Definisi dan Gambaran Umum

Ruam adalah kondisi kulit yang ditandai dengan iritasi, bengkak atau gembung kulit yang diketahui dengan adanya warna merah, rasa gatal, bersisik, kulit yang mengeras atau benjolan melepuh pada kulit. Ruam tidak digolongkan sebagai diagnosis khusus, namun secara umum menunjukkan tanda mulai terjadinya perubahan warna dan tekstur kulit secara tidak normal.

Jenis-jenis serta penyebab-penyebab terjadinya ruam

Saat ini, ada lebih dari 20 kondisi yang berhubungan dengan ruam pada kulit. Beberapa yang umum diantaranya adalah ruam yang tidak berhubungan dengan kondisi infeksi dan penyebab-penyebabnya adalah sebagai berikut:

  • Infeksi kulit Seborrheic, ini mungkin adalah satu jenis kondisi kulit paling umum yang menyebabkan timbulnya benjolan kecil dan juga ruam-ruam muncul di kulit kepala, pipi, siku dan juga dahi.

  • Infeksi kulit luar (Atopic) atau Eksim (Eczema) - Ditandai dengan adanya warna merah, rasa gatal dan benjolan kecil, yang sering ditemui terjadi pada orang yang menderita asma atau alergi-alergi.

  • Infeksi kulit kontak – ruam-ruam yang disebabkan adanya kontak langsung kulit pada bahan-bahan penyebab terjadinya alergi (seperti bahan kain, tumbuhan, dan juga zat atau bahan kimia).

  • Infeksi kulit Stasis – adalah jenis infeksi kulit yang serius yang ditandai dengan adanya kulit yang melepuh dan berair serta pembengkakan pada bagian bawah dari kaki yang disebabkan oleh lemahnya peredaran darah di urat-urat nadi.

  • Psoriasis – sejenis ruam yang ditandai dengan adanya serpihan-serpihan berwarna perak pada kulit kepala, siku-siku dan lutut-lutut yang pada akhirnya akan berguguran.

  • Eczema numularia – berhubungan dengan kondisi kulit yang kering, biasanya terjadi pada saat musim salju atau musim-musim dingin. Kondisi ini ditandai dengan infeksi kulit berair yang berbentuk bulatan seperti uang logam.

  • Gatal-gatal –berwujud benjolan-benjolan berwarna merah dan gatal yang muncul dan berulang dengan sangat cepat dan sembuh/hilang dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

  • Ruam panas (milaria) – sesuai namanya, jenis iritasi kulit ini disebabkan oleh berlebihnya kelenjar keringat pada musim panas dan lembab. Bentuknya seperti kulit melepuh kecil-kecil atau sekelompok jerawat di bagian dada atas, leher, lipatan-lipatan siku, dan juga di bagian bawah payudara.

  • Ruam yang disebabkan oleh gigitan serangga – gigitan dari kutu busuk, kutu, nyamuk serta serangga-serangga lainnya dapat mengakibatkan terjadinya ruam muncul di bagian kulit yang terkena gigitan. Serangga-serangga juga dapat membawa penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus seperti penyakit lyme atau demam berdarah, dimana kondisi ini ditandai dengan terbentuknya ruam-ruam di sekujur tubuh.

  • Ruam-ruam yang disebabkan oleh gangguan obat – obat-obat tertentu dapat menyebabkan terjadinya ruam yang muncul karena respon alergi.

  • Folliculitis – adalah infeksi folikel rambut pada kulit kepala maupun kulit, yang mengakibatkan terjadinya benjolan-benjolan kecil atau bagian kulit yang lembut dan berwarna kemerahan.

Ruam juga bisa disebabkan oleh bakteri, infeksi virus dan jamur, juga seperti disebabkan oleh :

  • infeksi bakteri staphylococcus, strepcoccus, dan pseudomonas.
  • Infeksi herpes zoster atau raja singa.
  • Campak
  • HIV
  • Penyakit-penyakit pada anak yang disebabkan oleh virus seperti cacar air, roseola, rubella, dan juga demam berdarah.
  • Tinea, candida (jamur) atau infeksi kurap.

Ada juga beberapa kondisi kesehatan tertentu yang dapat menimbulkan terjadinya ruam-ruam. Termasuk diantaranya rheumatoid arthritis dan hypothyroidism (khususnya pada pasien-pasien berusia muda), penyakit kawasaki (penyakit langka yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah) dan Lupus erythematosus (penyakit auto-imun). Pilihan-pilihan pengobatan untuk ruam

Ruam-ruam yang paling umum bisa disembuhkan dengan perawatan kulit yang tepat dan menghindari apapun yang menimbulkan alergi dan iritasi. Membersihkan secara lembut dengan menggunakan sabun anti alergi, membiarkan bagian kulit yang terkena ruam pada udara terbuka, penggunaan losion calamine, atau krim-krim hidrokortison dapat juga meredakan ruam sampai mereka sembuh dalam waktu 1-2 hari.

Tindakan medis untuk ruam yang lebih parah dan rumit dapat digolongkan menjadi dua jenis, yaitu tindakan medis untuk ruam infeksi dan ruam non-infeksi. Kebanyakan ruam non-infeksi dapat disembuhkan dengan mudah dengan cara:

  • Krim kortison untuk meredakan gatal
  • Lotion perawatan dan pelumasan kulit untuk mencegah kekeringan
  • Steroid topical untuk mengontrol ruam.
  • Obat antihistamin untuk mengontrol gejala serta mengurangi rasa gatal.
  • Penggunaan antibiotik untuk ruam yang telah berkembang menjadi infeksi
  • Menghindari obat-obatan dan bahan-bahan yang bisa menyebabkan ruam
  • Dalam keadaan yang serius, gunakan steroid untuk diminum untuk menghilangkan ruam.

Ruam infeksi disebabkan oleh jamur, virus dan bakteri sering disembuhkan dengan salah satu atau kombinasi dari:

  • Obat topical atau anti jamur yang diminum, seperti clotrimazole atau fluconazole.
  • Obat anti virus yang diminum atau disuntikkan, seperti famciclovir, acyclovir dan valacyclovir.
  • Obat anti bakteri atau anti biotik yang diminum seperti penicillin dan cephalosporin.
  • Vaksinasi untuk mencegah infeksi seperti cacar air dan sinagaga.

Cara pengobatan yang diresepkan biasanya tergantung pada penyebab utama dan juga tingkat parahnya ruam.

Kapan anda harus menemui dokter?

Ruam sebenarnya adalah suatu kondisi yang umum terjadi. Walaupun ruam menyebabkan rasa tidak nyaman yang sangat, sebenarnya tidak terlalu membahayakan dan tidak diperlukan adanya tindakan dokter yang segera. Namun jika Anda mengalami ruam atau iritasi kulit yang tetap ada setelah paling tidak 2 hari atau berulang, disarankan untuk menemui dokter dan bertanya tentang hal tersebut. Dengan mengunjungi dokter keluarga Anda, Anda bisa menentukan dengan tepat apa penyebab dari ruam yang Anda derita serta menemukan metode pengobatan paling tepat yang tersedia. Dokter Umum pun dapat meanjurkan Anda untuk menemui ahli kulit, ahli alergi atau spesialis lainnya, tergantung dari gejala yang muncul.

Ada juga beberapa keadaan yang sangat jarang terjadi dimana ruam dapat dikategorikan sebagai tanda bagi adanya kondisi kesehatan yang membahayakan jiwa. Sangat disarankan untuk segera menemui dokter atau ahli kulit jika menemukan keadaan:

  • Anda mengalami ruam atau benjolan yang terjadi di sekujur tubuh.
  • Ruam yang terjadi di kulit dan juga kelenjar-kelenjar bening (mulut, hidung, mata, dubur maupun organ-organ intim).
  • Ruam disertai dengan gejala-gejala lainnya seperti rasa nyeri pada sendi, radang tenggorokan dan demam.

Apa yang diharapkan saat bertemu dengan dokter?

Agar dapat memberikan diagnosa yang tepat tentang ruam Anda, penyedia layanan kesehatan akan melakukan pemeriksaan fisik dan juga mengutarakan beberapa pertanyaan tentang ruam yang Anda alami. Pastikan Anda memberikan informasi penting seperti:

  • Bagian tubuh yang terkena ruam
  • Pengobatan dan obat-obatan yang telah anda pakai.
  • Apakah anda menggunakan sabun, deterjen, losion atau kosmetik.
  • Makanan yang baru saja Anda makan.
  • Tempat Anda baru-baru ini bepergian.
  • Kemungkinan terkena gigitan serangga.
  • Gejala-gejala lain yang Anda alami.
  • Masalah-masalah kesehatan mendasar yang mungkin ada.

Dokter Anda mungkin akan melakukan tes lebih lanjut untuk mendiagnosa ruam yang Anda alami lebih jauh, seperti tes alergi, dan juga tes darah. Biopsi kulit bisa juga dilakukan, dimana sebagian contoh kulit akan diambil untuk pemeriksaan laboratorium lebih lanjut.

Bagikan informasi ini: