Apakah Lensa Kontak Itu?

Lensa kontak adalah alternatif yang baik dari peresepan kacamata sebagai perbaikan penglihatan, adalah lensa tipis, bersih, cekung yang diletakkan di permukaan mata. Lensa yang hampir tidak terlihat tersebut membantu orang dengan gangguan penglihatan seperti astigmatisma dan rabun dekat atau jauh. Lensa kontak juga sekarang digunakan sebagai perangkat fashion untuk menciptakan warna mata yang indah secara estetis dan sementara.

Keuntungan Lensa Kontak

Menggunakan lensa kontak memiliki beberapa keuntungan untuk pemakainya. Lensa kontak menawarkan penglihatan yang tidak terhalang dan lebih baik tanpa penyimpangan penglihatan yang biasa didapatkan pada peresepan kacamata. Lensa kontak juga nyaman untuk digunakan dan pada dasarnya bebas penggunaan tangan, cocok segala cuaca, dan tidak akan berkabut dengan keringat atau panas. Lensa kontak membuat Anda dapat bergerak bebas dengan tetap mempertahankan penglihatan jernih, membuat lensa kontak menjadi pilihan yang lebih baik daripada kacamata untuk olahraga dan kegiatan luar rumah lain.

Lensa kontak, bagaimanapun, hanya dipergunakan untuk sementara dan harus diambil dan dibuang setelah beberapa periode waktu.

Jenis Lensa Kontak

Sekarang ini terdapat berbagai macam pilihan lensa kontak untuk dipilih tergantung dari keinginan, gangguan penglihatan, dan kondisi mata. Pilihan tersebut termasuk lensa kontak lunak dan keras. Lensa kontak keras terbuat dari berbahan dasar plastik keras atau silikon, bahan yang berpori, dan mengurangi resiko infeksi mata. Juga disebut gas permeable contacts (GP), lensa kontak keras biasanya tidak senyaman lensa lunak, tetapi lebih murah, menawarkan karakter optik yang lebih baik, dan menyediakan penglihatan jernih dan tajam.

Lensa kontak lunak, di sisi lain, lebih populer, fleksibel dan nyaman, karena mereka menyesuaikan bentuk mata. Terdapat beberapa jenis dari lensa kontak lunak yang terdapat di pasaran sekarang termasuk sebagai berikut :

  • Pemakaian harian: lensa ini harus diambil, dibersihkan dan direndam cairan anti kuman setiap malam

  • Pemakaian lebih lama: dapat dipakai selama tidur tetapi harus dilepas setidaknya sekali seminggu. Tersedia untuk penggunaan terus-menerus, beragam mulai dari enam malam hingga 30 hari.

  • Sekali pakai: terbaik untuk penggunaan sesekali; diambil ketika malam dan dibuang setelah jangka waktu tertentu tergantung dari lensa kontak – harian, mingguan, atau bulanan.

  • Kosmetik atau berwarna: dapat mengubah corak dan warna mata dan secara drastis mengubah penampilan seseorang.

  • Lensa pembentuk ulang kornea: dapat digunakan sepanjang malam dan bertujuan membentuk ulang kornea untuk mengoreksi gangguan penglihatan secara bertahap.

Sekarang banyak lensa kontak dilengkapi dengan fitur seperti pelindung UV. Terdapat juga lensa kontak hybrid yang tersedia untuk kondisi penglihatan yang lebih kompleks.

Spesialis Mata: Optometris dan Oftalmologis

Jika Anda mulai mengalami gangguan penglihatan, disarankan untuk melakukan konsultasi dengan seorang dokter mata yang akan mendiagnosa dan mengobati kondisi mata Anda dengan baik. Penting untuk mengetahui bahwa sejauh mata adalah suatu masalah anda, anda dapat menemui baik seorang optometris dan oftalmologis, tetapi selalu yang terbaik adalah mengunjungi keduanya.

Apakah Optometris itu?

Optometris adalah seorang dokter mata yang memeriksa mata untuk gangguan penglihatan, mendiagnosa jenis kelainan pembiasan/refraksi dan memperbaikinya dengan meresepkan lensa kontak atau kacamata. Untuk menjadi seorang optometris, seseorang harus menyelesaikan program sarjana empat tahun dan mengambil empat tahun lagi untuk pelatihan pasca sarjana dalam optometri dan meraih gelar Doctor of Optometry (OD). Meskipun mereka merupakan dokter mata yang bersertifikat, mereka tidak terlatih atau memegang sertifikat untuk melakukan pembedahan.

Apakah Oftalmologis itu?

Seorang oftalmologis, di sisi lain, adalah dokter yang mengambil spesialisasi dalam mendiagnosa masalah mata, merawat dengan meresepkan obat, dan melakukan pembedahan mata. Mereka juga terlatih untuk memeriksa mata dan menyarankan penggunaan kacamata dan lensa kontak. Untuk menjadi seorang oftalmologis, seseorang harus menyelesaikan kuliah selama empat tahun dan sekolah kedokteran selama empat tahun dilanjutkan setahun magang dan tiga hingga lima tahun lagi sebagai residen rumah sakit dalam bidang oftalmologi.

Kapan Menggunakan Lensa Kontak dan Kepada Siapa Berobat

Jika mata anda berada dalam kesehatan yang baik dan tidak membutuhkan pembedahan atau perawatan dokter, pemeriksaan mata rutin dapat dengan mudah ditangani oleh seorang optometris. Gangguan penglihatan umum, seperti ketidakmampuan untuk fokus pada jarak tertentu, secara umum tidak membutuhkan jasa dari seorang oftalmologis. Namun, untuk kondisi mata yang lebih serius, seperti penglihatan kabur disebabkan oleh glaukoma atau katarak, dibutuhkan perawatan mata secara kedokteran oleh seorang oftalmologis. Penanganan bersama baik oleh optometris dan oftalmologis disarankan pada gangguan mata berkepanjangan, dimana spesialis yang terdahulu akan menyarankan Anda untuk berobat ke spesialis yang selanjutnya, dan begitu sebaliknya.

Dokter mata meresepkan penggunaan lensa kontak untuk kondisi berikut:

  • Rabun jauh (Hyperopia) – ketika Anda kesulitan untuk fokus terhadap objek yang dekat dengan Anda.

  • Rabun dekat (Myopia) – ketika Anda merasa sulit untuk fokus terhadap objek yang jauh.

  • Astigmatisma – keadaan dimana Anda memiliki penyimpangan penglihatan baik saat objek terlihat dekat maupun pada jarak tertentu.

  • Presbyopia – suatu kondisi berhubungan dengan usai ketika seseorang mulai kesulitan melihat objek jarak dekat.

Kondisi tersebut di atas biasanya disertai gejala lain seperti nyeri kepala, migren/sakit kepala sebelah, mual, dan pusing. Untuk mendiagnosa secara tepat, sebuah tes akuitas visual biasanya dilakukan dan dilanjutkan oleh tes pemeriksaan penglihatan dengan penggunaan mesin. Berdasar hasil, dokter mata akan menyarankan penggunaan lensa kontak dan rencana terapi yang sesuai dengan kebutuhan setiap orang.

Referensi:

  • Dillehay, SM. Eye Contact Lens, May 2007.
  • Contact Lens Association of Ophthalmologists: “Rigid Contact Lenses,” “Soft (Toric) Contact Lenses.”
Bagikan informasi ini: