Apa itu Konsultasi Kesehatan Kerja?

Bidang kedokteran atau kesehatan kerja tidak hanya peduli tentang kesehatan fisik pasien, tapi juga aspek keselamatan di lingkungan kerja. Ini termasuk psikologi kerja yang bertujuan untuk memberikan support terhadap kesehatan mental dan sosial. Kedokteran kerja perlu digabungkan dengan bidang lain. Seperti epidemiologi, [terapi okupasi] (https://www.docdoc.com/id/id/info/specialty/terapi-okupasional) dan obat-obatan, ergonomi dan fisioterapi juga rehabilitasi. Fokus utama dari kesehatan kerja adalah tindakan pencegahan utama bagi masalah kesehatan dan keselamatan di tempat kerja, agar cedera dan cacat dapat dihindari.

Siapa yang Perlu Menjalani Konsultasi Kesehatan Kerja dan Hasil yang Diharapkan

Siapa pun yang bekerja, terutama mereka yang bekerja di tempat dianggap berisiko tinggi, harus menjalani konsultasi kesehatan kerja dengan tenaga kesehatan ahli. Konsultasi akan difokuskan pada (1) kesehatan karyawan umum dan keselamatan serta (2) pencegahan cedera di tempat kerja.

Hasil yang diharapkan dari konsultasi, antara lain:

  • Diskusi tentang bahaya potensial di tempat kerja, termasuk informasi tentang bahan dengan sifat beracun dan peralatan yang ada di tempat kerja pasien
  • Evaluasi kebugaran karyawan untuk bekerja
  • Diagnosis dan pengobatan penyakit serta kecelakaan kerja
  • Resep atau rekomendasi untuk metode rehabilitasi
  • Penyediaan pendidikan kesehatan di tempat kerja
  • Diskusi tentang peraturan pemerintah terkait isu-isu tentang kesehatan, serta keselamatan dan kebugaran di tempat kerja
  • Manajemen layanan kesehatan untuk berbagai masalah di tempat kerja
  • Resep atau rekomendasi standar kebersihan kerja untuk mencegah penularan penyakit

Cara Kerja Konsultasi Kesehatan Kerja

Konsultasi kesehatan kerja dapat dilakukan dalam bentuk kerjasama dengan perusahaan atau organisasi kesejahteraan pekerja. Jika pasien ingin melakukan konsultasi pribadi, konsultasi kesehatan kerja disediakan oleh penyedia layanan kesehatan primer. Biasanya dimulai dengan wawancara singkat untuk menentukan seperti apa lingkungan kerja atau riwayat kesehatan dan keluarga pasien untuk memperoleh informasi tentang jenis penyakit yang rentan dialami pasien. Konsultasi ini juga meliputi pemeriksaan penyakit atau cedera melalui berbagai prosedu. Seperti, pencitraan dan tes laboratorium. Pengobatan dan rehabilitasi penyakit dan cedera terkait pekerjaan dapat ditentukan atau disediakan selama konsultasi.

Perusahaan juga dapat berkonsultasi dengan spesialis kedokteran okupasi untuk merumuskan langkah-langkah untuk menjaga kesehatan dan keselamatan di tempat kerja. Salah satu tujuannya adalah mengidentifikasi bahaya di tempat kerja, seperti:

  • Bahaya fisik - ini berpotensi memengaruhi banyak orang di tempat kerja. Di Amerika Serikat, jutaan pekerja menderita gangguan pendengaran akibat kebisingan di tempat kerja. Selain itu, ketinggian, bagian yang bergerak, benda panas, atau udara yang terlalu dingin dan lainnya juga termasuk ke dalam bahaya fisik. Sebab, semua hal yang telah disebutkan dapat menyebabkan cedera dan cacat pada pekerja.

  • Bahaya biologis – Bahaya yang datang akibat kontak dengan racun dan bahan biologis berbahaya lainnya juga akan diselidiki. Virus, seperti pilek dan influenza, juga dikategorikan bahaya sebagai biologis. Orang yang bekerja di luar rumah terus-menerus terpapar bahaya biologis di lingkungan dan dapat mengembangkan penyakit dan cedera yang disebabkan oleh hewan, tumbuhan dan serangga. Pekerja kesehatan, termasuk di bidang kedokteran hewan, juga berisiko terpapar bahaya tersebut.

  • Bahaya kimia, seperti agen kekebalan tubuh, karsinogen, alergen, sensitizer, racun reproduksi, racun sistemik dan neurotoksin. Spesialis okupasi dapat menentukan batas-batas paparan yang diperbolehkan terhadap hal-hal di atas dan mengidentifikasi gejala dari kondisi medis umum hingga serius, akibat terpapar dengan zat-zat tersebut.

  • Bahaya psikososial yang menimbulkan risiko terhadap kesehatan mental dan emosional pekerja. Kategori ini mencakup dampak dari jam kerja yang panjang, keseimbangan kehidupan kerja yang buruk dan kurangnya keamanan kerja. Bahaya ini dapat menyebabkan depresi dan kecemasan pada pekerja. Hal-hal ini dapat menganggu produktivitas, kesejahteraan psikologis dan perilaku di tempat kerja.

Hampir semua pekerja di seluruh dunia terpapar paling sedikit satu dari banyak bahaya yang ada di tempat kerja masing-masing, setiap harinya. Konsultasi spesialis okupasi memungkinkan perusahaan untuk memastikan kesehatan umum, produktivitas, efisiensi dan kesejahteraan pekerjanya. Perusahaan dan individu juga bisa mendapatkan keuntungan dari konsultasi ini, dalam memperoleh informasi dan edukasi tentang cara untuk menghindari penyakit dan cedera.yang berhubungan dengan pekerjaan.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Konsultasi Kesehatan Kerja

Konsultasi kesehatan kerja adalah prosedur yang sangat aman. Namun, jika individu atau perusahaan menolak temuan yang dijabarkan oleh dokter. Maka, penyakit dan cedera tidak bisa dihindari.

Rujukan:

  • Centers for Disease Control and Prevention. National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH). Stress...At Work. Updated June 6, 2014. www.cdc.gov/niosh/docs/99-101
Bagikan informasi ini: