Apa itu Pembedahan Sumsum Tulang Belakang?

Pembedahan sumsum tulang merujuk kepada semua tindakan yang dilakukan pada atau di daerah dekat sumsum tulang belakang. Ada banyak jenis tindakan pembedahan yang dapat dilakukan pada sumsum tulang belakang, di mana setiap tindakan memiliki fungsi yang berbeda-beda, tetapi saat dijumlahkan, jumlahnya lebih dari 50% dari semua jenis pembedahan saraf yang ada. Fungsi pembedahan ini adalah untuk mengembalikan segala hal yang menyangkut tulang belakang ke ukuran semula atau merekonstruksi segala kelainan yang terjadi pada sumsum tulang belakang. Tindakan pembedahan juga untuk mengobati penyakit yang mempengaruhi daerah panggul dan dada, serta cedera sumsum tulang belakang lainnya.

Siapa yang Perlu Menjalani Pembedahan Sumsum Tulang Belakang & Hasil yang Diharapkan

Pembedahan sumsum tulang belakang disarankan untuk pasien yang menderita beberapa kondisi sebagai berikut:

  • Bayi yang lahir dengan tulang belakang yang tidak sempurna
  • Kerusakan sumsum tulang belakang akibat kecelakaan
  • Herniasi diskus
  • Penyakit lumbar disk
  • Skoliosis
  • Anomali lekukan tulang leher dan tengkorak
  • Ruas tulang belakang yang patah
  • Tumor sumsum tulang belakang
  • Cedera sumsum tulang belakang
  • Penyempitan kanal tulang belakang

Cara Kerja Pembedahan Sumsum Tulang Belakang

Semua jenis pembedahan sumsum tulang belakang dibagi menjadi dua kategori – pembedahan dengan minim risiko dan pembedahan besar.

Tindakan pembedahan susmsum tulang belakang minim risiko dilakukan dengan bantuan mikroskop, yang membantu dokter bedah untuk melakukan tindakan tanpa perlu membuat sayatan besar. Biasanya, pembedahan ini menggunakan alat sistem navigasi CT Scan yang dioperasikan selama tindakan pembedahan berlangsung. Teknik minim risiko yang digunakan selama tindakan pembedahan sumsum tulang belakang biasanya adalah disektomi, laminektomi, perakitan tulang belakang, dan penggabungan ruas tulang belakang.

Sedangkan untuk tindakan pembedahan besar pada sumsum tulang belakang, biasanya hanya dilakukan untuk kondisi tertentu, seperti skoliosis dewasa, kerusakan tulang belakang yang sudah parah, atau cedera berat yang berbahaya. Tindakan pembedahan semacam ini biasanya mendapat perhatian khusus dari para dokter ahli bedah saraf karena cakupan pembedahannya yang sangat luas. Tindakan ini juga bisa memakan waktu yang lama, karena dalam banyak kasus, banyak bagian sumsum tulang belakang yang perlu diperbaiki. Teknik yang juga digunakan dalam pembedahan saraf dan tulang lainnya, seperti yang dilakukan untuk pembedahan cedera berat dan tumor, akan digunakan dalam pembedahan kerusakan tulang belakang.

Kemungkinan Komplikasi dan Risiko Pembedahan Sumsum Tulang Belakang

Berikut sejumlah kemunkinan komplikasi dari tindakan pembedahan sumsum tulang belakang:

  • Pembekuan darah

  • Masalah pada paru-paru – paru-paru dan masalah pernapasan lainnya mungkin muncul akibat penggunaan anestesi dan obat-obatan lain yang digunakan selama tindakan berlangsung.

  • Patah tulang belakang yang diakibatkan alat - Masalah juga mungkin muncul bila sekrup metal, tongkat metal, dan plat yang biasanya digunakan untuk menopang dan menjaga tulang belakang dalam posisi saat tindakan pembedahan berlangsung; masalah ini seringkali muncul karena salah penempatan alat sebelum masa pemulihan selesai, dan biasanya perlu pembedahan lanjutan agar dapat pulih kembali

  • Infeksi – infeksi adalah risiko umum untuk setiap tindakan pembedahan yang memerlukan sayatan

  • Cedera sumsum tulang belakang – sistem saraf dari sumsum tulang belakang juga mungkin dapat terluka selama tindakan, yang akan membuat pasien menjadi lumpuh.

  • Pergerakan implan – implan yang digunakan dalam tindakan pembedahan juga mungkin berubah posisinya sebelum proses pemulihan selesai.

  • Sakit pada tulang belakang – pembedahan yang tidak berhasil mungkin tidak dapat menghilangkan rasa sakit pada tulang belakang. Terkadang, pembedahan malah dapat memperparah rasa sakitnya, bahkan lebih sakit sebelum tindakan pembedahan dilakukan

  • Disfungsi seksual – sumsum tulang belakang dan sistem saraf yang terhubung dengannya adalah bagian tubuh yang berperan untuk mengirimkan sinyal saraf agar bagian tubuh lain dapat berfungsi dengan semestinya. Kerusakan pada sumsum tulang belakang dapat membuat disfungsi pada bagian tubuh tertentu, dan salah satunya disfungsi seksual, terutama jika kerusakannya terjadi di dekan bagian panggul.

  • Thrombosis pada urat kecil – Ini mungkin terjadi bila pembekuan darah terjadi di daerah urat pda kaki atau paha; biasanya ini terjadi jika pembedahan dilakukan dekat daerah panggul dan tubuh berusaha untuk menghentikan pendarahan yang terjadi selama tindakan pembedahan berlangsung.

  • Embolisme paru-paru – atau penyumbatan pembuluh darah di daerah paru-paru, adalah suatu kondisi yang dapat menyebabkan kematian, yang biasanya dapat muncul karena masalah pembekuan darah.
    Rujukan:

  • Chou R, Loeser JD, Owens DK, Rosenquist RW, et al; American Pain Society Low Back Pain Guideline Panel. Interventional therapies, surgery, and interdisciplinary rehabilitation for low back pain: an evidence-based clinical practice guideline from the American Pain Society. Spine. 2009;34(10):1066-77.

  • Chou R, Qaseem A, et al. Diagnosis and treatment of low back pain: a joint clinical practice guideline from the American College of Physicians and the American Pain Society. Ann Intern Med. 2007;147(7):478-491.

Bagikan informasi ini: