Apa itu Amputasi Bawah Lutut?

Amputasi bawah lutut adalah prosedur bedah untuk menghilangkan salah satu atau kedua tungkai dari bawah lutut. Jenis operasi amputasi yang paling umum ini, dikenal dengan sebutan amputasi transtibial dan dikelompokkan sebagai amputasi tungkai bawah.

Apabila tungkai mengalami kerusakan yang sangat parah akibat terserang penyakit atau cedera traumatik, maka diperlukan amputasi. Tujuan dari prosedur ini adalah untuk menghapus mengangkat seluruh jaringan tungkai yang rusak dan sebisa mungkin mempertahankan jaringan yang sehat.

Siapa yang Perlu Menjalani Amputasi Bawah Lutut dan Hasil yang Diharapkan

Amputasi bawah lutut dapat direkomendasi pada pasien dengan tungkai bawah yang terserang penyakit atau sangat rusak dan tidak dapat diobati atau diselamatkan oleh dengan metode bedah atau tanpa bedah. Penyakit-penyakit yang memerlukan amputasi adalah:

  • Penyakit vaskular perifer – Kondisi ini disebabkan oleh peredaran darah pada tungkai bawah tidak lancar, ini sehingga menghambat reaksi penyembuhan dan kekebalan. Karena tidak mendapat oksigen dan nutrisi yang cukup dari darah, tungkai menjadi rentan terhadap infeksi. Sebanyak 60-70% kasus amputasi transtibial disebabkan oleh penyakit vaskular perifer.
  • Diabetes
  • Ulkus kaki
  • Luka terbuka yang mengalami infeksi – Infeksi tungkai bawah yang tidak segera diobati atau tak kunjung sembuh karena gangguan kesehatan, dapat menyebar hingga ke tulang dan membahayakan nyawa pasien
  • Kaki bawah mengalami trauma berat karena cedera traumatik
  • Terdapat pertumbuhan tumor kanker pada tulang atau otot tungkai
  • Neuroma atau jaringan saraf membesar
  • Frostbite atau radang dingin


Penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 60% kasus amputasi bisa dicegah. Sebagai contoh, amputasi karena komplikasi diabetes dapat dicegah dengan mengatur peredaran darah secara normal dan telaten. Namun bila kerusakan disebabkan oleh cedera traumatik, maka amputasi tidak akan bisa dihindari.

Setelah menjalani amputasi, pasien harus mengikuti terapi fisik, di mana ia akan belajar melakukan latihan untuk menambah kekuatan dan fleksibilitas pinggul dan lutut. Terapi dimulai dengan latihan peregangan ringan dan perlahan untuk meningkatkan rentang gerak pasien. Saat pasien mulai menunjukkan kemajuan dalam masa pemulihan ini, ia akan diajarkan bagaimana melakukan gerakan sehari-hari, seperti berguling di tempat tidur, duduk di sisi tempat tidur, atau bergerak dari tempat tidur menuju kursi.

Pasien amputasi juga memerlukan dukungan penanganan nyeri, dengan memanfaatkan beragam teknik, termasuk:

  • Terapi manual, yang bertujuan melegakan nyeri dengan memperbaiki peredaran darah, dengan bantuan manipulasi sendi dan terapi pijat
  • Manajemen amputasi
  • Perawatan bagian kaki sisa amputasi (stump)
  • Desensitisasi, bertujuan untuk mengurangi sensitivitas atau reaksi kulit terhadap berbagai rangsangan
  • Stimulasi listrik
  • Stimulasi saraf listrik transkutan (TENS), di mana kulit akan dirangsang secara perlahan dengan menggunaan menggunakan tenaga listrik untuk menghambat sinyal saraf
  • Saat pasien sudah sembuh total dari prosedur operasi, ia akan menjalani latihan menggunakan alat bantu, seperti tongkat atau alat bantu berjalan, serta latihan prostetik yang membuat pasien dapat bergerak menggunakan kaki prostetik dengan penuh percaya diri.

Cara Kerja Amputasi Bawah Lutut

Prosedur amputasi dapat dilakukan dengan bantuan bius total atau spinal. Berbeda dengan bius total yang membuat pasien tertidur, bius spinal hanya akan membuat daerah seluruh daerah bawah pinggang mati rasa. Kemudian, sebelum menutup seluruh pembuluh darah dan jaringan, dokter bedah akan membuat sayatan dan mengangkat seluruh jaringan yang rusak atau terinfeksi penyakit, serta tulang yang hancur. Otot yang tersisa akan dipotong, sehingga sisa amputasi mampu memuat tungkai buatan. Lalu, luka akan dijahit dan ditutup dengan kasa steril. Pengering pun akan digunakan agar cairan berlebih dapat keluar, sehingga tidak terjadi infeksi.

Pasien amputasi biasanya perlu dirawat di rumah sakit selama 5-14 hari. Pasien akan diberi obat-obatan yang dapat menghilangkan nyeri, serta antibiotik untuk mencegah infeksi. Luka pada daerah amputasi umumnya sembuh dalam 4-8 minggu.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Amputasi Bawah Lutut

Amputasi bawah lutut merupakan prosedur bedah besar yang memiliki beberapa kemungkinan komplikasi dan resiko: , beberapa resiko dan komplikasi akibat amputasi adalah:

  • Kontraktur – Kondisi ini terjadi saat jaringan lunak di tungkai mengalami pengencangan atau tidak dapat meregang dan membatasi gerakan sendi. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa menjadi gangguan permanen dan pasien tidak dapat menggunakan kaki palsu.
  • Pembengkakan
  • Nyeri fantom – Pasien kemungkinan mengeluhkan sakit di bagian tungkai yang telah teramputasi atau nyeri di bagian tubuh yang sudah tidak ada
  • Tungkai fantom – Pasien kemungkinan merasakan bahwa tungkai yang teramputasi masih ada
  • Sedih – Pasien akan merasa sedih karena kehilangan kaki. Karenanya, banyak pasien yang mengikuti konseling pasca amputasi untuk, ini dapat membantu menyesuaikan diri dengan kesedihan atas kehilangan kaki secara permanen.


Selain itu, pasien pun beresiko mengalami komplikasi yang umum terjadi pada prosedur bedah besar, seperti kehilangan darah, pembekuan darah, dan reaksi penolakan terhadap obat bius.

Oleh karena itu, jika daerah amputasi tidak mampu untuk pulih sepenuhnya atau tidak sesuai dengan harapan, pasien dapat menjalani prosedur amputasi lagi. Resiko komplikasi menjadi lebih tinggi pada pasien perokok berat, peminum berat, dan mengidap penyakit, seperti diabetes.

Rujukan

  • Ertl J. “Lower-Extremity Amputations.” Medscape. http://emedicine.medscape.com/article/1232102-overview

  • Muilenburg A., Wilson B. Jr. “A manual for below-knee (trans-tibial) amputees.” http://www.oandp.com/resources/patientinfo/manuals/bkindex.htm

  • Hoar CS Jr., Torres J. “Evaluation of below-the-knee amputation in the treatment of diabetic gangrene.” N Eng J Med 1962; 266:440-443.http://www.nejm.org/doi/full/10.1056/NEJM196203012660905

Bagikan informasi ini: