Apa Itu Patah Tulang Tangan?

Tangan memiliki setidaknya 27 tulang dan merupakan salah satu bagian yang paling sering digunakan dan terkadang bagian tubuh yang sering terluka, termasuk patah tulang. Patah tulang tangan terjadi ketika hantaman beban berat diberikan pada tangan, sehingga mematahkan tulang. Dengan begitu banyaknya tulang pada tangan, ada kemungkinan lebih dari satu tulang dapat patah pada waktu bersamaan.

Namun, tidak semua hantaman dapat menyebabkan patah tulang. Bisa jadi tulang hanya terdislokasi (bergeser) dan tidak patah. Gejala dislokasi mirip dengan patah tulang.

Patah tulang dapat mengakibatkan rasa sakit, bengkak, dan bahkan penurunan fungsi pada bagian yang sakit. Keparahan patah tulang dapat bervariasi. Jika patah tulang meninggalkan tulang yang sejajar dan stabil, kondisi tersebut disebut sebagai patah tulang sederhana atau tertutup. Namun, hantaman yang ekstrim dapat memetahakan tulang menjadi potongan, yang mengakibatkan patah tulang yang tidak stabil. Jika tulang hancur menjadi banyak potongan, kondisi ini disebut fraktur kominuta.

Jika patah tulang menyebabkan tulang keluar dari kulit, kondisi tersebut disebut patah tulang majemuk. Patah tulang majemuk memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi, terutama jika luka tidak ditangani secepatnya atau segera setelah patah tulang terjadi.

Penyebab Patah Tulang Tangan

Patah tulang merupakan akibat dari hantaman kuat pada tangan. Hantaman tersebut dapat disebabkan oleh alat tajam atau tumpul, atau jika seseorang terjatuh dan menahan berat tubuhnya dengan tangan. Dalam kasus tersebut, tangan dan pergelangan tangan memiliki risiko patah tulang.

Gejala Utama Patah Tulang

Patah tulang biasanya sangatlah menyakitkan, lebih sakit lagi jika tulang menembus kulit. Daerah patah tulang akan segera membengkak. Jika patah tulang dinyatakan parah, kondisi ini dapat menyebabkan deformasi, seperti jari bengkok.

Tangan juga akan kehilangan beberapa gerakannya. Kondisi ini dapat berlangsung lama setelah patah tulang sembuh, terutama karena ligamen dan tendonnya juga terpengaruh. Jika patah tulang mempengaruhi sendi, terdapat kemungkinan sendi tersebut dapat terserang artritis.

Penting untuk mengenali perbedaan antara terkilir dan patah tulang. Beberapa orang mungkin berpikir bahwa tangan mereka hanyalah terkilir ketika mereka sebenarnya telah mematahkannya. Jika patah tulang tidak ditangani, kondisi tersebut dapat menyebabkan hilangnya kemampuan menggerakan tulang atau cacat permanen.

Siapa yang Harus Ditemui dan Bentuk Pengobatan yang Tersedia

Jika Anda mengalami patah tulang atau jika Anda menduga bahwa Anda mungkin telah mematahkan tulang Anda, sebaiknya segera pergi ke unit gawat darurat rumah sakit. Patah tulang dianggap sebagai keadaan gawat darurat.

Dokter, kemungkinan besar ahli bedah tulang, akan meminta pemeriksaan sinar-X tangan untuk menentukan tingkat kerusakan. Kemudian, dokter akan mengatur tulang ke posisi yang tepat dan membidai atau membalut tulang untuk mencegah tulang bergerak hingga tulang sembuh.

Namun, beberapa patah tulang mungkin memerlukan operasi, yang juga disebut sebagai reduksi terbuka. Patahan tulang akan disambungkan bersama oleh pin, pelat, atau sekrup. Jika tulang telah rusak parah dan beberapa bagiannya hilang, dokter akan melakukan pencangkokkan tulang.

Cangkok tulang melibatkan pengangkatan tulang dari bagian tubuh lainnya dan menggunakannya sebagai pengganti tulang yang hilang. Ketika menetapkan tulang, dokter akan selalu bertujuan untuk mendapatkan kesejajaran sempurna. Namun, terdapat kasus di mana hal tersebut tidak mungkin dilakukan tetapi kesejajaran yang sempurna tidak selalu diperlukan untuk mendapatkan kembali gerakan. Tetapi jika tulang tida sejajar, Anda dapat melihat benjolan pada permukaan di mana patah tulang terjadi.

Setelah operasi atau setelah tulang diatur, dokter akan menempatkan bidai atau gips. Bidai memungkinkan ruang untuk pembengkakan sehingga menghindari komplikasi. Namun, bidai tidak menjamin komplikasi tidak akan terjadi. Penting untuk diingat jika Anda mengalami mati rasa atau bidai berubah warna setelah dipasangkan, sebaiknya segera kembali ke dokter Anda sehingga bidai dapat disesuaikan. Dalam kasus apapun, dokter biasanya akan meminta Anda melapor ke klinik atau rumah sakit setelah 24 atau 48 jam untuk konsultasi lanjutan.

Kondisi ini akan berlangsung cukup lama hingga patah tulang sembuh. Selama masa menunggu ini, pengobatan harus dilakukan untuk mencegah tulang berpindah lagi. Setelah tulang stabil, pasien dapat menggunakan tangannya tetapi mungkin memerlukan terapi fisik sehingga membantunya sebisa mungkin untuk dapat bergerak.

Ketika tangan mengalami patah tulang, kemungkinan pergelangan tangan juga akan terpengaruh. Tulang pergerlangan tangan, yang disebut skafoid, juga rentan terhadap patah tulang, terutama ketika disebabkan oleh jatuh. Namun, tidak seperti tulang pada tangan, patah tulang skafoid mungkin tidak segera muncul pada sinar-X.

Jangan heran jika dokter menempatkan bidai pada pergelangan tangan juga karena tulang pergelangan tangan hanya akan terlihat pada sinar-X setelah beberapa minggu. Dokter kemudian akan melakukan lagi sinar-X untuk menentukan separah apa kondisi tersebut.

Operasi adalah bentuk pengobatan utama untuk patah tulang pergelangan tangan. Selama operasi, dokter bedah akan menggunakan sekrup atau kawat untuk menahan tulang pada tempatnya.

Sayangnya, ada kemungkinan tulang skafoid tidak dapat disembuhkan, bahkan setelah operasi dilakukan. Dalam kasus tersebut, dokter bedah akan menganjurkan cangkok tulang. Tindakan ini mungkin melibatkan penggunaan tulang dari bagian tubuh lainnya atau menggunakan bahan lain yang cocok untuk pencangkokkan.

Setelah efek obat bius mereda pasca operasi, Anda akan memerlukan obat untuk mengelola rasa sakit. Dokter akan meresepkan obat anti peradangan non steroid (NSAID) untuk meringankan rasa sakit.

Rujukan:

  • Webb CW. Metacarpal fractures. In: Eiff MP, Hatch RL, eds. Fracture Management for Primary Care. 3rd ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2011:chap 4
Bagikan informasi ini: