Apa itu Konsultasi Menopause?

Menopause adalah masa di mana siklus menstruasi seorang wanita berhenti dan ia tidak lagi mampu bereproduksi. Menopause dimulai dari tahap perimenopause, yaitu masa transisi yang ditandai oleh melemahnya indung telur dalam memproduksi estrogen dan sel telur. Ketika perimenopause selesai, seorang wanita tidak lagi mengalami menstruasi selama 12 bulan, maka ia mulai memasuki masa menopause.

Wanita yang berada dalam tahap perimenopause atau menopause dianjurkan untuk melakukan konsultasi dengan dokter, terutama jika disertai gejala-gejala tertentu. Gejala yang dialami dapat bersifat ringan serta mudah diabaikan, tetapi ada juga gejala berat yang menyakitkan sehingga mengganggu kesehatan. Konsultasi menopause akan sangat bermanfaat bagi wanita yang memasuki masa menopause akibat pengobatan, sebab prosedur bedah membuat mereka rentan terhadap gejala menopause. Ahli medis, seperti spesialis kebidanan kandungan, akan mengevaluasi gejala serta merekomendasi pengobatan dan terapi.

Siapa yang Perlu Menjalani Konsultasi Menopause dan Hasil yang Diharapkan

Konsultasi menopause sangat dianjurkan bagi wanita dalam masa perimenopause, khususnya yang mengalami:

  • Sindrom pra-menstruasi (PMS) yang memburuk – Sindrom ini berupa timbulnya jerawat, sakit kepala sebelah (migrain), dan nyeri luar biasa sebelum menstruasi. Gejala-gejala dapat memburuk seiring mendekati masa menopause.

  • Menstruasi tidak teratur – Menurunnya kadar estrogen menyebabkan siklus menstruasi tidak teratur. Siklus dapat menjadi lebih lama dengan sedikit darah yang keluar atau lebih sebentar tetapi mengalami pendarahan berat.

  • Daerah vagina kering – Gejala ini disebabkan oleh perubahan hormon

  • Tidak nyaman saat berhubungan seksual – Dengan keringnya area vagina, hubungan seksual akan menjadi tidak nyaman bahkan menyakitkan

  • Inkontinensia urin – Seiring dengan melemahnya otot vagina dan rahim, batuk dan bersin dapat memicu keluarnya air seni tanpa disengaja.


Konsultasi ini juga berguna bagi wanita yang memasuki masa menopause. Sebab, proses menuju menopause terjadi secara bertahap dan tidak semua wanita menyadari ketika dirinya mulai memasuki menopause. Menopause dapat dialami oleh wanita di usia 30-an, namun ada juga yang baru mengalaminya saat berusia 60-an. Wanita yang mempunyai siklus tidak teratur kerap merasa sulit dalam menyadari keterlambatan menstruasi. Gejala-gejala menopause yang akan tetap terlihat adalah:

  • Sensasi panas – Wanita yang mengalami sensasi panas pada daerah wajah dan leher dalam beberapa saat. Gejala ini disebut sensasi panas (hot flashes) dan terjadi selama 30 detik hingga beberapa menit.

  • Keringat malam – Sensasi panas biasanya diiringi dengan keringat berlebih di malam hari. Gejala yang hebat dapat menyebabkan tubuh mengeluarkan banyak keringat.

  • Perubahan suasana hati (mood swing).

  • Vagina kering dan gatal – Hal ini disebabkan oleh penurunan produksi estrogen sehingga vagina menjadi tidak lembab, melemah serta tidak elastis.

  • Hasrat seksual menurun – Dimulai dengan perubahan hormon hingga vagina kering, dorongan seksual pada wanita akan menurun saat ia memasuki menopause.

  • Hubungan seksual menyakitkan – Vagina kering akan menyebabkan nyeri atau rasa tidak nyaman saat melakukan hubungan seksual.

  • Migrain berat

  • [Gangguan tidur] (https://www.docdoc.com/id/id/info/condition/gangguan-tidur) – Beberapa wanita akan merasa sulit untuk tidur, karena berkeringat di malam hari atau disebabkan oleh gejala-gejala pada siang hari yang berlanjut hingga malam.

Gejala menopause muncul seketika pada wanita yang telah menjalani operasi pengangkatan indung telur (oophorectomy) atau rahim (hysterectomy). Kedua prosedur ini dapat menghentikan menstruasi, sebagai permulaan menopause. Mengikuti konsultasi setelah menjalani operasi tersebut akan sangat bermanfaat untuk mempersiapkan diri dari pengaruh menopause.

Tidak semua wanita mengalami gejala menopause yang sama. Sebagian di antaranya dapat mengatasi hot flashes, namun yang lainnya mengalami berbagai gejala berat yang mengganggu kualitas hidupnya. Gejala pun dapat memburuk seiring berjalannya waktu. Tujuan dari konsultasi menopause adalah untuk menentukan rencana pengobatan serta penanganan untuk mengatasi gejala menopause secara efektif.

Cara Kerja Konsultasi Menopause

Konsultasi akan diatur oleh dokter kandungan atau ahli medis lain yang mempunyai spesialisasi dalam memberikan pengobatan dan perawatan menopause. Konsultasi dimulai dengan mengumpulkan informasi riwayat kesehatan pasien, siklus menstruasi, gejala yang dialami dan kontrasepsi yang pernah dipakai. Pemeriksaan lebih lanjut akan menentukan tingkat keparahan gejala, gangguan kesehatan lain serta faktor risiko lainnya, seperti ditemukannya penyakit jantung dan osteoporosis.

Pemeriksaan fisik seperti pemeriksaan payudara dan panggul serta pemeriksaan serviks dan mammografi akan dijalani oleh pasien. Pemeriksaan-pemeriksaan ini adalah bentuk pencegahan terhadap kemungkinan pembentukan penyakit dan kanker.

Apabila semua informasi yang dibutuhkan telah didapat, dokter akan membuat rencana pengobatan, menentukan tingkat keparahan gejala, risiko pasien terhadap gangguan kesehatan dan kondisinya. Rencana pengobatan meliputi pemberian obat, terapi penggantian hormon, terapi alternatif, aturan diet dan nutrisi serta perbaikan gaya hidup.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Konsultasi Menopause

Konsultasi menopause hampir tidak mempunyai komplikasi atau risiko. Apabila seorang wanita mengungkapkan semua gejala yang ia alami, walaupun sebenarnya memalukan, hal ini memudahkan dokter dalam menentukan rencana pengobatan yang tepat untuk mengatasi dan menangani gejala secara efekif.

Rujukan:

  • Lobo R. Menopause and care of the mature woman. In: Lentz GM, Lobo RA, Gershenson DM, Katz VL, eds. Comprehensive Gynecology. 6th ed. Philadelphia, PA: Mosby Elsevier; 2012: bab 14.

  • American College of Obstetricians and Gynecologists Committee on Gynecologic Practice. ACOG Committee Opinion No. 420, November 2008: hormone therapy and heart disease. Obstet Gynecol. 2008;112:1189-1192.

Bagikan informasi ini: