Gambaran Umum

Konsultasi glaukoma lanjutan biasanya dijadwalkan karena dua alasan: Pertama, [dokter mata] (https://www.docdoc.com/id/id/info/specialty/dokter-mata) curiga Anda mungkin menderita salah satu bentuk glaukoma dan ingin memantau kondisi Anda. Kedua, dokter mata sudah memastikan bahwa Anda memang menderita glaukoma, sehingga konsultasi diperlukan sebagai tindakan pengobatan.

Untuk kasus dokter mata mencurigai adanya glaukoma, konsultasi lanjutan biasanya berjarak 4-6 bulan selama periode dua tahun. Tujuan dari konsultasi ini adalah untuk memantau pekermbangan kondisi Anda sehingga perawatan dapat segera dilakukan, jika kondisinya memburuk. Jika tidak ditangani, glaukoma dapat menyebabkan kebutaan pada salah satu atau kedua mata Anda.

Glaukoma adalah penyakit yang menyerang saraf mata, yang merupakan satu dari empat elemen dasar dari penglihatan. Elemen dasar lainnya adalah kornea, lensa mata, dan retina. Saat cahaya diteruskan oleh kornea dan difokuskan oleh lensa mata, cahaya dipantulkan ke retina, yang akan merubah cahaya tersebut menjadi sinyal saraf. Sinyal ini kemudian dikirimkan kepada otak melalui saraf mata.

Saraf mata terdiri dari jutaan serat yang sangat halus. Jika ada gumpalan cairan di dalam mata karena glaukoma, akan terjadi tekanan yang berlebih yang dapat melukai saraf mata. Jika ini terjadi, kemampuan penglihatan seseorang akan mulai berkurang perlahan-lahan, yang akan dimulai dari penglihatan sekelilingnya. Seiring dengan berkembangnya penyakit ini, penglihatan pusat mulai memudar hingga akhirnya orang tersebut benar-benar kehilangan kemampuan penglihatannya.

Karenanya, penting bagi dokter mata untuk dapat memantau kondisi pasien, bahkan jika pasien tersebut hanya dicurigai memiliki glaukoma. Apalagi jika glaukoma sudah dikonfirmasi keberadaannya.

Siapa yang Perlu Menjalani Konsultasi Glaukoma Lanjutan

Setiap orang perlu menjalani pemeriksaan mata secara berkala untuk mengurangi kemungkinan penyakit tersebut tidak terdeteksi dan berkembang sampai ke stadium akhir. Bagi mereka yang sudah didiagnosa menderita glaukoma, maka disarankan untuk melakukan konsultasi lanjuta, terutama jika sedang dalam masa perawatan.

Bagi mereka yang beresiko mengalami glaukoma, perlu untuk melakukan konsultasi lanjutan setiap 4 hingga enam bulan sekali untuk memastikan apakah penyakit tersebut benar-benar muncul; jika memang muncul, maka harus segera ditangani.

Konsultasi glaukoma lanjutan hanya berlangsung kurang lebih dari 20 menit, yang merupakan waktu rata-rata yang diperlukan untuk konsultasi awal. Namun, jika dokter mata menemukan penyakit tersebut sudah berkembang, pemeriksaan lanjutan akan dilakukan, yang dapat memperpanjang lama konsultasi.

Jika kondisinya tidak berkembang atau mengalami reaksi yang bagus terhadap perawatan, maka dokter mata hanya perlu menjadwalkan konsultasi lanjutan berikutnya.

Cara Kerja Konsultasi Glaukoma Lanjutan

Konsultasi Glaukoma Lanjutan biasanya dimulai dengan wawancara singkat. Dokter mata akan menanyakan apakah pasien sudah mengalami masalah penglihatan. Dokter mata kemudian akan melakukan tes ketajaman penglihatan, tes lapangan pandangan, pemeriksaan saat mata membelalak, tonometri, dan pachimetri (ketebalan kornea).

Jika dokter mata menemukan perkembangan, baik itu positif ataupun negatif, hal ini akan dicatat dan disampaikan pada pasien.

Kemungkinan Komplikasi dan Resiko Konsultasi Glaukoma Lanjutan

Saat konsultasi awal, dokter mata akan memberitahukan bahwa glaukoma tidak bisa disembuhkan. Tujuan dari perawatan ini adalah untuk memperlambat perkembangan penyakit tersebut melalui konsumsi obat-obatan atau pembedahan.

Konsultasi glaukoma lanjutan dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi pasien. Pasien biasanya tidak mengetahui kondisi mata mereka yang sebenarnya, sebab glaukoma tidak menampakkan gejala apapun selain kehilangan kemampuan penglihatan.

Resiko dari konsultasi glaukoma lanjutan bukan dari konsultasinya itu sendiri, melainkan apakah pasien tersebut ingin melakukan konsultasi lanjutan atau tidak. Sebagian pasien melewatkan konsultasi ini karena tidak ada gejala yang muncul.

Dalam konsultasi lanjutan, dokter mata akan memutuskan apakah perlu penyesuaian metode perawatan untuk memperlambat perkembangan penyakit tersebut. Jika pasien tidak mengikuti konsultasi lanjutan, maka ada resiko tinggi penyakit tersebut akan berkembang lebih cepat dan bukannya melambat.

Pada saat ini, para peneliti masih mencari cara yang lebih baik untuk menangani glaukoma dan mencegah terjadinya kehilangan kemampuan penglihatan secara permanen. Namun, sampai cara penyembuhan penyakit ini ditemukan, pasien hanya dapat percaya pada kemampuan dokter mata dan mengikuti konsultasi lanjutan secara teratur untuk memantau perkembangan penyakit tersebut dengan baik.

Rujukan:

  • National Eye Institute. Glaucoma Research Foundation.
Bagikan informasi ini: