Definisi dan Gambaran Umum

Radang tulang belakang (ankylosing spondylitis) adalah penyakit peradangan yang ditandai dengan penyatuan tulang belakang sehingga menyebabkan gerakan terbatas pada pasien dan rasa sakit yang berat. Jika tulang belakang menyatu dengan tulang rusuk, kondisi ini juga dapat menyebabkan kesulitan bernafas.

Penyakit ini dianggap sebagai bentuk peradangan (arthritis) karena mempengaruhi sebagian besar sendi dan otot. Namun, hal tersebut juga merupakan akibat kebingungan sistem autoimun. Ketika ini terjadi, sistem kekebalan tubuh mulai menyerang bagian tubuh lainnya, seperti mata, paru, dan bahkan jantung.

Radang tulang belakang sering dimulai pada sendi sakroiliaka yang terletak tepat di atas panggul. Penyakit ini kemudian menyebar sampai tulang belakang lumbar, melalui tulang belakang dada, dan kemudian tulang belakang leher. Dalam beberapa kasus, gejala mungkin sangat ringan sehingga pasien bahkan tidak menyadari kehadiran penyakit. Sayangnya, gejala juga dapat menjadi begitu parah sehingga kualitas hidup pasien dapat sangat terpengaruh.

Sampai saat ini tidak ada obat yang tersedia untuk radang tulang belakang. Namun, pilihan pengobatan tersedia untuk mengendalikan gejala penyakit dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Pengobatan untuk penyakit ini memerlukan berbagai obat-obatan dan sesi terapi fisik. Namun, pembedahan juga mungkin diperlukan dalam beberapa kasus, terutama ketika pinggul atau tulang belakang telah terkena cukup parah.

Penyebab Kondisi

Hal ini diyakini bahwa radang tulang diwariskan secara genetik. Sebagian besar pasien dengan penyakit ini ditemukan memiliki gen HLA-B27. Namun, kehadiran gen ini tidak berarti timbulnya penyakit. Bahkan, statistik menunjukkan bahwa sekitar 7% dari penduduk AS memiliki gen HLA-B27, tetapi hanya 1% yang memiliki penyakit ini. Oleh karena itu, diyakini bahwa faktor keturunan juga ikut berperan. Mereka yang memiliki gen dan memiliki kerabat dengan penyakit ini berisiko menderita radang tulang belakang.

Selain HLA-B27, penelitian telah menunjukkan adanya gen lain seperti ARTS1 dan IL23R yang memainkan peran penting dalam mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Setelah sistem kekebalan tubuh telah diaktifkan karena penyakit atau infeksi lainnya, maka sistem kekebalan tubuh tidak dapat dihentikan walaupun telah mengalahkan infeksi.

Gejala Utama

Penyakit radang tulang berlangsung secara bertahap. Pada tahap awal penyakit ini, pasien cenderung menyadari adanya kekakuan dan nyeri di punggung bagian bawah, terutama di pagi hari. Namun, rasa sakit dan kekakuan reda pada siang hari atau saat melakukan latihan. Pasien juga akan mengalami rasa sakit pada sendi sakroiliaka, bokong, atau bagian belakang paha.

Gejala awal penyakit ini mirip dengan sakit punggung pada umumnya sehingga sering keliru. Perbedaannya adalah bahwa rasa sakit dan kekakuan penyakit sering akan berlangsung selama lebih dari 30 menit di pagi hari dan dapat kembali sebelum beristirahat di malam hari atau saat sedang beristirahat.

Nyeri dan kekakuan mungkin tidak hanya terbatas pada punggung bawah. Gejala ini juga dapat muncul di leher atau bahu. Ada kasus di mana pasien juga mengalami rasa sakit dan bengkak pada lutut, pergelangan kaki atau sendi tangan.

Selain gejala utama, pasien juga telah dilaporkan memiliki hal berikut:

  • Nyeri di tumit
  • Nyeri dada
  • Sering merasa lelah
  • Peradangan mata
  • Peradangan usus
  • Nyeri panggul

Ketika peradangan merupakan salah satu gejala, pasien akan menyadari bahwa pembengkakan datang dan pergi, dan tingkat nyeri bervariasi pada setiap serangan. Nyeri ringan sering tidak diketahui, tetapi ketika tulang belakang terpengaruh, rasa sakit dapat menjadi parah dan akan menghalangi pasien dari melakukan kegiatan normal.

Siapa yang Harus ditemui dan Terapi yang Tersedia

Setelah Anda mengalami gejala-gejala, Anda mungkin harus terlebih dahulu melaporkan kondisi Anda ke dokter keluarga Anda. Dokter kemudian akan merujuk Anda ke Ahli rematologi, spesialis dalam diagnosis dan perawatan peradangan (arthritis), keropos tulang (osteoporosis), gangguan otot dan tulang belakang (musculoskeletal), serta beberapa jenis penyakit autoimun. Selama perawatan penyakit, konsultasi dengan ahli terapi fisik, ahli terapi okupasi dan ahli kesehatan lainnya juga dapat dilakukan.

Penting untuk dicatat bahwa tidak ada tes khusus untuk mendiagnosa radang tulang belakang. Namun, dokter Anda akan waspada setelah Anda menyebutkan gejala – gejalanya, itulah mengapa Anda perlu menyebutkan semua gejala dengan hati-hati.

Dokter Anda akan melakukan pemeriksaan fisik diikuti dengan tes laju endap darah (LED) dan tes C-reaktif protein (CRP). Dokter Anda juga dapat meminta rontgen untuk memeriksa kondisi tulang belakang bagian bawah dan sendi sakroiliaka Anda, tetapi jika kondisi ini masih dalam tahap awal, mungkin tidak ada perubahan dalam sendi ini atau mereka mungkin tidak jelas pada saat ini.

Meskipun penyakit ini tidak bisa disembuhkan, penting untuk memulai perawatan awal karena penyakit akan menyebabkan peradangan pada tulang belakang dan sendi dan sangat mungkin bahwa itu akan menciptakan kerusakan permanen. Jika kelenturan tulang belakang dan sendi dapat dipertahankan, kerusakan permanen dapat dihindari.

Setelah radang tulang belakang telah dipastikan, dokter akan memulai perawatan dengan beberapa jenis obat. Ini mungkin akan mencakup obat anti-peradangan non-steroid (NSAID) untuk mengendalikan rasa sakit dan mengurangi peradangan, kortikosteroid untuk menghilangkan rasa sakit dengan cepat, dan obat biologis yang dirancang untuk mengobati peradangan (arthritis). Obat biologis efektif dalam mengobati radang tulang belakang, tetapi mereka memerlukan waktu untuk bekerja. Dalam beberapa kasus, dibutuhkan beberapa bulan sebelum efeknya terlihat.

Obat untuk mengendalikan gejala penyakit hanya bagian dari rencana perawatan. Sangat mungkin bahwa ahli terapi fisik dan ahli terapi okupasi juga akan diminta untuk membantu Anda mengatasi penyakit.

Kasus radang tulang belakang yang lebih lanjut akan membutuhkan pembedahan untuk memperbaiki sendi yang rusak parah. Dalam beberapa kasus, sendi akan perlu diganti oleh sendi buatan. Beberapa pasien mungkin memerlukan bedah penggantian pinggul total jika pinggul telah rusak parah akibat penyakit.

Pembedahan tulang belakang juga mungkin diperlukan, tetapi tindakan ini sangat rumit dan hanya dilakukan pada pasien yang telah cacat parah karena kondisi tersebut.

Referensi:

  • About Ankylosing Spondylitis. www.spondylitis.org/
  • National Ankylosing Spondylitis Society
Bagikan informasi ini: