Apa itu Konsultasi Penurunan Berat Badan?

Konsultasi penurunan berat badan adalah janji temu antara pasien dan konsultan, yang mungkin saja seorang penyedia utama kesehatan, ahli gizi, maupun ahli pola makan. Obesitas adalah salah satu wabah yang paling cepat berkembang di seluruh dunia. Penyakit ini meningkatkan risiko penyakit lain yang ditakuti termasuk diabetes, gangguan jantung, dan beberapa jenis kanker. Penyakit ini juga meningkatkan tingkat kecacatan dan menyebabkan masalah mental seperti depresi, serta ketidakseimbangan hormon. Obesitas juga merugikan perekonomian karena meningkatkan biaya perawatan kesehatan. Banyak pasien obesitas juga biasanya dikenakan biaya lebih tinggi dalam hal premi asuransi, dan beberapa penelitian menunjukan obesitas membuat penderitanya mendapat perlakuan tidak adil dalam hal upah dan kesempatan di dunia kerja. Namun, mengurangi berat badan untuk mencapai target tujuan bukanlah hal yang mudah karena obesitas adalah masalah kompleks. Sebagaimana semakin banyak penelitian yang dipublikasi, penelitian tersebut mengungkapkan bahwa banyak faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan dan penurunan berat badan. Meskipun diet dan olahraga adalah dua hal yang paling umum, berat badan juga dapat dipengaruhi oleh pola tidur, hormon, genetika, dan faktor lingkungan yang termasuk paparan racun atau polutan sehari-hari. Maka itu, konsultasi penurunan berat badan sangat diperlukan untuk: * Membantu mengetahui penyebab atau pemicu kenaikan berat badan * Mencari penyebabnya * Membantu pasien baik mengurangi atau menjaga berat badan ideal * Menyediakan makanan yang dapat membuat proses penurunan berat badan lebih cepat dan lebih mudah bagi pasien * Memperkenalkan pilihan penurunan berat badan terbaik berdasarkan faktor tertentu dan keadaan khusus pasien

Siapa yang Harus Menjalani Konsultasi Penurunan Berat Badan & Hasil yang Diharapkan

Konsultasi penurunan berat badan sangat dianjurkan untuk pasien yang: * Pasien yang diklasifikasikan secara klinis baik kelebihan berat badan maupun obesitas – Banyak alat yang saat ini digunakan oleh dokter untuk mengetahui tingkat risiko obesitas seseorang. Alat ini termasuk indeks massa tubuh (BMI), yang merupakan indeks pengukuran berat badan dengan perbandingan tinggi badan, serta lingkar pinggang, yang mendeteksi obesitas sentral. Obesitas sentral, yang juga dikenal sebagai obesitas viseral atau obesitas perut, dianggap sebagai akumulasi lemak paling berbahaya karena berkembang dalam rongga perut dan dekat dengan organ vital seperti hati dan pankreas, yang mengeluarkan hormon insulin. * Perlu menjalani operasi penurunan berat badan – Dalam beberapa kasus, pasien mungkin perlu menjalani operasi penurunan berat badan untuk segera mengurangi berat badan dan risiko tinggi kematian dari penyakit yang ditakuti. Operasi ini juga dapat meningkatkan mobilitas dan produktivitas pasien. * Perlu membuat klaim cacat – Beberapa negara seperti Inggris sekarang memungkinkan pasien obesitas untuk mengajukan klaim cacat, asalkan mereka berpartisipasi dalam program penurunan berat badan. * Perlu menjalani operasi – Terdapat kemungkinan bahwa operasinya tidak terkait dengan berat badan. Namun, sebelum pasien dioperasi, ia perlu mencapai berat badan ideal dahulu. * Ingin memiliki keturunan – Hal ini utamanya berlaku bagi pasien wanita yang didiagnosis dengan masalah metabolisme seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS). Sindrom ini berkaitan dengan resistensi insulin, yang dipicu oleh sejumlah besar berat badan. * Mengalami kesulitan menurunkan berat badan – Berat badan bukanlah masalah mudah karena dapat disebabkan oleh banyak hal, termasuk ketidakseimbangan hormon dan genetika. Konsultasi penurunan berat badan dapat membantu dalam mengatasi semua masalah yang berhubungan dengan obesitas, kesehatan, berat badan, hormon, dan metabolisme. Tindakan ini dapat digunakan untuk mengetaui akar penyebab masalah, memberikan pengobatan yang diperlukan, dan membantu serta melacak kemajuan pasien untuk mencapai berat badan yang ideal. Namun, konsultasi ini tidak selalu menjamin solusi, dan solusinya tidak selalu didapat pada pertemuan pertama.

Cara Kerja Konsultasi Penurunan Berat Badan

Siapa saja yang memiliki masalah dengan berat badan atau obesitas dapat langsung menemui dokter keluarga, dokter umum, internis untuk orang dewasa, dokter anak, endrokrinologi, ahli bedah kosmetik dan bariatrik, ahli gizi, dan ahli pola makan. Dalam konsultasi tatap muka, dokter akan mengumpulkan informasi tentang masalah pasien terlebih dahulu. Dokter juga mungkin bertanya tentang: * Target berat badan * Gaya hidup seperti pola makan, olahraga, merokok, dan alkohol * Riwayat kesehatan termasuk penyakit yang ada * Sejarah keluarga * Langkah pribadi yang dilakukan untuk mengurangi berat badan dan efeknya * Jika pasien telah kelebihan berat sepanjang hidupnya * Bagaimana berat badan mampu mempengaruhi kesehatan mental dan fisik pasien * Obat-obatan yang dikonsumsi yang mungkin berhubungan dengan berat badan (misalnya steroid) * Tingkat stres
Dokter juga melakukan kegiatan seperti menghitung tinggi pasien, berat badan, lingkar pinggang, BMI, tekanan darah, dan denyut jantung. Dokter mungkin meminta tes darah untuk mendeteksi masalah dengan hormon, serta risiko diabetes dan hipertensi. Dalam beberapa kasus, ujian pencitraan seperti sinar-X atau USG dilakukan, terutama ketika pasien perlu menjalani operasi. Ketika hasilnya keluar, dokter dan pasien akan membahas program penurunan berat badan, dengan mempertimbangkan kesehatan, objektivitas, dan kapasitas pasien untuk menurunkan berat badan yang diinginkan. Konsultasi yang sukses akan memantau kemajuan pasien. Jika pasien tidak dapat menghadiri konsultasi tatap muka, konsultasi dapat dilakukan secara online atau melalui telepon.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Konsultasi Penurunan Berat Badan

Konsultasi penurunan berat badan tidak selalu memberikan jawaban yang benar atau terbaik, dan pasien dapat dipaksa untuk menghadiri banyak sesi sebelum solusinya dapat dikembangkan. Dan juga, terdapat risiko konsultan tidak memiliki pengetahuan, pengalaman, dan keahlian di lapangan. Lebih buruk lagi, konsultan yang tidak ahli dapat memperkenalkan terapi yang mungkin berbahaya atau mengancam jiwa. Oleh karena itu penting bagi pasien untuk menemui seorang ahli penurunan berat badan, yang dipercaya dan diakui oleh dokter.

Rujukan:

  • Robinson E, Aveyard P, Daley A, Jolly K, Lewis A, Lycett D, Higgs S. Eating attentively: a systematic review and meta-analysis of the effect of food intake memory and awareness on eating. Am J Clin Nutr. April 2013;97(4):728-42.

  • U.S. Department of Health and Human Services. HealthyPeople.gov, Nutrition and Weight Status. http://www.healthypeople.gov/2020/topicsobjectives2020/objectiveslist.aspx?topicid=29. Accessed June 5 2014.

Bagikan informasi ini: