Apa itu Riwayat Penyakit Jantung dalam Keluarga?

Gangguan jantung, seperti penyakit jantung, adalah salah satu penyebab utama kematian. Menurut World Health Organization (WHO), penyakit jantung iskemik adalah penyebab kematian nomor satu pada tahun 2012. Penyebab yang kedua dan ketiga adalah stroke dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), yang juga berkaitan dengan gangguan jantung.

Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan gangguan jantung. Beberapa faktor risiko dapat dikendalikan, namun ada juga faktor risiko yang tidak dapat dikendalikan. Contohnya adalah faktor genetik, yang juga dikenal sebagai riwayat keluarga.

Orang yang memiliki riwayat gangguan jantung dalam keluarganya akan lebih berisiko terkena penyakit jantung. Sayangnya, tidak ada yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko tersebut. Namun, belum tentu orang tersebut pasti akan terkena penyakit jantung.

Penyebab Riwayat Penyakit Jantung dalam Keluarga

Sejak dulu, penyakit jantung telah diduga memiliki hubungan dengan faktor genetik. Akan tetapi, baru akhir-akhir ini peneliti berhasil menemukan enam varian gen yang menyebabkan penyakit jantung. Namun, subjek dari penelitian yang dilakukan jumlahnya terbatas dan hanya berasal dari ras tertentu. Penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk mengonfirmasi hasil penelitian tersebut atau untuk menemukan varian gen lain yang juga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Usia juga berperan penting dalam timbulnya penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa pria yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarganya biasanya mengalami serangan jantung setelah usia 55 tahun. Sedangkan wanita biasanya terkena serangan jantung setelah usia 65 tahun.

Risiko penyakit jantung juga akan bertambah apabila ada anggota keluarga inti yang menderita penyakit jantung, terutama apabila ia terkena penyakit saat masih muda.Dalam kebanyakan kasus, orang yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga akan lebih rentan terhadap penyakit jantung karena faktor risiko lain, seperti merokok dan gaya hidup yang tidak sehat.

Maka dari itu, mereka yang berisiko terkena penyakit jantung karena faktor genetik harus mengetahui faktor risiko lainnya agar dapat membantu mencegah terjadinya penyakit jantung.

Gejala Utama Riwayat Penyakit Jantung dalam Keluarga

Orang yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga belum tentu akan terkena penyakit tersebut. Bahkan, ada kemungkinan orang yang memiliki varian gen yang menyebabkan penyakit jantung pun juga tidak akan terkena penyakit jantung apabila ia memiliki gaya hidup yang sehat.

Siapa yang Perlu Ditemui dan Jenis Pengobatan yang Tersedia

Orang yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan mengikuti gaya hidup yang sehat. Ada beberapa cara untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, yaitu:

  • Pola makan yang sehat dan seimbang
  • Menghindari rokok dan produk tembakau
  • Minimal tidur 7-8 jam setiap hari
  • Membatasi jumlah alkohol yang diminum
  • Menjalani pemeriksaan kesehatan setiap tahun
  • Mengendalikan kadar kolesterol dan tekanan darah (banyak penyakit jantung yang terjadi karena kolesterol dan tekanan darah yang tinggi)
  • Menjaga berat badan dan bentuk tubuh agar tetap sehat
  • Bagi pasien diabetes, penyakitnya harus dikendalikan
    Mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga sebaiknya menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Pemeriksaan dapat dilakukan oleh dokter keluarga, yang akan melakukan tes diagnostik untuk memeriksa kesehatan jantung pasien. Apabila pemeriksaan awal menunjukkan adanya gangguan kardiovaskular, pasien akan dirujuk ke dokter spesialis jantung untuk menjalani pemeriksaan, diagnosis, dan pengobatan.

    Rujukan:

  • Centres for Disease Control: "Heart Disease and Family History."

Bagikan informasi ini: