Apa itu Konsultasi Bedah Saraf?

Konsultasi bedah saraf adalah pertemuan terkait kesehatan antara pasien dengan dokter bedah saraf. Konsultasi ini dilakukan sebelum dan sesudah proses operasi bedah saraf.

Konsultasi ini adalah bagian penting dari proses operasi dan dilakukan untuk mendapat informasi yang sangat penting, yang membantu menjamin kesuksesan operasi dan keselamatan pasien. Konsultasi meliputi:

  • Jenis operasi seperti apa yang cocok berdasarkan dengan kondisi pasien
  • Apakah pasien memenuhi syarat untuk operasi
  • Proses operasi tahap demi tahap
  • Persiapan sebelum dan sesudah operasi
  • Obat-obatan
  • Kemungkinan risiko dan komplikasi saat dan setelah operasi.

Siapa yang perlu Menjalani Konsultasi Bedah Saraf & Hasil yang Diharapkan

Konsultasi bedah saraf dapat dianjurkan pada kasus seperti berikut:

  • Pasien telah dirujuk – Bedah saraf tidak untuk semua orang. Walaupun terkadang menjadi pengobatan pertama terutama bila dalam keadaan darurat, bedah saraf sering hanya dilakukan bila pengobatan non-operasi gagal atau kondisi semakin memburuk. Sebelum operasi dimulai, pasien terlebih dulu dirujuk pada dokter bedah saraf untuk konsultasi awal, di mana ia akan diperiksa untuk menentukan apakah ia memenuhi syarat untuk operasi atau tidak. Selama konsultasi, dokter bedah saraf akan menentukan apakah manfaat operasi lebih besar dari pada kemungkinan risiko dan komplikasi. Rincian lain yang akan dibicarakan adalah jenis pembiusan yang akan digunakan, masa penyembuhan, bagaimana operasi dijalankan, dan sebagainya. Pasien didorong untuk bertanya untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin, agar pasien dapat memutuskan sendiri apakah ia akan menjalani operasi dengan kemungkinan risiko dan komplikasi yang ada, atau tidak.

  • Pasien menginginkan pendapat kedua – Pasien berhak untuk meminta pendapat lain, terutama karena bedah saraf adalah proses dengan kemungkinan risiko yang tinggi dan rumit. Pasien dapat mencari pendapat lain apabila pasien merasa dokter bedah sebelumnya telah melakukan kekeliruan atau tidak menangani masalah dengan cara sebaik mungkin.

  • Masalah yang mempengaruhi otak, saraf tulang belakang, dan saraf – Bedah saraf biasanya disebut operasi otak, tetapi hampir semua operasi dilakukan pada tulang belakang.

  • Pasien membutuhkan persiapan sebelum dan sesudah operasi – Konsultasi dilakukan tidak hanya sebelum operasi, tetapi juga setelah operasi karena komplikasi dapat muncul berminggu-minggu atau berbulan-bulan setelah operasi.
    Lamanya waktu konsultasi bisa berbeda-beda. Konsultasi dapat menghabiskan waktu sekitar 30 menit, hingga paling sedikit 60 menit. Pasien diharapkan banyak bertanya selama konsultasi.

Cara Kerja Konsultasi Bedah Saraf

Pasien yang memerlukan operasi bedah saraf harus melalui konsultasi awal. Ia harus membuat janji melalui website atau telepon terlebih dulu. Setelah itu, pegawai dokter akan membuat jadwal untuk pasien.

Pada hari konsultasi, pasien pergi menuju klinik atau rumah sakit dengan membawa semua obat-obatan yang sedang ia konsumsi, catatan kesehatan, dan dokumen lainnya yang dapat membantu dokter menyarankan tindakan operasi yang terbaik. Pegawai dokter terkadang memberikan daftar apa yang harus dibawa.

Selama konsultasi, dokter bedah saraf akan bertanya tentang:

  • Kondisi atau masalah kesehatan saat ini
  • Masalah kesehatan utama pasien
  • Alasan untuk penolakan
  • Riwayat kesehatan
  • Gaya hidup (apakah pasien perokok atau bukan, dan sebagainya)
  • Riwayat kesehatan keluarga
  • Kekhawatiran tentang operasi

Dokter bedah saraf akan memberikan informasi seperti berikut:

  • Pilihan operasi yang sebaik mungkin (termasuk teknik yang akan digunakan)
  • Persiapan sebelum operasi
  • Perawatan setelah operasi
  • Layanan lainnya termasuk terapi dan konseling
  • Hasil yang diharapkan dari operasi

Bila diperlukan, dokter bedah dapat melakukan tes-tes tertentu sebagai bagian dari persiapan sebelum operasi.

Kemungkinan Komplikasi & Resiko Konsultasi Bedah Saraf

Konsultasi tidak memiliki risiko apapun, selain kemungkinan Anda merasa tidak nyaman dengan dokter bedah saraf yang dirujuk. Perawatan kesehatan adalah upaya kerja sama, sehingga sangat penting bila pasien merasa nyaman dalam membicarakan gangguan dan masalah kesehatan lainnya kepada sang dokter.

Rujukan:

  • Gasco J, Mohanty A, Hanbali F, Patterson JT. Neurosurgey. In: Townsend CM, Beauchamp RD, Evers BM, Mattox KL, eds. Sabiston Textbook of Surgery. 19th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2012:chap 68.
Bagikan informasi ini: