Apa itu Konsultasi Bedah Mata?

Konsultasi bedah mata atau okular adalah pertemuan antara pasien dan dokter bedah yang memiliki keahlian khusus dalam penyakit pada mata dan area sekitarnya. Konsultasi ini dilakukan sebelum pembedahan direncanakan.

Prosedur bedah tidak selalu menjadi pilihan pertama dalam pengobatan penyakit mata. Ini karena mata merupakan organ yang sangat mudah cedera. Walaupun saat ini teknologi sudah sangat canggih, bedah mata belum tentu dapat menyembuhkan semua penyakit mata. Namun, pembedahan memiliki tingkat kesuksesan yang jauh lebih tinggi dibandingkan metode pengobatan lainnya, seperti kacamata. Seperti jenis pembedahan lainnya, bedah mata juga memiliki resiko tersendiri, mulai dari resiko ringan sampai resiko berbahaya yang tidak dapat disembuhkan atau diperbaiki.

Dalam kasus penyakit mata yang dapat diobati dengan pembedahan, pasien dapat menemui dokter spesialis mata yang telah mengikuti fellowship atau pelatihan bedah dan ahli dalam menangani penyakit pasien. Dokter spesialis mata dapat menangani berbagai penyakit mata, mulai dari penyakit pada retina dan kornea, atau yang disebabkan oleh usia (misalnya degenerasi makula atau glaukoma).

Salah satu perbedaan terbesar antara ahli optometri dan spesialis mata adalah pembedahan. Ahli optometri juga dapat menangani dan mengobati penyakit mata, namun penyakit yang lebih kompleks dan membutuhkan pembedahan harus ditangani oleh spesialis mata yang sudah ahli, memahami, dan terlatih dalam pembedahan. Walaupun begitu, keduanya dapat bekerjasama untuk meningkatkan kesehatan mata pasien.

Siapa yang Perlu Menjalani Konsultasi Bedah Mata dan Hasil yang Diharapkan

Konsultasi bedah mata akan dilakukan atas rekomendasi dari dokter mata umum, yang dapat menyarankan pembedahan karena beberapa alasan:

  • Pengobatan awal, yang dapat berupa kacamata atau lensa kontak, sudah tidak efektif
  • Penyakit mata telah bertambah parah, sehingga alat bantu penglihatan menjadi tidak terlalu efektif
  • Pasien lebih memilih pembedahan daripada pengobatan tanpa bedah untuk mendapatkan hasil yang lebih baik


Konsultasi juga dapat dilakukan bagi pasien yang mengalami gangguan mata setelah pembedahan. Dalam kasus ini, konsultasi dapat dilakukan oleh dokter bedah yang melakukan pembedahan atau dokter bedah lain. Pasien juga dapat berkonsultasi untuk mencari opini kedua, apabila pasien ingin memastikan bahwa pembedahan merupakan pilihan pengobatan yang terbaik atau jika ia merasa kurang puas dengan dokter bedah matanya yang sekarang.

Dokter bedah tidak akan terburu-buru saat konsultasi, supaya pasien memahami semua informasi tentang pembedahan, termasuk waktu pemulihan, teknik yang akan digunakan, resiko dan komplikasi, serta biaya.

Cara Kerja Konsultasi Bedah Mata

Sebelum konsultasi bedah mata, pasien harus membuat janji temu terlebih dahulu di klinik atau rumah sakit yang memiliki departemen mata. Kecuali dalam kasus darurat, di mana pasien dapat langsung datang tanpa janji temu. Terkadang, dokter bedah juga dapat berpraktik di pusat kesehatan masyarakat.

Sebelum konsultasi, pasien atau dokter mata umum yang merujuk pasien harus memberikan semua rekam medis pasien yang relevan pada dokter bedah. Pasien juga harus membawa semua obat yang sedang dikonsumsi untuk penyakit matanya. Sebaiknya pasien ditemani oleh anggota keluarga atau teman, untuk berjaga-jaga apabila pasien harus menjalani pemeriksaan mata yang menyebabkan pasien tidak dapat mengendarai kendaraan.

Saat konsultasi, staf klinik akan membantu pasien mengisi kuisioner dan formulir yang diperlukan. Hasilnya akan diperiksa untuk memastikan pasien telah menuliskan semua informasi yang penting.

Selama konsultasi, dokter bedah akan:

  • Meninjau rekam medis pasien yang didapatkan dari dokter mata umum atau pasien
  • Menanyakan tentang kesehatan pasien secara keseluruhan, terutama kondisi matanya dan alasannya menginginkan bedah mata
  • Menanyakan tentang riwayat kesehatan pasien dan keluarganya, gaya hidup, kebiasaan, dan obat yang sedang dikonsumsi oleh pasien
  • Menilai apakah pasien membutuhkan atau dapat menjalani bedah mata


Apabila kondisi pasien memungkinkan untuk menjalani bedah mata, dokter bedah akan membahas rincian pembedahan, termasuk:

  • Persiapan, yang dapat meliputi pemeriksaan tambahan
  • Teknik bedah yang akan digunakan
  • Langkah yang akan dilakukan saat pembedahan
  • Resiko dan komplikasi
  • Biaya dan pilihan pembayaran
  • Hasil yang dapat diharapkan
  • Perawatan pasca bedah
  • Proses pemulihan
  • Cara merawat mata setelah pembedahan


Konsultasi dapat berlangsung selama 30 menit hingga 1 jam. Biasanya, konsultasi hanya perlu dilakukan satu kali dan setelah itu dokter bedah akan memulai proses bedah mata.

Kemungkinan Resiko dan Komplikasi Konsultasi Bedah Mata

Salah satu resiko dari konsultasi bedah mata adalah pasien yang menolak untuk bekerjasama dengan dokter bedah. Contohnya adalah pasien anak, yang mungkin merasa tidak senang karena ia harus menjalani banyak pemeriksaan atau terlalu lama berada di rumah sakit. Anak juga dapat merasa takut akan dokter, sehingga ia semakin cemas. Pasien dewasa juga dapat menunda pembedahan, sehingga pembedahan terlambat dilakukan dan rencana pembedahan yang dibuat saat konsultasi sudah tidak dapat digunakan.

Rujukan:

  • American Academy of Ophthalmology Retina Panel. Preferred Practice Pattern Guidelines. Diabetic retinopathy. 2012. Available at: www.aao.org/ppp.
Bagikan informasi ini: