Definisi dan Gambaran Umum

Tennis Elbow adalah suatu kondisi yang menyebabkan rasa sakit atau nyeri pada siku, terutama di bagian luar. Hal ini terjadi ketika tendon yang menghubungkan otot-otot lengan bawah siku rusak. Jika tidak diobati, rasa sakit dapat menyebar ke pergelangan tangan dan jika Anda menggerakkan tangan Anda untuk kegiatan sederhana akan menjadi sangat menyakitkan.

Penyebab

Tennis Elbow dapat disebabkan oleh beberapa hal, tetapi pada sebagian besar kasus, ketegangan yang berlebihan inilah yang akhirnya merusak tendon, membuat robekan kecil yang dapat menyebabkan rasa nyeri setelah beberapa waktu. Terdapat kemungkinan robekan ini telah ada selama beberapa waktu sebelum Anda merasakan gejala-gejala. Jika Anda terlibat dalam kegiatan apapun di mana Anda harus memutar lengan Anda berulang kali, risiko Anda lebih besar untuk mendapatkan Tennis Elbow.

Pemain tenis rentan terhadap kondisi ini, hampir 50% pemain tenis mengalami kondisi ini selama karir mereka, sehingga namanya disebut dengan Tennis Elbow. Namun tidak berarti bahwa kondisi ini hanya mempengaruhi pemain tenis. Sebagai fakta, dari semua kasus Tennis Elbow, hanya 5% dari mereka yang sebenarnya disebabkan oleh bermain tenis.

Siapapun bisa mengalami Tennis Elbow, terutama mereka yang bekerja melakukan gerakan yang sama dari lengan, seperti pemain bowling, pemain bisbol, ahli pembersih, tukang kayu, mekanik, pekerja perakitan, dan tukang kebun, serta pegolf. Kondisi ini juga lebih umum terjadi pada usia antara 30 sampai 50 tahun.

Gejala Utama

Gejala utama Tennis Elbow adalah:

  • Nyeri siku bagian luar yang perlahan-lahan meningkat (nyeri juga dapat terjadi secara tiba-tiba, tetapi hal ini jarang karena tendon harus mengalami tingkat kerusakan tertentu sebelum mereka menyebabkan rasa sakit)
  • Nyeri yang meningkat ketika meremas, gemetar, atau upaya yang kuat dengan menggunakan tangan
  • Nyeri yang meningkat ketika menggunakan pergelangan tangan untuk kegiatan kuat, seperti mengangkat benda atau membuka toples

Siapa yang Harus Dikunjungi dan Jenis Perawatan Tersedia

Jika Anda mengalami sakit atau nyeri siku yang membuatnya sulit untuk menggerakkan lengan atau melakukan kegiatan rutin Anda, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter perawatan utama Anda. Dokter akan meminta Anda untuk menggambarkan rasa sakit yang Anda alami; ini sering menjadi metode utama untuk mendiagnosis Tennis Elbow karena tidak dapat dikenali melalui rontgen atau tes darah.

Dalam kebanyakan kasus, dokter keluarga Anda akan merujuk Anda ke spesialis yang dapat memberikan perawatan yang tepat.

Jenis pengobatan yang akan diberikan dokter akan tergantung pada beberapa faktor yang unik, seperti:

  • Usia Anda
  • Kesehatan secara keseluruhan
  • Riwayat kesehatan
  • Intensitas nyeri
  • Obat-obatan yang diberikan untuk kondisi lain

Pengobatan hanya terfokus pada:

  • Menghilangkan rasa sakit dan nyeri
  • Mengurangi peradangan
  • Mendukung penyembuhan internal (dari dalam) – Beberapa minggu setelah rasa sakit dan peradangan tenang, saatnya untuk memulai proses penyembuhan sehingga siku dapat mendapatkan kembali kekuatan normal. Hal ini dilakukan dengan peregangan dan latihan otot siku dan tendon.
  • Mengurangi kemungkinan cedera lebih lanjut pada tendon yang terkena

Pilihan pengobatan yang tersedia untuk Tennis Elbow meliputi:

  • Terapi fisik
  • Penahan (bracing) lengan
  • Gel anti-peradangan
  • Gel cortisone
  • Suntikan cortisone
  • Pembedahan – jarang diperlukan dan sering dilakukan hanya dalam kasus yang paling parah.

Perawatan di rumah juga dimungkinkan, beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu menyembuhkan kondisi Tennis Elbow Anda adalah:

  • Mengistirahatkan seluruh lengan untuk memberikan waktu pada tendon agar sembuh; ini mungkin membutuhkan waktu berminggu-minggu sampai berbulan-bulan
  • Letakkan es pada daerah yang terkena selama 10 sampai 15 menit, beberapa kali per hari.
  • Mandi air panas untuk menghilangkan rasa sakit untuk siku yang terkena
  • Menjaga siku Anda terangkat sesering mungkin; ini akan membantu meringankan rasa sakit dan peradangan

Untuk penyembuhan lebih cepat dari Tennis Elbow saat pengobatan berlangsung, penting untuk menghindari kegiatan tertentu yang akan menyebabkan ketegangan atau tekanan pada siku yang terkena. Mencengkeram erat dan menggunakan pergelangan tangan terlalu berlebihan harus dihindari. Anda mungkin merasa perlu untuk menggunakan peralatan tertentu saat bekerja untuk mencegah ketegangan lebih lanjut pada siku Anda. Ini membantu untuk memperhatikan gerakan-gerakan yang menyebabkan rasa sakit sehingga Anda dapat menghindarinya. Dokter Anda juga dapat meresepkan counter-force brace, yang merupakan sebuah band elastis untuk melilit siku yang terluka. Hal ini efektif untuk mengurangi rasa sakit.

Ada kemungkinan 90 sampai 95 persen mendapatkan kembali kekuatan siku Anda sebelumnya dengan pengobatan non-invasif, bahkan setelah menderita Tennis Elbow. Hanya 5 persen dari kasus memerlukan pembedahan, dan 80 sampai 90 persen pasien yang menjalani pembedahan untuk Tennis Elbow sembuh sepenuhnya setelah pembedahan. Pasien lain, membutuhkan terapi fisik terus menerus dan perlu untuk menghindari gerakan lengan yang kuat.

Obat-obatan untuk Mengobati Tennis Elbow

Obat-obat berikut ini biasanya diresepkan untuk perawatan Tennis Elbow:

  • Obat anti peradangan non-steroid (NSAID) seperti aspirin, naproxen, dan ibuprofen – Obat ini, seperti Bayer, Aleve, dan Advil, membantu mengurangi nyeri, tetapi harus digunakan seperti yang diperintahkan pada label obat.

  • Asetaminofen – Merupakan kelas yang berbeda dari pereda nyeri; salah satu contohnya adalah Tylenol.

  • Kortikosteroid – Obat ini dapat diberikan secara oles (topikal) atau melalui pembuluh darah (intravena), tergantung pada tingkat beratnya nyeri. Tujuan utamanya adalah untuk mengurangi peradangan dan mengurangi rasa sakit.
    Referensi:

  • Orchard J., Kountouris A. (2011). “The management of tennis elbow.” British Medical Journal.

  • Robinson J., Hoens A., Scott A. (2013). “Treatment options for tennis elbow.” British Columbia Medical Journal.
  • Chesterton L., Mallen C., May E. (2011). “Management of tennis elbow.” Open Access Journal of Sports Medicine.
  • Bisset L., Beller E., Jull G. et al. (2006). “Mobilisation with movement and exercise, corticosteroid injection, or wait and see for tennis elbow: randomised trial.” British Medical Journal.
Bagikan informasi ini: