Apa itu Konsultasi Ginjal?

Nefrologi adalah cabang ilmu medis yang mempelejari fungsi dan penyakit ginjal. Ginjal adalah organ tubuh yang menggunakan jaringan pembuluh darah dan banyak pembuluh lainnya yang sangat kompleks, guna menyaring produk buangan di dalam tubuh. Kerusakan atau kelainan pada bagian dari ginjal akan menyebabkan masalah pada ginjal.

Siapa yang Perlu Menjalani Konsultasi Ginjal

Konsultasi ginjal disarankan bagi para pasien yang diduga atau diketahui mengidap kondisi sebagai berikut:

  • Kelainan cairan dan elektrolit pada tubuh
  • Adanya batu ginjal
  • Kelainan karena zat asam pada tubuh
  • Penyakit tubulointerstitial
  • Penyakit glomerular / glomerulus
  • Gangguan metabolisme mineral pada tubuh
  • Gagal ginjal akut dan kronis
  • Penyakit ginjal yang akut dan kronis
  • Penyakit ginjal stadium akhir dan cuci darah


Selama konsultasi, dokter ahli ginjal akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan jika pasien memiliki resiko mengidap penyakit ginjal. Jika pasien sudah didiagnosa mengidap penyakit ginjal sebelum konsultasi, dokter akan memfokuskan sesi konsultasi untuk membuat rencana pengobatan dan pencegahan resiko dari penyakit ginjal.

Cara Kerja Konsultasi Ginjal

Konsultasi ginjal dimulai seperti pertemuan dengan dokter lainnya. Dokter ahli ginjal akan memeriksa rekam medis Anda, dan kemudian akan menanyakannya lebih lanjut untuk klarifikasi, serta melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Setelah memperoleh informasi spesifik, seperti berat badan dan tekanan darah sebagai referensi, dokter akan meminta pengujian urin dan pengujian darah untuk menilai kesehatan ginjal Anda.

Sebagai persiapan sebelum melakukan konsultasi, pasien akan diminta untuk membawa beberapa dokumen medis yang akan membantu dokter untuk mengenal riwayat kondisi pasien. Ini akan membantu diagnosis agar lebih akurat. Dokumen yang perlu dibawa adalah:

  • Daftar obat-obatan yang sudah dan sedang dikonsumsi oleh pasien
  • Hasil tes di laboratorium
  • Laporan radiologi (CT Scan, [pemeriksaan ultrasonik] (https://www.docdoc.com/id/id/info/procedure/ultrasound), dan lainnya)
  • Program manajemen nutrisi atau pola makan dari pasien
  • Serangkaian pertanyaan yang ingin Anda tanyakan pada dokter


Saat mendiskusikan kesehatan Anda dengan dokter, Anda diharapkan untuk sebisa mungkin jujur dan terbuka pada dokter. Ungkapkan informasi lain yang biasanya tidak tertulis di dalam laporan medis Anda; misalnya jika Anda dulunya pernah merokok tapi sudah berhenti, kebiasaan anda yang untuk melewatkan atau lupa untuk minum obat pada waktunya, atau jika Anda pernah tenggelam dalam hasrat untuk mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan. Semua faktor tersebut akan membantu dalam menilai kondisi kesehatan umum Anda secara tepat dan akurat.

Untuk mendiagnosis kondisi ginjal Anda, dokter ahli ginjal akan memeriksa kandungan dari creatinine dan BUN (blood urea nitrogen – urea nitrogen dalam darah). Dokter juga akan memerlukan data GFR atau Glomerular Filtration Rate (laju penyaringan glomerulus) untuk menggolongkan kondisi penyakit ginjal kronis. Nilai GFRT yang lebih dari 90mls/min/1.73m2 menandakan kondisi ginjal yang normal. Berdasarkan nilai batas bawah tersebut, dan jika ada beberapa faktor lain yang mengurangi nilainya, dokter ahli ginjal dapat menentukan apakah pasien dalam kondisi mengidap penyakit ginjal kronis atau tidak.

Tergantung dari kondisi pasien, konsultasi ginjal dapat berupa:

  • Konsultasi ginjal Umum – komplikasi ginjal yang muncul dari penyakit lain dapat dirujuk kepada dokter ahli nefrologi untuk penanganan dan pengobatan.

  • Penanganan Penyakit Ginjal Kronis – saat pasien didiagnosis menderita penyakit ginjal kronis (CKD), terlepas pada stadium berapa penyakit tersebut, pasien akan langsung memerlukan pengawasan secara berkala dan konstan untung mengurangi komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit ginjal yang dapat menyebabkan gagal ginjal. Konsultasi akan dijadwalkan setiap tiga sampai enam bulan sekali. Perawatan dan konsumsi obat-obatan akan disesuaikan seiring perkembangan penyakit tersebut.

  • Perawatan Penyakit Ginjal Stadium Akhir – dalam kasus seperti ini, dialisis seringkali menjadi bagian dari perawatan untuk mempertahankan fungsi ginjal. Dokter ahli ginjal akan bekerja dengan tim yang akan memberikan layanan dialisis dan jika mungkin, melakukan transplantasi ginjal sesegera mungkin.

  • Perawatan Jangka Panjang Pasca Transplantasi Ginjal – setelah pasien melakukan [transplantasi ginjal] (https://www.docdoc.com/info/id/id/condition/transplantasi-ginjal), konsultasi ginjal tidak bisa dilewatkan. Dokter perlu memantau perkembangan dan kinerja dari ginjal yang baru serta memeriksa bagaimana tubuh pasien bereaksi terhadap ginjal baru tersebut. Dokter perlu melakukan pemeriksaan ini secara langsung untuk menyesuaikan cara perawatan, jika memang diperlukan.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Konsultasi Ginjal

Pada dasarnya konsultasi ginjal adalah tindakan yang aman. Bahkan, konsultasi ginjal bermanfaat karena semakin cepat masalah pada ginjal didagnosis, semakin tinggi kemungkinan masalah ginjal dapat diatasi. Selain itu, resiko yang dapat muncul dari penyakit ginjal dapat diminimalisir. Namun, beberapa pengujian dan tindakan yang mungkin perlu dilakukan selama konsultasi berlangsung memeiliki resiko dan komplikasi tertentu, yang akan didiskusikan oleh dokter ahli ginjal pada pasien sebelum dilakukan.

Rujukan:

  • American Society of Nephrology
Bagikan informasi ini: