga profilaktik – Penyangga jenis ini bermanfaat bagi para atlet olahraga yang melibatkan kontak tubuh cukup banyak seperti sepakbola karena penyangga ini dapat melindungi ligamen.

  • Penyangga fungsional – Jenis ini ditujukan bagi para penderita cedera lutut. Rancangan alat bantu jenis ini menolong mereka untuk mencegah lutut melengkung secara berlebihan. Pada jangka panjang, jenis penyangga ini dapat meningkatkan kekuatan dan kelincahan lutut.

  • Penyangga rehabilitasi – Tujuan utama dari penyangga jenis ini adalah untuk membatasi pergerakan pada saat masa pemulihan. Jenis ini sangat umum digunakan setelah perbaikan cedera sendi luar (rekonstruksi ACL), tahap rehabilitasi bagi pasien yang mengalami cedera ACL.

3. Alat bantu tulang belakang

Perlengkapan alat bantu tulang belakang digunakan untuk mengatasi kelengkungan yang tidak normal pada tulang belakang, yang merupakan faktor yang penting pada kebanyakan kondisi kesehatan pada tulang belakang, seperti skoliosis. Alat bantu ini juga dapat digunakan sebagai bagian dari terapi rehabilitasi pada patah tulang belakang. Alat bantu tulang belakang tersedia dalam beberapa jenis, seperti:

  • Penyangga Milwaukee
  • Penyangga Boston
  • Penyangga pelengkung Charleston
  • Penyangga Jewett – Penyangga jenis ini mempercepat pemulihan dan rehabilitasi pada patah tulang baji bagian depan
  • Penyangga Halo – Penyangga ini merupakan penyangga tulang dada servikal yang membatasi pergerakan dari tulang belakang servikal pada masa pemulihan setelah cedera atau patah tulang.

Ketika mencoba perlengkapan alat bantu pendukung tulang, pastikan Anda memerhatikan beberapa peraturan utama dalam penggunaan alat tersebut:

  • Perlengkapan tersebut haruslah terasa nyaman
  • Alat bantu tersebut harus dapat meredakan gejala yang Anda rasakan sebelumnya
  • Alat bantu tersebut harus memiliki jaminan dari pembuatnya

Patut dicatat bahwa alat tersebut tidak dapat mengatasi cedera atau penyakit sepenuhnya. Alat ini digunakan sebagai bagian dari rencana penyembuhan bersama dengan obat-obatan, pembedahan, dan terapi fisik.

Sumber:

  • American Academy of Orthotists and Prosthetists
  • The American College of Foot and Ankle Orthopedics Medicine: “Prescription Custom Foot Orthoses Practice Guidelines”
  • Afzal B, Bashir MS, Noor R. (2014). “Role of foot orthosis in management of planter fasciitis.” Rawal Medical Journal.
Bagikan informasi ini: