Apa itu Konsultasi Bedah Vaskular Lanjutan?

Konsultasi [bedah vaskular] lanjutan(https://www.docdoc.com/id/id/info/procedure/bedah-vaskular) merupakan beberapa kali pertemuan setelah dokter bedah melakukan tindakan pembedahan pada arteri dan pembuluh darah. Tindakan ini bertujuan memastikan operasi telah berhasil dilakukan dan tidak ada komplikasi yang muncul.

Bedah vaskular merupakan operasi yang dilakukan pada pembuluh darah, misalnya arteri dan vena, dan terkadang saluran limfatik juga menjadi objek dari tindakan ini. Darah dan pembuluh darah merupakan bagian dari sistem sirkulasi tubuh, dinamakan demikian karena fungsinya untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Aliran darah tidak hanya membawa nutrisi makanan, tapi juga membawa oksigen yang dibutuhkan oleh berbagai sel dalam tubuh. Dengan melalui pembuluh darah arteri dan vena, tubuh dapat menyebarkan nutrisi makanan dan oksigen. Arteri dapat mengembang dan berfungsi unutk menyebarkan darah beroksigen dari jantung ke kapiler, yang terhubung dengan berbagai jaringan dan organ. Aliran darah juga membawa darah tanpa oksigen dan darah dengan karbon dioksida, yang kemudian dihembuskan oleh paru-paru. Kemudian, darah mengalir kembali ke jantung untuk mendapatkan oksigen. Siklus ini akan terus berlanjut.

Di sisi lain, sistem limfatik terpisah namun tetap saling berkaitan dengan sistem peredaran darah karena saluran getah bening juga memiliki jaringan pembuluh darah. Jaringan ini dibutuhkan untuk mengeluarkan racun apapun yang mungkin dihasilkan selama proses metabolisme sel dan sisa-sisa infeksi. Setidaknya 90% cairan interstisial yang masuk ke dalam jaringan kembali ke dalam aliran darah melalui pembuluh darah vena.

Gangguan apapun yang menyerang sistem peredaran darah memerlukan perhatian segera dari para ahlinya karena sistem peredaran darah memiliki fungsi penting untuk membuat manusia tetap hidup. Perhatian medis dapat diberikan oleh berbagai penyedia layanan kesehatan seperti ahli bedah vaskular. Layanan konsultasi juga merupakan langkah penting untuk memastikan keberhasilan operasi yang dilakukan.

Siapa yang Perlu Menjalani Konsultasi Bedah Vaskular Lanjutan & Hasil yang Diharapkan

Layanan konsultasi dapat dilakukan pada pasien yang pernah menjalani tindakan apapun pada pembuluh darah yang disebutkan di atas, meskipun seringnya dilakukan pada arteri dan pembuluh darah. Operasi yang dipandu kateter merupakan salah satu metode operasi yang sering dilakukan. Operasi ini rendah resiko serta minim sayatan, karena hanya membutuhkan sayatan kecil untuk memasukkan kateter, yang menjadi pemandu dan membantu dokter melakukan tindakan yang tepat. Sebagai contohnya, kateter dimasukkan untuk memasukkan balon, yang kemudian dipompa untuk memperluas saluran pembuluh sebelum stent ditempatkan untuk menjaga arteri agar mengalami masalah. Tujuannya adalah untuk memasang stent yang dilakukan untuk mengobati stenosis arteri (penyempitan arteri karena adanya penyumbatan akibat penumpukan plak).

Layanan konsultasi ini juga biasanya diberikan kepada anggota keluarga atau pengasuh pasien lainnya seperti perawat pribadi yang dapat membantu pasien dalam menangani adanya efek samping setelah operasi. Meskipun saat ini beberapa tindakan hanya membutuhkan waktu pulih sebentar, beberapa tindakan lainnya masih tetap invasif dan beresiko, sehingga membutuhkan waktu istirahat yang lebih lama.

Layanan konsultasi merupakan bagian tak terpisah dari proses pengobatan dan didiskusikan sebelum pasien menjalani operasi. Ini karena tindakan ini membutuhkan komitmen pasien dan keluarga atau walinya. Melalui tindakan ini, resiko dan komplikasi yang berkaitan dengan bedah vaskular termasuk namun tidak terbatas pada pecah pembuluh darah, masalah tak terdeteksi seperti emboli, atau pendarahan dapat sesegera mungkin dicegah atau dikurangi. Tindakan ini juga menjamin pasien akan merasa proses penyembuhannya tetap nyaman dan mudah dilewati. Selama layanan konsultasi ini, ahli bedah juga dapat menentukan apakah tindakan yang dilakukan telah cukup untuk menyembuhkan pasien atau jika perlu dilakukan lagi di kemudian hari. Jika tindakan yang sesuai dengan masalah pasien terlau kompleks atau di luar cakupan ahli bedah vaskular, dokter mungkin akan merujuka pasien kepada dokter spesialis lainnya.

Cara Kerja Konsultasi Bedah Vaskular Lanjutan

Layanan konsultasi ini telah dibahas dengan ahli bedah vaskular sebelum operasinya dilakukan. Dokter umumnya memberikan informasi mengenai operasi yang akan dilakukan kepada pasien sehingga pasien mengetahui manfaat dan efek samping dari operasi. Layanan ini juga dapat dimanfaatkan oleh dokter untuk memperkenalkan tim yang akan membantunya dalam proses pengobatannya, seperti ahli radiologi dan obat bius.

Layanan konsultasi ini dimulai segera setelah pasien keluar dari ruang operasi dan dibawa ke ruang pemulihan. Dokter bedah akan mencatat komplikasi yang mungkin muncul selama 24 jam hingga beberapa hari setelah operasi. Dokter juga akan membantu pasien dengan memantau asupan obat dan tanda-tanda vital pada pasien.

Kemudian, layanan konsultasi dilanjutkan dalam mengatur pengobatan pasien rawat jalan, di mana pasien dibawa ke kantor dokter bedah. Berbagai jenis pemeriksaan dapat dilakukan untuk memastikan pengelolaan pasca operasi diberikan dengan tepat oleh penyedia layanan kesehatan, perawat, dan pesien sendiri. Seluruh hasil pemeriksaan tersebut akan dibahas selama tahap ini.

Layanan konsultasi ini juga merupakan waktu untuk konsultasi kesehatan jiwa pasien karena operasi dan kemungkinan perubahan gaya hidup serta mobilitas pasien dapat berdampak pada suasana hati, perilaku, atau sikap pasien. Biasanya, konsultasi ini dilakukan selama sekitar 8 minggu atau lebih, tergantung pada penilain ahli bedah selama konsultasi.

Kemungikinan Komplikasi dan Resiko Konsultasi Bedah Vaskular Lanjutan

Beberapa pasien mungkin menerima begitu saja hasil dari layanan konsultasi ini, terutama jika pasien mulai membaik. Dokter bedah harus mampu menekankan pentingnya konsultasi pasca bedah dan bahkan meminta bantuan bantuan dari anggota keluarga dan perawat pasien untuk setidaknya mengingatkan pasien untuk menjalani layanan konsultasi ini.



Rujukan:

  • Arnold M, Perler BA. Carotid artery. In: Cronenwett JL, Johnston KW, eds. Rutherford's Vascular Surgery. 8th ed. Philadelphia, PA: Elsevier Saunders; 2014:chap 100.
Bagikan informasi ini: