Apa itu Diet Hipertensi?

Konsultasi diet tekanan darah tinggi (hipertensi adalah janji temu dengan ahli dan dokter gizi yang dilakukan atas rujukan dokter umum atau spesialis, seperti ahli kardiologi dan nefrologi. Tujuan diet hipertensi adalah untuk mengurangi, mencegah, atau menekan pengaruh penyakit pada kesehatan pasien.

Jantung adalah organ berongga yang berfungsi memompa darah dari atrium kiri menuju aorta. Darah akan mengalir di dalam pembuluh nadi (arteri) dan kapilari sebelum disalurkan ke seluruh sel dan jaringan pada tubuh untuk memenuhi fungsi metabolisme. Setelah darah melepaskan oksigen dan zat gizi, darah akan membawa karbon dioksida dan produk yang dihasilkan sel untuk dikeluarkan oleh tubuh melalui proses yang berbeda.

Darah yang mengalir di dalam arteri yang terbentuk dari dinding kuat. Tekanan yang mengalir sepanjang arteri disebut tekanan darah. Tekanan darah akan menjadi tinggi ketika seseorang telah melakukan aktifitas berat. Apabila tekanan darah terus menerus tinggi, tandanya terdapat gangguan kesehatan. Kondisi ini juga menandakan adanya kerusakan pada tubuh, di antaranya gangguan kardiovaskular, stroke dan aneurisma, atau kerusakan pada ginjal.

Tekanan darah dapat diatur dengan berbagai cara, termasuk konsumsi obat. Riset membuktikan bahwa memperbaiki pola makan dapat membuat tekanan darah ideal. Bahkan, jika perbaikan pola makan berhasil, pasien tidak perlu mengonsumsi obat-obatan lagi.

Siapa yang Perlu Menjalani Diet Hipertensi dan Hasil yang Diharapkan

Konsultasi diet hipertensi direkomendasi untuk:

  • Orang-orang yang mengidap penyakit ginjal - Ginjal memiliki beberapa arteri, dan tekanan darah tinggi dapat memicu kerusakan arteri. Oleh karena itu, hipertensi dapat mengurangi fungsi dan kinerja ginjal.

  • Orang-orang yang mempunyai faktor risiko tinggi - Hipertensi dapat muncul tanpa gejala apapun, namun faktor tertentu dapat menandakan bahwa pasien mengidap atau mudah terserang hipertensi. Kondisi ini di antaranya, obesitas, diabetes, [penyakit jantung] (https://www.docdoc.com/id/id/info/condition/darah-tinggi-hipertensi/), duduk terus menerus, diet rendah natrium, stroke, wanita hamil, dan usia lanjut.

  • Orang-orang yang di diagnosa mempunyai tekanan darah tinggi.

  • Orang-orang dengan kondisi pra-hipertensi - Seseorang dapat memiliki risiko hipertensi apabila tekanan darahnya mendekati kategori hipertensi (110/80).

Cara Kerja Diet Hipertensi

Konsultasi diet hipertensi dilakukan atas rekomendasi dokter yang memiliki spesialisasi dalam menangani hipertensi. Dokter ini bisa merupakan dokter umum, ahli kardiologi, atau ahli nefrologi (yang menangani masalah ginjal). Dokter spesialis kebidanan kandungan juga akan menyarankan wanita hamil untuk melakukan diet hipertensi karena mereka cenderung memiliki tekanan darah tinggi, serta ahli endokrin akan menyarankan hal yang sama karena hormon berperan penting dalam menekan aliran darah dan meningkatkan risiko, seperti obesitas.

Konsultasi dilakukan oleh ahli atau dokter gizi yang mempunyai tugas:

  • Memeriksa rekam medis pasien, termasuk penyebab dan pemicu hipertensi
  • Memeriksa riwayat hipertensi pada keluarga pasien dan kondisi terkait lainnya
  • Menganalisa gaya hidup dan kesehatan pasien (pola makan, aktifitas fisik pasien, merokok, dan lain-lain)
  • Membuat rencana diet, mempertimbangkan kemudahan dan kesanggupan pasien dalam memperoleh makanan, kondisi kesehatan tertentu, usia pasien dan obat-obatan yang dikonsumsi.
  • Menyesuaikan rencana diet (dilakukan saat konsultasi lanjutan)
  • Mengajarkan pasien untuk mengikuti rekomendasi diet dengan baik
  • Berkordinasi dengan dokter untuk mengetahui dosis obat yang harus dikurangi atau dihentikan
  • Mengarahkan pasien untuk mengikuti diet dan menghindari penyebab atau pemicu hipertensi


Konsultasi diet hipertensi biasanya berjalan selama 30 menit hingga satu jam. Di sela sesi konsultasi, pemeriksaan seperti membaca tekanan darah akan dilakukan sebagai prosedur pemantauan tepat dan akurat. Jika diperlukan, ahli dan dokter gizi akan merujuk pasien pada dokter spesialis lain.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) dan Asosiasi Jantung Amerika (AHA) merekomendasi program Pendekatan Pola Makan untuk Menghentikan Hipertensi (DASH) untuk orang-orang dengan atau rentan terhadap hipertensi. Program ini dapat menurunkan berat badan, mencegah pembentukan batu ginjal dengan mengurangi asupan natrium dan menurunkan tekanan darah dengan dengan mengkonsumsi buah-buahan, sayuran dan lemak sehat.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Diet Hipertensi

Program DASH perlu disesuaikan dengan asupan nutrisi yang benar-benar dibutuhkan oleh pasien.

Rujukan:

  • Victor RG. Systemic hypertension: Mechanisms and diagnosis. In: Mann DL, Zipes DP, Libby P, et al, eds. Braunwald's Heart Disease: A Textbook of Cardiovascular Medicine. 10th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2014: bab 43.

  • Victor RG, Libby P. Systemic Hypertension: Management. In: Mann DL, Zipes DP, Libby P, et al, eds. Braunwald's Heart Disease: A Textbook of Cardiovascular Medicine. 10th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2014: bab 44.

Bagikan informasi ini: