Apa itu Konsultasi Naturopati Lanjutan?

Konsultasi naturopati lanjutan adalah beberapa kunjungan atau pertemuan dengan dokter yang memiliki spesialisasi dalam pengobatan alami. Konsultasi ini biasanya dilakukan setelah pasien menyelesaikan pengobatan, namun terkadang saat terapi.

Naturopati diyakini sudah ada sejak tahun 400 SM400 tahun sebelum masehi. Naturopati didasarkan pada prinsip Hippocrates, yaitu seorang filsuf Yunani yang dianggap sebagai bapak kedokteran. Menurut Hippocrates, pasien harus mendapat perawatan holistik, yaitu selain penyakit, yang harus disembuhkan adalah pikiran dan jiwa pasien, agar ia dapat sembuh total.

Naturopati memegang kepercayaan bahwa tubuh memiliki kemampuan untuk menyembuhkan diri sendiri dan prinsip dasar naturopati adalah jangan merusak tubuh. Oleh karena itu, dokter naturopati tidak akan merekomendasi intervensi medis, seperti konsumsi obat dan pembedahan yang mampu membuat kerusakan lain. Naturopati juga meyakini bahwa dokter harus mampu mendiagnosa dan menangani penyebab utama penyakit. Contohnya, dalam naturopati, [sakit kepala] (https://www.docdoc.com/id/id/info/condition/sakit-kepala) terus menerus, disebabkan oleh perasaan bersalah.

Walaupun naturopati telah ada sejak beberapa abad lalu, namun ilmu ini tidak terkenal di kalangan dokter atau spesialis kedokteran, karena terdapat asumsi bahwa metode naturopati tidak dilakukan berdasarkan bukti. Orang-orang yang memiliki keahlian pada sub-disiplin naturopati, dapat disebut sebagai dokter walaupun mereka tidak memiliki latar belakang pendidikan yang sama dengan dokter pada kedokteran konvensional. Mereka juga tidak mengikuti program residensi, kecuali jika sekolah atau klinik naturopati menyediakan program tersebut, namun hal ini sangat jarang terjadi.

Meskipun demikian, sedikitnya 17 negara telah mengakui dokter naturopati. Organisasi seperti American Naturopathic Association (ANA) membantu menyusun standar dan pedoman praktik naturopati.

Siapa yang Perlu Menjalani Konsultasi Naturopati Lanjutan dan Hasil yang Diharapkan

Konsultasi naturopati lanjutan dilakukan untuk:

  • Memeriksa keberhasilan atau efektifitas pengobatan - Karena rencana pengobatan selalu disesuaikan dengan kondisi pasien, hasilnya juga akan beragam. Konsultasi lanjutan adalah cara terbaik untuk mengevaluasi kondisi ini. Pengobatan akan disesuaikan, diubah, atau diberhentikan, tergantung pada hasil yang ditunjukkan selama konsultasi.

  • Mencegah atau menangani kondisi yang berpotensi menimbulkan penyakit - Konsultasi lanjutan akan memudahkan dokter dalam mengidentifikasi masalah atau gangguan kesehatan yang berpotensi atau sedang berkembang yang akan memperburuk penyakit dan menunda atau mencegah proses pemulihan.

  • Mendorong pasien untuk aktif berpartisipasi - Salah satu prinsip naturopati adalah pasien bertanggung jawab dalam menyembuhkan dirinya sendiri. Konsultasi lanjutan memberikan kesempatan bagi pasien dan dokter untuk melakukan percakapan. Dokter dapat mengidentifikasi perilaku negatif (misal, merokok atau pola makan buruk) yang dapat merusak kesehatan pasien dan dokter akan memberi langkah-langkah untuk mencegah atau merubahnya.

  • Merujuk pasien pada dokter spesialis lain – Bila diperlukan, dokter naturopati akan merekomendasi pasien untuk mengunjungi dokter spesialis lain, seperti [ahli gizi] (https://www.docdoc.com/id/id/info/specialty/ahli-gizi), [ahli akupuntur] (https://www.docdoc.com/id/id/info/procedure/akupuntur), atau ahli pengobatan herbal untuk meningkatkan efektifitas pengotaban.

Cara Kerja Konsultasi Naturopati Lanjutan

Pasien naturopati merencanakan jadwal konsultasi lanjutan dengan dokter, sebelum pengobatan dimulai. Rencana ini menyangkut pengaturan hasil yang diharapkan, membuat pasien mampu untuk merencanakan aktivfitas dan hari-hari yang dijalaninya di kemudian hari. Konsultasi lanjutan dilaksanakan setelah pengobatan selesai atau ketika terapi. Pasien harus melakukan kunjungan rutin setiap satu minggu atau satu bulan sekali. Biasanya, jika kondisi penyakit memburuk, atau pengobatan dilakukan secara intensif, maka pasien harus melakukan konsultasi lanjutan lebih sering. lagi. Konsultasi awal berjalan selama satu jam, sedangkan konsultasi lanjutan berjalan selama 30 menit, dan akan lebih singkat apabila konsultasi membuahkan hasil positif. Saat konsultasi, dokter naturopati perlu memeriksa hasil dari konsultasi sebelumnya. Dokter juga akan memberi saran, perawatan atau rujukan. Kemudian, dokter akan menentukan keberhasilan pengobatan, perkembangan kondisi pasien, dan prognosis. Semua ini akan dicapai melalui wawancara dengan pertanyaan:

  • Bagaimana perasaan Andamu?
  • Apa yang sedang Anda khawatirkan sekarang?
  • Apakah Anda merasa nyeri pada bagian tubuh yang tidak disebutkan sebelumnya?
  • Apakah Anda merasakan kemunculan gejala baru?
  • Bagaimana pengaruh diagnosis dan prognosis terhadap aktivfitas dan pemikiran Anda?
    Kemungkinan besar, dokter akan melakukan beberapa tes untuk membuktikan kekhawatiran pasien.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Konsultasi Naturopati Lanjutan

Tubuh melakukan reaksi berbeda terhadap metode naturopati yang dilaksanakan. Artinya, akan ada metode yang tidak berpengaruh pada kondisi pasien. Hal ini dapat diperbaiki pada setiap sesi lanjutan, namun jika perubahan tidak efektif, pasien akan merasa frustasi dan menolak untuk mengikuti konsultasi selanjutnya. Kontroversi mengenai praktik naturopati juga dapat meningkatkan keraguan dan [kecemasan] (https://www.docdoc.com/id/id/info/condition/kecemasan) pasien.

Rujukan:

  • American Association of Naturopathic Physicians
  • American Naturopathic Association
Bagikan informasi ini: