Pengertian dan Ringkasan

Psoriasis adalah penyakit peradangan kronis dan bersifat autoimun (penyakit yang muncul sebagai akibat dari reaksi sistem kekebalan atau sistem imun tubuh) yang terjadi pada kulit yang ditandai dengan bercak putih, perak, atau merah bersisik tebal di berbagai bagian tubuh terutama pada kaki, punggung bawah, lutut, siku, tangan, dan kulit kepala. Penyakit tidak menular ini biasanya terjadi pada orang dewasa, walaupun ada juga beberapa kasus pada anak-anak dan remaja. Gangguan pada kulit ini dipicu oleh faktor lingkungan, serangan kekebalan tubuh (autoimun) karena jumlah limfosit yang tidak normal, dan sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif. Psoriasis diduga disebabkan oleh proliferasi atau penyebaran sel-sel kulit yang sangat cepat. Psoriasis dapat bersifat ringan, sedang, ataupun berat. Meskipun pasien dengan kasus ringan hampir tidak tgejalanya, pasien yang menderita kasus yang lebih parah akan memperlihatkan gejala seperti kulit tebal, merah, dan bersisik pada seluruh tubuh mereka.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa orang dengan Psoriasis memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit jantung, diabetes, dan penyakit darah tinggi atau hipertensi.

Penyebab

Penyebab pasti Psoriasis masih belum diketahui. Para ahli percaya bahwa penyakit ini merupakan penyakit turunan. Pasien dengan riwayat Psoriasis dalam keluarga memiliki risiko lebih tinggi secara bermakna untuk terkena penyakit tersebut. Penelitian telah membuktikan bahwa seorang anak dengan orang tua yang menderita Psoriasis memiliki kecenderungan sampai dengan 50 persen untuk dapat terkena penyakit tersebut.

Akan tetapi, belum dapat ditentukan apakah faktor genetik adalah satu-satunya yang menyebabkan munculnya Psoriasis. Para dokter masih lebih percaya bahwa Psoriasis disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif sehingga menghasilkan kulit baru yang berkembang lebih cepat dari biasanya. Karena lapisan kulit yang lama membutuhkan lebih banyak waktu untuk terkelupas, munculnya kulit baru ini menyebabkan penebalan pada kulit.

Faktor lain yang memicu Psoriasis adalah cedera pada kulit, paparan langsung sinar matahari, HIV, obat-obatan tertentu seperti beta-blocker, dan infeksi streptokokus. Selain itu, kondisi ini juga dapat dipicu oleh perubahan hormon, alkohol, merokok, dan stres emosional.

Gejala

Psoriasis tampak seperti bercak bersisik tebal berwarna merah, putih, atau perak yang muncul di bagian manapun pada tubuh. Munculnya Psoriasis berbeda menurut jenisnya:

  • Psoriasis vulgaris ditandai oleh bercak kulit kemerahan dengan sisik perak di atasnya. Psoriasis jenis ini menyebabkan gatal pada kulit gatal dan dalam beberapa kasus menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.

  • Guttate psoriasis digambarkan sebagai bercak kecil bersisik merah pada setiap bagian tubuh.

  • Inverse psoriasis ditandai oleh bercak yang kebanyakan ditemui di ketiak, selangkangan, daerah payudara, alat kelamin, dan pantat. Meskipun tidak mengakibatkan sisik, tetapi jenis ini menyebabkan peradangan merah pada kulit.

  • Pustular psoriasis adalah salah satu jenis yang paling menyakitkan dan ditandai dengan lepuhan kekuningan penuh dengan nanah.

  • Psoriasis juga dapat muncul pada kulit kepala. Orang sering salah mengira psoriasis ini sebagai ketombe. Penebalan kulit yang muncul berbentuk serpihan bersisik merah pada kulit.

Siapa yang harus Ditemui dan Jenis Pengobatan yang Tersedia

Psoriasis pada tahap awal mungkin hanya menyerang kulit. Namun, jika dibiarkan berkembang, psoriasis maka dapat juga mempengaruhi sendi dan organ dalam tubuh.

Jika Anda curiga Anda menderita Psoriasis, berkonsultasilah dengan dokter umum yang dapat melakukan pemeriksaan kulit. Terkadang dokter akan mengambil sampel biopsi. Bergantung pada seberapa parahnya penyakit, dokter mungkin akan merujuk Anda ke spesialis termasuk:

  • Dokter kulit yang mengkhususkan diri dalam penyakit kulit
  • Rheumatologist jika psoriasis Anda mempengaruhi sendi Anda
  • Ahli patologi yang memonitor perkembangan Psoriasis
  • Ahli penyakit dalam jika psoriasismempengaruhi organ-organ vital
  • Ahli gizi yang menyediakan rencana diet untuk mengontrol penyakit

Akan lebih mudah untuk mengobati psoriasis ketika belum tersebar ke bagian tubuh lain yang lebih luas. Banyak produk seperti krim dan losion dapat membantu mencegah penyebaran dan mengontrol gejala penyakit ini. Steroid seringkali diresepkan sebagai pengobatan awal tetapi tidak dianjurkan untuk digunakan dalam jangka panjang karena efek sampingnya.

Jika Psoriasis telah menyebar, dokter kemungkinan akan meresepkan obat yang berbeda ditambah dengan pemacu sistem kekebalan tubuh. Fototerapi dengan menggunakan sinar ultraviolet juga dapat digunakan. Paparan sinar matahari dalam jangka waktu pendek juga dapat membantu mengelola kondisi tersebut.

Jika Psoriasis terjadi pada kulit kepala atau kuku, obat-obatan yang diminum (oral) akan sering diresepkan. Namun, jika sudah mulai mempengaruhi organ dalam tubuh atau sendi, pengobatan akan didasarkan pada daerah yang terkena.

Psoriasis dapat mempengaruhi seseorang secara psikologis. Jika Anda merasa bahwa penyakit ini menjadi beban yang sangat berat dan telah sangat berpengaruh terhadap kegiatan sehari-hari Anda, termasuk kegiatan bersosialisasi dengan teman-teman atau orang lain, Anda mungkin perlu bertemu seorang psikolog untuk membantu mengatasi kondisi emosional tersebut.

Memang tidak mudah untuk membuat perencanaan pengobatan Psoriasis yang tepat karena setiap orang merespon dengan cara berbeda terhadap berbagai macam metode pengobatan. Oleh karena itu, Anda sangat disarankan untuk memantau kemajuan Anda dan bekerja sama dengan dokter Anda.

Tidak ada obat untuk penyakit ini hingga saat ini, tetapi Anda dapat mencegah kemunculannya dengan menjauhi pemicunya seperti stres, alkohol, infeksi, serta cedera kulit.

Referensi:

  • National Psoriasis Foundation
  • The Psoriasis Association
Bagikan informasi ini: