Apa itu Rekonstruksi Anterior Cruciate Ligament?

Rekonstruksi anterior cruciate ligament (ACL) adalah prosedur bedah untuk mengganti ACL yang sobek atau cedera dengan cangkok jaringan. Cangkok jaringan bisa berasal dari tubuh pasien atau donor yang telah meninggal. Prosedur ini dilakukan oleh spesialis bedah ortopedi secara rawat jalan.

ACL adalah salah satu ligamen cruciatum yang berada di lutut, sedangkan ligamen lainnya adalah posterior cruciate ligament (PCL). ACL adalah salah satu ligamen utama pada lutut dan bersifat penting untuk peregangan dan menciptakan pertahanan pada sendi.

ACL sobek adalah salah satu cedera yang paling sering terjadi pada lutut. Di Amerika Serikat saja, sekitar 100.000 orang menderita kondisi ini setiap tahunnya. Yang paling rentan terserang cedera ACL adalah para atlet, biasanya disebabkan oleh aktivitas yang melibatkan teknik olahraga mengurangi lemak (cutting), planting, mendarat (landing), atau berputar (pivoting), yang dibutuhkan dalam berbagai cabang olahraga, termasuk basket, tenis, football, rugby, sepak bola, ski, fitnes, dan bola voli.

Penelitian membuktikan bahwa 30% kasus cedera ACL terjadi bila seseorang melakukan kontak langsung dengan pemain lain atau suatu objek.

Wanita lebih rentan terserang cedera ACL daripada pria, karena mereka memiliki ligamen yang lebih kecil. Wanita juga cenderung tidak menggunakan otot lutut saat melakukan gerakan cutting, yang dapat mengurangi stabilitas sendi lutut.

Siapa yang Perlu Menjalani Rekonstruksi Anterior Cruciate Ligament dan Hasil yang Diharapkan

Pasien yang mengidap cedera ACL yang parah dapat menjalani prosedur rekonstruksi. Prosedur ini juga diberikan pada pasien dengan masalah sendi berikut ini:

  • Persendian lutut yang terasa tidak stabil saat menjalani aktivitas harian, seperti berdiri dan berjalan
  • Nyeri lutut yang hebat
  • Gangguan pada sendi lutut yang membuat pasien tidak mampu melakukan aktivitas atletik atau olahraga
  • Cedera merambat ke ligamen lain di persendian lutut
  • Meniskus sobek, atau struktur fibrocartilaginous pada sendi lutut berbentuk bulan sabit

Cara Kerja Rekonstruksi Anterior Cruciate Ligament

Langkah-langkah prosedur rekonstruksi ACL adalah:

  • Pasien diminta menghentikan asupan obat pengencer darah, termasuk ibuprofen, aspirin, naproxen, dan sebagainya. Dokter juga menyarankan untuk menghentikan konsumsi alkohol dan merokok.
  • Pasien harus berpuasa selama 6-12 jam sebelum menjalani prosedur.
  • Prosedur dimulai dengan memberi bius total pada pasien, agar pasien tertidur dan tidak merasa sakit selama prosedur berlangsung. Namun, beberapa dokter seringkali memilih bius lokal.
  • Jaringan yang akan dicangkok akan diambil. Dua jenis cangkok jaringan umum yang digunakan dalam prosedur ini adalah autograft dan allograft. Autograft adalah jaringan yang diambil dari tubuh pasien, biasanya bagian tendon di lutut atau batok lutut. Sedangkan allograft diambil dari jaringan donor, termasuk dari orang yang baru meninggal.
  • Dokter bedah akan membuat sayatan kecil di area sendi lutut.
  • Kamera kecil dimasukkan melalui sayatan. Teknik bedah ini disebut artroskopi lutut. Kamera akan terhubung pada layar yang menampilkan video untuk membantu dokter melihat ligamen atau jaringan lutut tanpa membuat sayatan besar yang membuat waktu pemulihan menjadi lama.
  • Peralatan medis lainnya juga akan dimasukkan melalui sayatan tersebut. Kerusakan lain yang berada di area lutut juga akan diperbaiki sebelum dokter mengganti ACL.
  • Dokter bedah akan menggunakan pencukur atau alat lain untuk menyingkirkan ligamen yang sobek.
  • Jika yang digunakan adalah cangkok autograft, maka dokter perlu membuat sayatan lain untuk mengambil jaringan.
  • Diperlukan pembuatan lorong di dalam tulang di sekeliling sendi lutut untuk memasukkan jaringan baru.
  • Ligamen baru akan ditempel pada tulang dengan menggunakan sekrup. Lorong tulang akan terisi seiring dengan pemulihan pasien, yang membuat ligamen terpasang secara permanen.
  • Sayatan akan dijahit dan ditutup dengan kasa steril.
  • Pasien perlu menggunakan pelindung lutut selama satu bulan pasca operasi. Kemudian, akan direkomendasi untuk menjalani terapi fisik selama 6 bulan.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Rekonstruksi Anterior Cruciate Ligament

Resiko dan komplikasi dari bedah rekonstruksi ACL, meliputi:

  • Pendarahan berat
  • Infeksi
  • Pembentukan gumpalan darah di area kaki bawah
  • Proses pemulihan ligamen yang lambat
  • Pembuluh darah mengalami cedera
  • Sendi lutut terasa kaku
  • Rentang gerak sendi terbatas
  • Sendi dan ligamen lutut terasa lemah

    Rujukan:

  • Griffin L. The female athlete. In: Miller MD, Thopmson SR, eds. DeLee and Drez's Orthopaedic Sports Medicine. 4th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2015:chap 32.

  • Niska JA, Petrigliano FA, McAllister DR. Anterior cruciate ligament injuries: 1. Anterior cruciate ligament injuries in the adult. In: Miller MD, Thopmson SR, eds. DeLee and Drez's Orthopaedic Sports Medicine. 4th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2015:chap 98.

Bagikan informasi ini: