Apa itu Konsultasi Infertilitas?

Konsultasi Infertilitas adalah jadwal temu dengan seorang dokter atau spesialis kehamilan untuk mendiskusikan diagnosis dan kemungkinan tindakan yang diperlukan untuk kemandulan. Ini adalah sebuah pilihan bagi para pasangan yang mengalami kesulitan mempunyai anak. Jadwal temu akan memberikan sang pria untuk mengetahui jenis tindakan dan perawatan apa yang dapat dilakukan sehingga mereka berdua dapat memutuskan apakah akan menjalani tindakan yang ada.

Siapa yang Perlu Menjalani Konsultasi Infertilitas & Hasil yang Diharapkan

Para pasangan yang mengalami kesulitan untuk mempunyai anak akan mendapatkan manfaat dari konsultasi infertilitas. Namun, hampir semua spesalis kehamilan akan meminta setiap pasangan untuk melakukan metode yang normal setidaknya untuk satu tahun sebelum memutuskan untuk menjalani perawatan. Karenaya, lebih baik untuk mengatur jadwal temu untuk konsultasi infertilitas beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun sebelumnya setelah pasangan tersebut mencoba mempunyai anak. Untuk pasangan tersebut, konsultasi mungkin merupakan langkah pertama menuju dunia sebagai orang tua. Dalam akhir pertemuan, mereka seharusnya sudah memiliki cukup banyak informasi tentang kondisi yang mereka alami dan pilihan yang dapat diambil, sehingga mereka dapat memutuskan dengan bijak.

Melakukan tindakan untuk kehamilan adalah langkah besar bagi para pasangan yang kesulitan untuk hamil. Ini dikarenakan proses menuju kehamilan sangat tidak bisa diprediksi. Tidak ada cara yang pasti untuk menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses menuju kehamilan, dan sejauh apa proses itu akan berjalan. Beberapa pasangan dapat hamil dalam kesempatan pertama, sedangkan beberapa pasangan yang lain memerlukan beberapa kali percobaan sebelum sang wanita berhasil hamil. Karenanya, para pasangan didorong untuk memanfaatkan konsultasi infertilitas pertama untuk menilai apakah mereka mau untuk berkomitmen menjalankan seluruh proses perawatan.

Cara Kerja Konsultasi Infertilitas

Konsultasi Infertilitas diberikan oleh spesialis kehamilan dan ahli endkorinologi reproduksi, dan dilakukan di kantor dokter atau di klinik. Lama konsultasi biasanya satu jam. Hal-hal berikut ini akan didiskusikan selama konsultasi berlangsung;

  • Riwayat Kesehatan keluarga
  • Tujuan pasangan sebagai sebuah keluarga
  • Berapa lama pasangan tersebut sudah mencoba untuk dapat hamil
  • Seagresif apa tindakan yang mungkin akan dilakukan
  • Rencana finansial pasangan tersebut untuk masalah perawatan
  • Jangka waktu yang dibuat berdasarkan rencana kerja atau jika ada rencana liburan
    Pasangan yang mengikuti konsultasi infertilitas juga harus siap untuk menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini:

Untuk pria :

  • Apakah sang pria memiliki masalah seksual seperti disfungsi ereksi, tidak adanya gairah seksual, ejakulasi prematur, dan lainnya?
  • Apakah sang pria pernah memperoleh anak dari pasangan yang lain?
  • Apakah anggota keluarga dari sang pria memiliki masalah kemandulan?
  • Apakah sang pria pernah memiliki masalah medis yang menyerang testikel atau kantung kemaluan, seperti pembengkakan atau infeksi?
  • Apakah sang pria pernah menjalani pembedhan pada testikel atau organ panggul lainnya?
  • Pada usia berapakah sang pria mencapai akil balig / pubertas?
    Untuk wanita :

  • Bagaimana periode mensturasi sang wanita?

  • Apakah periode menstruasinya tidak teratur?
  • Apakah sang wanita pernah hamil sebelumnya?
  • Bagaimana pola makannya?
  • Bagaimana tingkat stress sang wanita?
  • Seberapa banyak latihan dan olahraga yang sang wanita lakukan secara teratur?
    Setelah konsultasi, pasangan tersebut akan menjalani pengujian diagnostik tergantung permintaan dokter. Pengujian kesuburan yang rutin dilakukan akan menentukan kualitas dari sel telur, sperma, dan struktur reproduksi bagi kedua pihak pasangan. Untuk wanita, fokus dari pengujian akan dilakukan pada rahim dan saluran tuba falopi. Pengujian yang tergantung dari jenis kelamin ini diantaranya :

Untuk pria :

  • Analisis air mani
  • Pemindaian ultrasonik transrectal dan scrotal
  • Biopsi testikular
  • Pengujian genetis
    Untuk wanita :

  • Pengujian pembuahan

  • Pengujian sel telur cadangan
  • Pemeriksaan ultrasonik pada panggul
  • Hysterosanpingography
    Kedua pasangan juga akan diminta untuk menjalani:

  • Pengujian genetis

  • Pengujian hormon
    Selama proses diagnosis penyebab kemandulan, keahlian dari seorang ahli ginekologi (untuk pasien wanita) dan ahli urologi (untuk pasien pria) mungkin diperlukan. Para ahli ini akan memberikan informasi lebih rinci tentang penyebab potensi kemandulan yang mempengaruhi kedua pasien.

Hasil dari pengujian fertilitas akan menolong spesialis kehamilan untuk membuat rekomendasinya untuk setiap kasus, yang termasuk di antaranya adalah jenis perawatan yang ada.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Konsultasi Infertilitas

Sebagai jadwal temu tahap awal, konsultasi infertilitas tidak mempunyai resiko dan komplikasi serius. Resiko yang mungkin ada dalam jadwal temu seperti ini adalah diagnosis yang tidak akurat, yang mungkin disebabkan kurangnya semua informasi yang diperlukan dari pasien untuk membuat penilaian yang tepat. Karenanya, untuk menghasilkan kemungkinan sukses yang semaksimal mungkin, penting bagi para pasangan untuk memberikan informasi yang akurat pada dokter atau spesialis kehamilan.


Rujukan :

  • American Society for Reproductive Medicine. Diagnostic evaluation of the infertile female: a committee opinion. FertilSteril. 2012;98:302-307. PMID: 22698637 www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22698637.

  • American Society for Reproductive Medicine. Diagnostic evaluation of the infertile male: a committee opinion. FertilSteril. 2015;103:18-25. PMID: 25597249 www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25597249.

Bagikan informasi ini: