Apa itu Konsultasi dengan Spesialis Psikomatik?

Konsultasi dengan spesialis psikosomatik adalah pertemuan yang dilakukan dengan psikiater yang mempunyai spesialisasi dalam mendiagnosa dan menyembuhkan masalah psikologi yang memengaruhi individu yang sedang mengalami gangguan kesehatan. Kedokteran psikosomatik merupakan satu di antara beberapa aspek yang cukup menantang dalam ilmu psikiatri dan dikenal penting dalam penyembuhan pada pasien yang menderita penyakit kronis.

Konsultasi di bidang kedokteran psikosomatik dapat berlangsung antara dokter spesialis dengan pasien atau antara dokter spesialis dengan dokter umum yang bertanggung jawab dalam menangani kasus pasien. Konsultasi merupakan langkah awal untuk memastikan bahwa pasien tidak mengalami komplikasi psikologi serius yang diakibatkan oleh masalah kesehatan mereka.

Siapa yang Perlu Menjalani Konsultasi dengan Spesialis dan Hasil yang Diharapkan

Konsultasi dalam bidang kedokteran psikosomatik dapat memberikan manfaat untuk pasien yang menderita masalah psikiatri akibat dampak emosional dan psikologi dari penyakit kronis yang dideritanya. Menderita penyakit kronis memberikan tantangan dalam berbagai aspek, menyebabkan banyak pasien mengalami dampak secara fisik tetapi juga dampak secara psikologis, dan hal inilah yang semakin memperburuk keadaan dan bahkan bisa dibilang penyakit mereka pun sudah mengganggu kehidupan mereka. Hal ini mengakibatkan adanya tantangan tambahan dalam menangani penyakit pasien dan juga ikut berkontribusi dalam memperparah keadaan pasien.

Penyakit kronis yang mungkin dapat menyebabkan terjadinya gejala masalah psikiatri, di antaranya:


Penyakit – penyakit ini dapat menyebabkan masalah – masalah psikiatri seperti depresi dan gangguan kecemasan. Selain itu, juga dapat menyebabkan gejala – gejala masalah psikiatri seperti:

  • Rasa tidak berdaya
  • Rasa putus asa
  • Hilang nafsu makan
  • Perubahan berat badan secara mendadak
  • Gangguan tidur
  • Rasa marah
  • Iritabilitas
  • Hilang energi
  • Tingkah laku gegabah
  • Berkurangnya minat pada kegiatan yang sebelumnya disukai
  • Rasa lelah
  • Sulit untuk berkonsentrasi
  • Agresif
  • Membicarakan keinginan untuk bunuh diri


Beberapa individu juga mempunyai kecenderungan untuk mengalami masalah psikologi yang dapat dengan mudah dipicu oleh keadaan yang menyebabkan stress seperti penyakit kronis. Individu – individu yang termasuk dalam kategori ini mempunyai faktor pemicu genetik karena adanya riwayat anggota keluarga yang pernah mengalami masalah psikologi, pernah menyalahgunakan penggunaan obat – obatan atau bahan kimia lainnya, mengkonsumsi beberapa obat – obatan tertentu, dan tidak mendapatkan dukungan sosial yang cukup.

Konsultasi dengan spesialis psikosomatik diharapkan dapat membantu rencana pengobatan psikiatri dengan rencana jangka panjang terhadap penanganan kondisi pasien sehingga pasien dapat mengurangi gejala – gejala masalah psikiatri yang dialaminya.

Cara Kerja Konsultasi dengan Spesialis Psikosomatik

Konsultasi dengan dokter spesialis di bidang psikosomatik dilakukan di klinik atau ruang dokter spesialis dan memakan waktu 45 menit hingga satu jam. Tetapi, jika pertemuan ini dilakukan antara dokter spesialis dengan dokter umum yang menangani kasus pasien, maka pertemuan ini dinamakan konsultasi penghubung.

Konsultasi dimulai dengan wawancara bersama pasien atau dokter yang menangani kasus pasien. Beberapa dokter spesialis juga meminta pasien untuk mengisi kuesioner yang menanyakan beberapa informasi dasar terkait kondisi pasien. Dokter spesialis juga akan menanyakan gejala – gejala masalah psikiatri yang pasien alami.

Dapat disimpulkan, konsultasi ini berisi:

  • Evaluasi rekam medis pasien
  • Pemeriksaan riwayat masalah psikologi pada keluarga
  • Pemeriksaan terhadap adanya riwayat penyalahgunaan obat – obatan atau bahan kimia lainnya
  • Evaluasi dari gejala – gejala yang dialami pasien
  • Evaluasi terapi dan obat – obatan yang pernah pasien terima
  • Diagnosa spesifik terhadap masalah kesehatan yang dialami pasien


Jika dokter spesialis membutuhkan lebih banyak informasi untuk memastikan diagnosa, ia akan meminta pasien menjalani pemeriksaan psikologi secara komprehensif dan juga beberpa tes laboratorium.

Di akhir konsultasi, dokter spesialis akan membuat rencana pengobatan dan meresepkan obat – obatan jika diperlukan, di antaranya:

  • Obat – obatan anti depresi
  • Obat – obatan anti ansietas (kecemasan)
  • Obat – obatan untuk menstabilkan mood (emosi)
  • Obat – obatan anti psikosis (obat – obatan yang membantu pasien untuk kembali menerima realita)
  • Psikoterapi
  • Stimulus untuk pikiran


Pasien juga mungkin akan dirujuk ke rumah sakit atau pusat rehabilitasi untuk pengobatan, atau pulang ke rumah untuk menjalani perawatan di rumah. Dalam beberapa kasus, pasien juga disarankan untuk bergabung dengan kelompok pendukung.

Mulai dari sini, dokter spesialis, bersama dengan dokter spesialis lainnya, akan menjadi bagian dari tim perawatan utama pada pasien.

Kemungkinan Resiko dan Komplikasi Konsultasi dengan Spesialis Psikosomatik

Memasukkan rencana perawatan psikosomatik dalam rencana pengobatan pasien yang menderita penyakit kronis dapat mencegah terjadinya komplikasi psikologis dan emosional yang serius. Komplikasi tersebut dapat terjadi karena, pasien berusaha untuk berkompromi dengan keadaan. Komplikasi – komplikasi ini termasuk:

  • Hubungan yang bermasalah dengan orang di sekitarnya
  • Ketergantungan pada obat – obatan terlarang atau bahan kimia lainnya
  • Masalah hukum
  • Melukai diri sendiri dan termasuk bunuh diri
  • Adanya kecenderungan untuk menyakiti orang lain


Di sisi lain, jika pasien dengan komorbiditas atau penyakit yang terjadi secara simultan sudah menunjukkan gejala – gejala masalah psikiatri tetapi aspek psikosomatik tidak disembuhkan, maka hal ini dapat menghalangi penyembuhan dan mempercepat penurunan kondisi pasien.
Rujukan:

  • American Psychiatric Association
Bagikan informasi ini: