Apa itu Kanker Metastasik

Kanker metastasik, disebut juga kanker tanpa asal yang jelas (Cancer of Unknown Primary/CUP) atau kanker primer okultisme, biasanya ditemukan di area metastasis. Namun, asal penyebaran utamanya tidak diketahui. Meskipun begitu, biasanya dimulai dari paru-paru atau payudara. Lalu, menyebar ke seluruh tubuh dan memengaruhi organ lainnya. Organ yang terjangkit dikenal dengan istilah area metastasis. Nama kanker metastatik, nantinya akan mengikut area primer di mana kanker berkembang. Misalnya, kanker berkembang di payudara, maka akan disebut kanker payudara. Namun, kanker yang tumbuh di paru-paru juga dikategorikan sebagai kanker payudara. Jika dalam beberapa kasus, dokter tidak dapat menemukan area utama kanker. Maka, dokter menyebut kanker ini sebagai kanker metastasik. Kanker jenis ini berbeda dengan kanker jenis lain. Pasien yang mengidap kanker ini hanya sekitar 3-5 persen dari kasus kanker keseluruhan. Meski begitu kanker ini termasuk dalam 10 besar penyakit paling berbahaya di masyarakat modern. Dalam sebagian besar kasus CUP, area utama kanker tak pernah teridentifikasi. Bahkan hasil otopsi pun tak bisa menunjukkan di mana area utama kanker ini. Hal ini sangat disayangkan karena dokter sangat bergantung pada hasil identifikasi area utama kanker untuk memberikan pengobatan yang tepat. Tanpa tahu jenis kanker utamanya, prognosis dari CUP sering kali salah. Menurut National Cancer Institute, pasien yang menderita CUP paling banyak bisa bertahan hidup dengan penyakit ini sampai 3-4 bulan. Kurang dari 25 persen pasien yang mampu bertahan selama setahun. Sementara, kurang dari 10 persen yang mampu bertahan selama 5 tahun ke depan.

Penyebab Kondisi Kanker Metastasik

Konsensus umum menyebut, penyebab kanker ini adalah pertumbuhan sel abnormal. Saat sel terus tumbuh dan tidak mati pada tahap tertentu, sel ini membentuk tumor. Tumor ganas ini kemudian akan menyebar ke area lain. Dalam beberapa kasus, tumor ini tidak terus tumbuh dan tetap kecil. Karena itu teknologi pencitraan tidak mampu mendeteksi hal ini.

Hampir pasti CUP memiliki area utama. Dalam beberapa kasus CUP, prosedur diagnostik lebih lanjut dapat mendeteksi di mana tumor berada. Di saat teknologi pencitraan dan deteksi terus meningkat, jumlah kasus CUP juga diperkirakan menurun.

Ketika jenis kanker di mana area utama teridentifikasi, dimungkinkan untuk menentukan penyebab pasti dan faktor risiko untuk kanker ini. Namun untuk kanker jenis CUP, menjadi sangat tidak mungkin mengetahui penyebab pastinya. Karena itu, juga tidak mungkin untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang ada. Namun, jika dokter dapat mengidentifikasi pola metastasis, kemungkinan menemukan area utama agak membesar karena kanker diketahui bermetastasis dengan cara yang berbeda. Misalnya, metastasis paru diketahui memiliki area utama terletak di atas diafragma. Jika metastasis ditemukan dalam hati, maka kemungkinan bahwa area utama akan berada di bawah diafragma. Dalam beberapa kasus, mengidentifikasi pola metastasis akan membantu memutuskan metode pengobatan yang akan menghasilkan respon yang lebih baik.

Gejala Utama Kanker Metastasik

Gejala CUP sangat tergantung pada lokasi metastasisnya. Misalnya, pada metastasis paru-paru, pasien akan menampilkan gejala seperti sesak napas atau kesulitan bernapas. Jika metastasis terletak di hati, kemungkinan akan menampilkan gejala penyakit kuning dan pembengkakan perut. Metastasis di tulang akan menghasilkan rasa sakit dan bahkan bisa menyebabkan patah tulang. Namun, tidak setiap pasien dengan kanker metastatik akan menampilkan gejala. Bahkan, bagi banyak pasien, metastasis hanya akan terlihat saat menjalani [x-ray] (http://www.docdoc.com/info/condition/x-ray) atau tes pencitraan lainnya.

Siapa yang Perlu Ditemui & Jenis Perawatan Tersedia

Sangat disayangkan bahwa sebagian besar kasus CUP hanya diidentifikasi dalam tahap akhir. Jarang kasus CUP teridentifikasi saat masih di tahap awal. Alasan utama adalah, tidak seperti jenis kanker lainnya, CUP tidak memiliki prosedur deteksi dini.

Pasien dengan CUP hanya akan didiagnosis dengan penyakit ini jika mereka meminta konsultasi untuk gejala terkait kanker, seperti kesulitan bernapas dan pembengkakan perut. Mungkin juga kanker metastatik diidentifikasi selama pemeriksaan medis rutin atau pengobatan untuk keluhan yang tidak terkait.

Jika dokter menduga bahwa Anda mungkin memiliki kanker, Anda akan dirujuk ke spesialis kanker yang disebut onkologi. Onkologi akan mencoba mengidentifikasi jenis kanker ini secara benar. Jika dokter menemukan bahwa tumor ini adalah metastasis, maka akan ada upaya untuk menemukan area utama tumor. Jika upaya ini tidak berhasil, Anda akan didiagnosis dengan CUP.

Sangat penting untuk memahami bahwa sebagian besar kasus CUP didiagnosis ketika sudah dalam stadium lanjut. Karena itu ada kemungkinan kanker ini sudah terlalu parah untuk disembuhkan. Namun, pengobatan akan tetap diberikan. Tapi tujuannya bukan untuk menyembuhkan penyakit. Melainkan untuk memperkecil atau mencegah penyebaran kanker ini. Hal ini akan membantu mengurangi gejala yang muncul, bahkan dapat memperpanjang harapan hidup.

Pengobatan untuk CUP termasuk operasi, obat-obatan, terapi radiasi, terapi bertarget, [kemoterapi] (http://www.docdoc.com/info/procedure/chemotherapy), dan terapi hormon. Dianjurkan untuk mendapatkan sebanyak mungkin informasi tentang kondisi pasien dan perawatan yang direkomendasikan oleh dokter.

Rujukan: * Perry MC. Approach to the patient with cancer. In: Goldman L, Schafer AI, eds. Goldman's Cecil Medicine. Edisi ke-24. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2011:bab 182.

Bagikan informasi ini: