Definisi dan Ringkasan

Dental Sealant adalah lapisan plastik tipis yang dipasang pada permukaan gigi untuk melindungi gigi dari kerusakan. Tambalan cair gigi biasanya dipasang pada gigi geraham dan gigi geraham kecil untuk mencegah infeksi gigi/karies pada celah gigi, yang merupakan tempat bersembunyi bagi gigi berlubang. Plak pun lebih mudah menumpuk pada gigi belakang tersebut karena letaknya yang tersembunyi sehingga tidak terlindungi oleh fluorida dan air liur. Setelah tambalan ini direkatkan pada gigi, lapisan tersebut akan menyatu dengan alur gigi dan menciptakan perisai pada setiap gigi.

Bagaimana Dental Sealant Bekerja

Gigi geraham dan geraham kecil sangat rentan terhadap lubang, karies, dan kerusakan karena letaknya yang sulit dijangkau oleh sikat dan benang gigi. Mereka pun sangat rentan terhadap plak karena sulit dijangkau oleh alat pembersih gigi. Tambalan cair gigi menjaga agar sisa makanan tidak masuk ke dalam celah dan lubang pada gigi belakang. Karena fungsi perlindungan yang dimilikinya, tambalan cair ini sering dianggap sebagai salah satu komponen dasar dari kebersihan gigi. Tambalan cair gigi juga bermanfaat dalam menangani luka yang disebabkan oleh karies pada gigi.

Karies merupakan sebuah kondisi dimana mineral pada permukaan gigi terkikis sedikit demi sedikit karena bakteri dan asam yang terkumpul di dalam mulut saat kita sedang mengunyah. Mineral yang hilang tersebut kemudian digantikan oleh mineral baru yang diproduksi oleh fluorida dan air liur. Akan tetapi, karena letak gigi geraham dan premolar yang sulit dijangkau oleh fluorida dan air liur, mereka menerima mineral jauh lebih sedikit dibandingkan dengan gigi lainnya. Dalam hal ini, berarti jumlah mineral yang hilang lebih banyak dibandingkan jumlah mineral yang dihasilkan.

Peran tambalan cair ini sangat penting dalam melindungi gigi dari karies yang merupakan gangguan gigi yang paling umum terjadi, bahkan pada usia dini.

Siapa yang Sebaiknya Menggunakan Dental Sealant

Tambalan cair ini sebaiknya dipasang pada gigi sejak usia dini. Usia yang paling dianjurkan yaitu antara 6 sampai 14 tahun, karena anak-anak pada rentang usia tersebut sangat rentan terhadap karies dan luka pada gigi. Usia enam tahun merupakan saat yang tepat bagi anak-anak untuk memulai proses perlindungan pada gigi, karena kebanyakan dari mereka mulai memiliki gigi geraham dan geraham kecil permanen pada usia tersebut.

Tambalan ini juga sangat bermanfaat bagi orang dewasa dan balita. Orang dewasa dengan gigi yang sehat sebaiknya memasang tambalan ini pada gigi mereka untuk melindungi gigi mereka dari kerusakan yang umumnya terjadi seiring pertambahan usia.

Balita dengan gigi bayi juga sebaiknya memasang tambalan ini pada gigi mereka, terutama bila terdapat cerukan yang dalam pada gigi mereka. Dengan menjaga agar gigi bayi tetap sehat, tentunya akan lebih mudah untuk mempersiapkan ruang bagi gigi permanen. Selain itu, pemasangan tambalan ini juga dapat membantu untuk memastikan anak-anak tidak kehilangan gigi mereka sebelum waktunya.

Apa yang Bisa Diharapkan dari Pemasangan Dental Sealant

Untuk memasang tambalan cair pada gigi, Anda sebaiknya menemui dokter gigi atau ahli kebersihan gigi.

Proses perlindungan gigi ini dilakukan dalam satu kali kunjungan ke klinik dokter gigi. Prosesnya sangat sederhana, tanpa rasa sakit, dan hanya memakan waktu beberapa menit saja bagi setiap gigi. Ini berarti lama pemasangan tambalan cair ini bergantung kepada jumlah gigi yang akan dipasangi tambalan.

Sebelum dipasangi tambalan ini, masing-masing gigi harus dibersihkan serta dikeringkan terlebih dahulu. Penggunaan asam yang membuat permukaan gigi menjadi kasar juga diperlukan untuk memastikan agar lapisan tambalan dapat melekat dengan cepat pada permukaan gigi. Namun, hal ini bergantung pada jenis lapisan tambalan yang digunakan. Jika metode asam dilakukan, maka masing-masing gigi pasien harus dibilas dan dikeringkan untuk kedua kalinya.

Setelah gigi siap, maka tambalan baru akan dipasang. Setelah direkatkan pada gigi, lapisan tersebut akan mengeras dengan sangat cepat. Dokter gigi juga mungkin akan mempercepat proses pengerasan tersebut dengan memberikan penyinaran pada gigi pasien.

Berapa Lama Tambalan Cair Melindungi Gigi?

Tambalan cair dapat melindungi gigi dalam jangka waktu yang cukup lama, hingga 10 tahun. Hal ini membuat pemasangan sealant menjadi salah satu metode perlindungan gigi yang paling bermanfaat dari segi biaya. Namun, dokter gigi tetap akan memeriksa lapisan tambalan secara berkala untu memeriksa adanya kerusakan dan keretakan yang mudah untuk diperbaiki. Ini berarti Anda tetap harus bertemu dengan dokter gigi Anda secara rutin, paling tidak satu kali setiap enam bulan. Hal ini dilakukan agar dokter gigi dapat memperbaiki lapisan tambalan pada gigi Anda bila ditemukan adanya kerusakan pada lapisan tersebut.

Apakah Pemasangan Tambalan Cair Termasuk dalam Layanan Asuransi Gigi?

Sebagai proses dasar perlindungan gigi, pemasangan sealant biasanya termasuk dalam sebagian besar layanan asuransi gigi. Namun, agar lebih yakin, Anda dapat menanyakan hal tersebut kepada penyedia jasa asuransi Anda sebelum Anda menemui dokter gigi atau ahli kebersihan gigi.

Referensi:

  • Asawa K., Gupta V., Tak M., et al. “Dental Sealants: Knowledge, Value, Opinion, and Practice among Dental Professionals of Bathinda City, India.” Advances in Preventive Medicine, vol. 2014.

  • Griffin SO., Oong E., Kohn W., et al. “The Effectiveness of Sealants in Managing Caries Lesions.” Journal of Dental Research.

  • Beltrán-Aguilar ED, Barker LK, Canto MT, Dye BA, Gooch BF, Griffin SO, Hyman J, Jaramillo F, Kingman A, Nowjack-Raymer R, Selwitz RH, Wu T. “Surveillance for dental caries, dental sealants, tooth retention, edentulism, and enamel fluorosis.”

  • Featherstone J.B.D. (2008). “Dental Caries: A Dynamic Disease Process.” Australian Dental Journal.

  • Avinash J., Marya C.M., Dhingra S. et al. (2010). “Pit and Fissure Sealants: An Unused Caries Prevention Tool.” Journal of Oral Health and Community Dentistry.

Bagikan informasi ini: