Apa itu Konsultasi Kebidanan?

Bidan adalah seorang praktisi medis yang memiliki izin dalam memberikan perawatan kandungan dan dukungan pada wanita hamil, selama kehamilan hingga persalinan dan 28 hari setelah kelahiran bayi.

Bidan sangat ahli menangani kehamilan dengan risiko kecil dan proses persalinan normal (melalui vagina). Apabila terjadi komplikasi dan kehamilan mempunyai risiko tinggi, bidan akan merekomendasi pasien untuk menemui dokter spesialis kandungan dan kebidanan (Ob-Gyn).

Kebutuhan akan bidan semakin meningkat di kalangan wanita hamil. Pelayanan yang diberikan oleh bidan, terutama dukungan serta perhatian selama kehamilan dan setelah melahirkan membuat bidan lebih diminati oleh wanita hamil, khususnya yang ingin menjalani persalinan normal atau persalinan di dalam air (waterbirth). Selain itu, seorang bidan dapat membantu prosedur di rumah sakit bersama dengan dokter kandungan pasien.

Sebelum melakukan konsultasi kebidanan, seorang wanita hendaknya mengetahui macam-macam bidan, di antaranya:

  • Perawat-bidan bersertifikat (Certified nurse-midwives) adalah bidan yang telah menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi/universitas dengan gelar keperawatan. Perawat-bidan mempunyai izin sebagai perawat terdaftar (bekerja sebagai perawat terdaftar), telah menyelesaikan pendidikan kebidanan lanjutan selama 2-3 tahun dan lulus ujian sertifikasi. Mereka menangani pasien di rumah sakit dan bekerja membantu spesialis kandungan dan kebidanan.

  • Bidan bersertifikat (Certified Midwives) mempunyai kepentingan yang sama dengan CNMs, bedanya gelar utama mereka bukanlah keperawatan.

  • Bidan profesional bersertifikat (Certified professional midwives) adalah praktisi yang memiliki izin praktik mandiri. Bidan ini umumnya menangani persalinan di rumah dan memiliki klinik bersalin.

  • Bidan direct-entry (Direct entry midwives) adalah praktisi mandiri yang telah mendapatkan akreditasi kebidanan melalui perjalanan karir selain keperawatan. Mereka melayani perawatan kandungan lengkap dan persalinan rumah serta memiliki rumah bersalin pribadi.

Konsultasi kebidanan dapat dimulai saat kehamilan memasuki usia 4 bulan. Konsultasi awal dilakukan pada beberapa bidan hingga menemukan bidan yang dianggap cocok. Tidak hanya dalam sertifikat dan pengalaman, namun mampu membangun hubungan yang baik dengan ibu hamil.

Siapa yang Perlu Menjalani Konsultasi Kebidanan dan Hasil yang Diharapkan

Wanita hamil mengikuti konsultasi kebidanan dengan tujuan mendapat perawatan yang tepat bagi kehamilan serta kebutuhan persalinan. Umumnya, wanita yang datang pada bidan dapat digolongkan pada kategori berikut:

  • Wanita yang lebih memilih persalinan alami – Keahlian utama bidan adalah menangani kelahiran normal melalui vagina dan mereka berpegang teguh pada metode persalinan alami. Maka dari itu, mereka sangat ahli dalam melaksanakan prosedur persalinan rumah dan kelahiran di dalam air.

  • Wanita yang membutuhkan dukungan penuh saat melahirkan - Dokter dan spesialis kandungan biasanya tidak memegang tangan ibu saat proses melahirkan. Namun, bidan akan melakukannya. Seorang bidan selalu berada disamping pasien untuk menenangkan serta memberi dukungan.

  • Wanita yang tidak ingin melakukan prosedur persalinan invasif - Banyak wanita hamil tidak ingin melakukan intervensi kandungan, seperti pengobatan nyeri dan bedah sesar. Bidan menggunakan metode alami untuk meringankan nyeri, seperti memberi pijatan atau kompres hangat daripada episiotomi (sayatan untuk memperbesar bukaan vagina), dan shower dan mandi air hangat sebagai relaksasi.

  • Wanita yang memerlukan bantuan pasca-melahirkan - Orangtua yang baru pertama kali memiliki anak seringkali merasa kewalahan, sebab mereka mengalami masa transisi dari sebuah pasangan menjadi orangtua yang memiliki seorang atau beberapa anak (bayi kembar). Bidan telah dilatih untuk memberikan tata cara perawatan bayi pada calon orangtua, memberi pengetahuan mengenai nutrisi dan latihan yang membantu orangtua mengatasi tekanan batin pada awal masa transisi.

  • Wanita yang memiliki kehamilan berisiko kecil - Wanita dengan kehamilan sehat lebih memilih bidan karena tidak terdapat komplikasi kehamilan serius yang membutuhkan penanganan dokter. Namun, bidan terpilih akan bekerja sama dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan untuk mengatasi kehamilan yang rentan terhadap risiko.

Cara Kerja Konsultasi Kebidanan

Tahap awal dari konsultasi kebidanan adalah menemukan bidan yang tepat. Pasien harus memilih berdasarkan pelatihan yang telah dijalani dan pengalaman bidan, kemampuan bidan dalam menangani komplikasi dan situasi darurat, serta pelayanan yang mereka berikan selama kehamilan, persalinan dan pasca-melahirkan. Kemampuan bidan dalam membuat pasien merasa tenang dan nyaman akan menjadi nilai tambahan. Seorang bidan perlu memiliki keterampilan komunikasi yang sangat baik untuk menghindari kesalahpahaman.

Apabila pasien telah memilih bidan atau tim bidan yang tepat, selanjutnya bidan akan memeriksa:

  • Riwayat kesehatan dan gaya hidup pasien - Seorang bidan harus mengetahui segala sisi yang menyangkut pasien, termasuk kehamilan sebelumnya dan riwayat kondisi atau penyakit bawaan, apakah salah satu atau kedua orangtua merupakan seorang perokok, peminum alkohol berat atau sedang dalam masa pengobatan.

  • Prediksi tanggal kelahiran - Hari kelahiran adalah hari terpenting dalam hubungan ibu dan bidan. Tanggal kelahiran bayi dihitung berdasarkan masa menstruasi terakhir sang ibu.

  • Pilihan metode kelahiran - Bidan atau tim bidan akan mendiskusikan metode bersalin. Biasanya mereka akan memilih persalinan alami karena prosedur ini merupakan bidang keahlian mereka. Namun, pasien juga dapat memutuskan pilihan yang ia inginkan seperti melahirkan di rumah, klinik bersalin atau rumah sakit. Persalinan di dalam air juga merupakan salah satu metode yang ditawarkan.

  • Informasi asuransi – Umumnya, bidan dan timnya memiliki kebijakan asuransi tertentu. Hal ini sebaiknya diselesaikan secepatnya, agar pasien dapat fokus pada perawatan kehamilan dan persalinan.

  • Kontak informasi - Sebaiknya, ibu memberikan kontak informasi yang aktif, baik untuk situasi darurat maupun umum.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Konsultasi Kebidanan

Saat pertama kali mengikuti konsultasi kebidanan, biasanya pasien tidak langsung merasa cocok dan tidak ada ikatan langsung antara pasien dan bidan. Hal ini disebabkan oleh ibu yang merasa tidak nyaman dengan bidan karena latar belakang bidan tidak mampu membuat ia terkesan atau ia berpikir bahwa bidan tidak memahami kebutuhannya. Solusi yang tepat adalah mencari bidan lain yang dapat dipercaya untuk menangani kehamilannya.

Rujukan:

  • Kilpatrick S, Garrison E. Normal labor and delivery. In: Gabbe SG, Niebyl JR, Simpson JL, et al, eds. Obstetrics: Normal and Problem Pregnancies. 6th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2012: bab 13.
Bagikan informasi ini: