Apa itu Konsultasi Darurat Masalah Mata?

Pasien yang mengalami gangguan mata darurat perlu melakukan konsultasi dengan dokter ahli optometri atau dokter ahli mata untuk mendapatkan pengobatan sesegera mungkin. Meskipun tidak semua masalah mata darurat memerlukan penanganan rawat inap atau pembedahan, pertolongan medis perlu segera diberikan untuk menangani berbagai masalah mata yang mungkin: * Menyebabkan perdarahan terus-menerus – Kondisi ini berbahaya terutama bagi pasien yang memiliki gangguan darah * Menandakan penyakit yang lebih serius atau bahkan mengancam jiwa * Disebabkan oleh patogen, yang dapat mengakibatkan masalah mata pasien menular ke orang lain. Contohnya adalah sakit mata. * Mengganggu penglihatan penderitanya – Kasus ini terjadi apabila terdapat sesuatu yang menghalangi atau merusak struktur mata * Membatasi pergerakan pasien serta jumlah dan tingkat aktivitas yang dilakukan * Menyulitkan pasien
Kondisi tersebut dapat diperiksa dan ditangani oleh beragam dokter mata. Ahli optometri atau yang juga dikenal sebagai ahli mata juga dapat memberikan perawatan mata dasar dengan keahlian khusus menangani masalah bias mata. Meskipun ahli optometri perlu mendapatkan sertifikasi praktik dan menyelesaikan empat tahun pendidikan dalam bidang optometri, cakupan praktiknya ditentukan oleh hukum negara yang berlaku. Di sisi lain, dokter mata memiliki pelatihan mata yang lebih luas sehingga mampu menangani keadaan darurat yang lebih serius dan rumit. Selain itu, banyak ahli mata yang juga telah menyelesaikan program keahlian fellowship dalam prosedur pembedahan dan penanganan penyakit mata tertentu seperti penyakit mata yang menyerang kornea atau retina.

Siapa yang Perlu Menjalani Konsultasi Darurat Masalah Mata dan Hasil yang Diharapkan

Konsultasi darurat masalah mata perlu dilakukan apabila terjadi: * Luka berat pada mata – Kondisi ini ditandai dengan mata merah, pembengkakan, nyeri pada mata dan daerah sekitarnya serta mata terkadang terasa membesar. Pada kasus tertentu, salah satu atau kedua mata mungkin tidak dapat digerakkan sama sekali dan terasa sakit. * Terkena bahan kimia dan penyebab iritasi lainnya – Hal ini terjadi ketika mata terkena bahan kimia dan penyebab iritasi lainnya yang dapat merusak struktur organ mata terutama kornea, yang merupakan salah satu lapisan mata terluar. Gejala yang paling umum dialami adalah rasa terbakar dan perih. * Terkena cairan yang terinfeksi – Infeksi mata dapat menyebar melalui darah atau air liur yang berasal dari penderita masalah mata menular. * Gejala penyakit bertambah parah dengan cepat – Kondisi ini terjadi ketika gangguan mata disebabkan oleh infeksi atau penyakit yang terus memburuk. Kasus lainnya yang memerlukan konsultasi darurat meliputi: * Terdapat benda asing pada mata * Masalah mata akibat alergi * Perubahan penglihatan (misalnya, pandangan mengabur) * Sakit kepala, pusing, dan pingsan yang berkaitan dengan masalah mata * Lensa kontak tidak dapat dilepas * Sensitif terhadap sinar matahari * Obat atau kacamata rusak

Cara Kerja Konsultasi Darurat Masalah Mata

Pasien yang mengalami gangguan mata darurat umumnya tidak perlu membuat janji temu dengan dokter. Namun, sebaiknya pasien menelepon terlebih dahulu untuk memastikan apakah dokter ada atau pasien mungkin diberitahu cara mempersiapkan diri untuk melakukan kunjungan. Staf, petugas paramedis, maupun perawat dapat membantu pasien menangani kondisinya dengan melakukan pertolongan pertama atau pengobatan awal. Selama konsultasi mata darurat berlangsung, dokter ahli mata darurat akan: * Menentukan apa yang menyebabkan masalah mata pada pasien * Memeriksa tanda dan gejala masalah mata * Mengajukan beberapa pertanyaan mengenai riwayat kesehatan keluarga dan pasien serta gaya hidup pasien * Meminta pasien menjalani pemeriksaan mata * Menganjurkan pengobatan terbaik yang dapat segera dilakukan (pengobatan ini berdasarkan pada banyak faktor seperti penyebab masalah, usia, penyakit yang diderita, serta dokter dan fasilitas yang tersedia)
Setelah resiko masalah mata ditangani atau kondisi pasien semakin membaik, dokter ahli mata akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memberikan diagnosis resmi, yang akan digunakan untuk memutuskan apakah pengobatan awal sudah cukup atau apakah pengobatan pasien perlu disesuaikan atau diubah. Pasien mungkin akan diminta untuk menginap di rumah sakit selama beberapa hari atau boleh langsung pulang, tergantung pada kondisi dan tingkat keparahan penyakitnya.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Konsultasi Darurat Masalah Mata

Tidak semua masalah mata darurat menunjukkan gejala yang serius, sehingga pasien mungkin tidak segera memeriksakan matanya. Beberapa dokter mata atau ahli optometri yang tidak terlatih dalam menangani keadaan darurat dapat menyebabkan kesalahan pemberian pengobatan dan diagnosis. Beberapa pasien mungkin tidak tahu bahwa penyakitnya juga dapat ditangani oleh ahli optometri, sehingga mereka tetap menunggu untuk ditangani oleh dokter ahli mata, meskipun antriannya cukup panjang.

Rujukan:

  • Bhatia K, Sharma R. Eye emergencies. In: Adams JG, ed. Emergency Medicine: Clinical Essentials. 2nd ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2013:chap 26.

  • Engel K, Page M, Montezuma S, Cameron JD. Surgical and nonsurgical trauma. In: Tasman W, Jaeger EA, eds. Duane's Foundations of Clinical Ophthalmology. Philadelphia, PA: Lippincott Williams and Wilkins; 2013:vol. 3, chap 6.

Bagikan informasi ini: