Apa itu Pijat chiropractic?

Pemijatan dan bidang chiropractic saling berhubungan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup pasien, dan juga mengurangi ketergantungan terhadap pembedahan dan berbagai jenis perawatan konvensional lainnya.

Massage atau pemijatan adalah teknik yang memanipulasi otot dan jaringan menggunakan gerakan yang lembut dan perlahan, ditambah sedikit tenaga, remasan, dan tekanan dari tangan. Pemijatan membantu meringankan tekanan otot yang mungkin mengejang dan terikat, yang dapat menyebabkan sakit. Pemijatan juga merupakan cara yang baik untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh, yang akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Ada berbagai macam terapi pemijatan dewasa ini. Salah satu contohnya adalah pemijatan titik picu, yang dilakukan di beberapa titik picu di beberapa daerah pada tubuh yang menjadi lunak dan sakit akibat cedera, trauma(https://www.docdoc.com/id/id/info/condition/cedera), atau stress yang tinggi. Contoh lainnya adalah pemijatan ala Swedia, yang menggunakan penekanan perlahan dan getaran untuk meningkatkan aliran energi pada tubuh.

Di sisi lain, chiropractic adalah salah satu pilihan perawatan lainnya yang sudah dikenal, yang biasanya dilakukan dengan memanipulasi sistem saraf tubuh manusia, terutama pada tulang belakang dan juga pada tulang. Teknik ini berdasarkan pada prinsip bahwa masalah pada sistem saraf manusia akan mengganggu bagian tubuh lainnya, yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit dan cedera lain. Chiropractic juga membantu untuk memperbaiki adanya kelainan pada sistem saraf, agar sinyal-sinyal yang mengalir melalui sistem saraf dapat bekerja ke arah otak dengan lebih efisien.

Chiropractic memiliki beberapa macam teknik yang memounyai konsep yang sama dengan pemijatan. Salah satunya adalah dorongan dengan kecepatan tinggi dan berinterval rendah, yang merupakan teknik untuk memanipulasi sistem tulang belakang, yang ditandai dengan suara letupan karena tekanan yang diberikan pada sendi. Pergerakan yang dilakukan pada tulang belakang biasanya menggunakan teknik yang dilakukan dengan perlahan dan lembut, yang terkadang dibantu dengan alat tertentu.

Beberapa klinik menggabungkan beberapa jenis perawatan untuk perawatan tulang belakang yang lebih efektif dan pemulihan yang lebih cepat. Dengan meringankan tekanan pada otot, tubuh menjadi lebih peka dan mudah menerima perawatan yang diberikan.

Siapa yang Memerlukan Pijat chiropractic?

Pijat chiropractic adalah salah satu pilihan perawatan yang disarankan bagi pasien yang menderita rasa sakit pada punggung bagian bawah. Menurut Asosiasi Chiropractic Amerika Serikat, setidaknya sudah ada 30 juta orang di negara tersebut mengalami sakit kronis di bagian bawah punggung. Teknik ini juga berguna bagi orang-orang yang mengalami rasa sakit di beberapa bagian tubuh lainnya, terutama jika rasa sakit tersebut disebabkan oleh masalah otot dan tulang atau sistem saraf, termasuk fibromyaglia dan osteoarthritis.

Seseorang juga mungkin perlu menjalani pijat chiropractic meskipun tidak merasa sakit atau menderita penyakit tertentu. Teknik ini akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dengan membuat aliran darah menjadi lebih baik, melemaskan otot-otot tubuh, dan mengurangi tekanan pada tulang belakang. Semua itu dapat membantu kekebalan tubuh terhadap berbagai macam ancaman penyakit seperti virus dan bakteri.

Pemijatan juga memberikan efek yang baik bagi mereka yang memiliki masalah mental seperti depresi dan kebiasaan mengalami rasa gelisah yang tidak normal.

Para wanita juga dapat terbantu dengan pijat chiropractic karena dapat mengurangi rasa sakit yang dirasakan saat tahap pra-menstruasi. Teknik ini juga aman bagi wanita hamil, yang lebih rentan mengalami rasa sakit pada punggung bagian bawah.

Pasien yang memiliki trauma yang disebabkan oleh kecelakaan atau terjatuh yang menyebabkan patah tulang atau ligamen dan otot yang sobek juga dapat berkonsultasi dengan ahli terapi chiropractic untuk menjalani teknik tersebut selama masa rehabilitasi.

Hasil dari pijat chiropractic biasanya beragam. Terkadang, teknik ini dapat mengurangi rasa sakitnya, tetapi tidak mengobati penyakitnya. Terkadang, ada juga pasien yang terobati dengan teknik ini. Sebagian hanya perlu sedikit penyesuaian, sedangkan sebagian yang lain mungkin perlu penyesuaian yang lebih. Ahli terapi chiropractic perlu merancang dan menyesuaikan rencana perawatan tergantung dari harapan dan kebutuhan pasien, guna mendapatkan hasil yang diinginkan.

Cara Kerja Pijat Chiropractic

Tindakan ini dimulai dengan pemeriksaan yang menyeluruh terhadap pasien. Sebagian pasien berkonsultasi kepada ahli terapi chiropractic setelah perawatan konvensional seperti obat-obatan dan pembedahan tidak dapat mengurangi rasa sakit yang diderita. Pada saat itu, ahli terapi chiropractic biasanya akan memerlukan beberapa rekam dan dokumen medis untuk diperiksa. Ahli terapi tersebut juga akan mewawancarai pasien, menanyakan soal bagaimana sakitnya bermula, daerah yang dirasa sakit, dan situasi yang dirasa dapat memperparah atau meringankan rasa sakit yang diderita. Ahli terapi tersebut juga biasanya akan menanyakan kebiasaan pasien, gaya hidupnya, dan riwayat penyakit keluarganya.

Jika ahli chiropractic menawarkan pemijatan, pasien biasanya akan menjalani perawatan pemijatan untuk mengurangi tekanan pada otot. Setelah pemijatan selama 45 menit atau satu jam, pasien akan diminta untuk kembali ke ruangan ahli chiropractic untuk penyesuaian dan manipulasi otot. Pasien kemudian akan diminta kembali ke ahli pemijatan untuk meningkatkan kondisi jaringan lunak pasien. Terkadang, penyesuaian dan pemijatan tersebut tidak dilakukan di waktu yang sama.

Risiko Pijat Chiropractic dan Kemungkinan Komplikasi

Berbagai penelitian sudah membuktikan keberhasilan dan keamanan dari pijat chiropractic, selama tindakan ini dilakukan dengan ahli terapi chiropractic yang sudah terlatih dan bersertifikat. Nemun demikian, rasa perih pada persendian dan rasa sakit pada otot dan tubuh mungkin terasa selama beberapa jam setelah perawatan dimulai. Pemijatan yang baik biasanya dapat mengurangi kemungkinan rasa sakit tersebut dapat muncul.

Rujukan:

  • Rindfleisch JA, Early B. Neck pain. In: Rakel D, ed. Integrative Medicine. 3rd ed. Philadelphia, PA: Saunders Elsevier; 2012:chap.

  • Rubinstein SM, van Middelkoop M, Assendelft WJ, de Boer MR, van Tulder MW. Spinal manipulative therapy for chronic low-back pain. Cochrane Database Syst Rev. 2011 Feb 16;(2):CD008112.

  • Chou R, Loeser JD, Owens DK, Rosenquist RW, et al; American Pain Society Low Back Pain Guideline Panel. Interventional therapies, surgery, and interdisciplinary rehabilitation for low back pain: an evidence-based clinical practice guideline from the American Pain Society. Spine. 2009;34(10):1066-77.

  • Walker BF, French SD, Grant W, Green S. Combined chiropractic interventions for low-back pain. Cochrane Database Syst Rev. 2010;(4). Review.

Bagikan informasi ini: